UPAYA mengikis stigma cheap labor (tenaga kerja murah) dan menggesernya menjadi competitive labor (tenaga kerja berdaya saing) dilakukan melalui kegiatan di Nongsa Digital Park (NDP). Pengembang di sana mendidik talenta digital lokal dalam ‘Garuda Spark Innovation Hub (GSIH)’.
Peluncuran GSIH di NDP—yang berlangsung bersamaan dengan peresmian serentak oleh Kementerian Komunikasi dan Digital di 10 kota pada Rabu (26/8/2026)—dirancang khusus untuk mengintegrasikan potensi digital daerah agar tidak lagi berjalan secara terpisah.
GSIH hadir sebagai ruang inkubasi dan kolaborasi bagi Gen Z, komunitas gim, kreator animasi, hingga digital entrepreneur di Batam. Sentra ini menghubungkan para talenta muda langsung dengan ekosistem industri yang sudah aktif berjalan di NDP.
Program penggodokan SDM di NDP melalui unit seperti Infinite Learning telah mencetak lebih dari 10.000 lulusan sejak 2019. Sebanyak 57 persen di antaranya terbukti langsung terserap oleh perusahaan asing, multinasional, maupun domestik.
Di Kinema Studios—salah satu entitas kreatif di NDP—sekitar 49 persen tenaga kerjanya kini diisi oleh anak-anak daerah.
Saat ini NDP masih terus memperluas kapasitas edukasinya melalui kehadiran lembaga seperti Apple Academy hingga pusat pengembangan gim.
Direktur Corporate Affairs NDP Peters Vincen bersama Program Director Infinite Learning Ari Nugrahanto menegaskan fokus utama mereka saat ini yakni menggalang kolaborasi erat antara akademisi, industri, dan pemerintah. Visi besarnya adalah memastikan talenta lokal Batam tidak hanya terserap di pasar domestic, tetapi mampu bersaing dan mengambil peran strategis di kancah internasional.
(dha)


