Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
    10 jam lalu
    Awal Pekan, Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Turun
    1 hari lalu
    KSOP Batam Bantah Isu Tongkang Granit Terbalik karena Ditolak Singapura
    1 hari lalu
    Sensus Ekonomi 2026: BPS Batam Terjunkan 800 Petugas, Sisir 400 Ribu Keluarga dan Pelaku Usaha
    1 hari lalu
    Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Jawab Lonjakan Minat Vokasi 62%, Pemprov Kepri Bangun 2 SMKN Baru di Batam
    5 jam lalu
    Jerman dan Belanda Bernasib Sama, Tersingkir Lewat Adu Penalti
    6 jam lalu
    Lumpuhkan Samurai Jepang, Brasil Lolos ke Babak 16 Besar
    11 jam lalu
    Krisis Anggaran dan Infrastruktur, Kepri Mundur Jadi Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027
    23 jam lalu
    Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026, Banyak Partai Bigmatch
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Nvidia Bikin AI Factory Pertama di Indonesia, Lokasinya Batam
    1 jam lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    22 jam lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    3 hari lalu
    Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
    3 hari lalu
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    5 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Bikin Chip Makin Mahal & Langka

Editor Admin 4 tahun lalu 791 disimak

DUA perusahaan Ukraina bernama Ingas dan Cryoin yang memasok bahan utama pembuat chip terpaksa menghentikan operasionalnya akibat invasi Rusia ke negeri tersebut yang terus berlanjut.

Ingas dan Cryoin adalah dua perusahaan yang memasok salah satu bahan utama pembuat chip, yaitu gas neon. Tak main-main, pasokan neon dari kedua perusahaan ini jika digabungkan mencapai setengah dari pasokan neon secara global.

Imbas dari Ingas dan Cryoin yang menyetop beroperasi, pasokan chip global bisa makin terganggu dan harganya akan semakin mahal.

Dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (13/3/2022), neon yang diproduksi oleh Ingas dan Cryoin sangat penting untuk laser yang dipakai dalam proses pembuatan chip. Sekitar 45% sampai 54% pasokan dari keduanya mengisi pasar neon secara global, yang mencapai 540 metrik ton pada 2021 lalu.

Menurut juru bicara kedua perusahaan itu, baik Ingas maupun Cryoin sama-sama menyetop operasionalnya karena Rusia terus mengeskalasi serangannya ke berbagai kota di Ukraina yang membunuh warga sipil serta merusak infrastruktur penting.

Berhenti beroperasinya kedua perusahaan ini akan menambah panjang masalah pasokan chip secara global yang saat ini masih mengalami kelangkaan akibat pandemi.

Namun untungnya, analis CFRA, Angelo Zino, memperkirakan pasokan neon di sejumlah pembuat chip untuk saat ini masih mencukupi. Namun hal itu bisa berubah kalau konflik antara Rusia dan Ukraina tak kunjung selesai.

“Jika timbunan sudah habis pada April mendatang dan pembuat chip tak mendapat kiriman dari negara lain di dunia, ini artinya akan menghambat rantai pasokan,” ujarnya.

Menurut CCO Ingas, Nikolay Avdzhy, sebelum invasi Rusia ke Ukraina, Ingas memproduksi neon sebanyak 15 ribu sampai 20 ribu meter kubik perbulan untuk para konsumennya di Taiwan, Korea, China, AS, dan Jerman. 75% dari pasokan itu diarahkan untuk industri chip.

Ingas adalah perusahaan yang berbasis di Mariupol, yang belakangan menjadi target operasi Rusia di Ukraina. Pada Rabu lalu, pasukan Rusia menghancurkan rumah sakit bersalin di Mariupol, aksi yang disebut oleh Ukraina dan negara Barat lain sebagai kejahatan perang.

Sementara Cryoin yang tiap bulannya memproduksi neon sebanyak 10 ribu sampai 15 ribu meter kubik adalah perusahaan yang berlokasi di Odessa. Mereka sudah lebih dulu menyetop operasionalnya pada 24 Februari lalu, tepat saat Rusia mulai menginvasi Ukraina.

Bussiness Development Director Larissa Bondarenko menyebut mereka tak akan bisa memenuhi pesanan neon sebanyak 13 ribu meter kubik untuk bulan Maret jika serangan tersebut terus terjadi.

Bondarenko juga menyebut mereka akan sulit beroperasi kembali jika peralatannya mengalami kerusakan akibat serangan. Ia pun tak yakin Cryoin bisa mendapat pasokan material yang diperlukan untuk memproduksi neon.

(*)

sumber: detik.com

Kaitan chip, invasi, perang, rusia, Ukraina
Admin 14 Maret 2022 14 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Chelsea Menang Susah Payah Saat Menjamu Newcastle
Artikel Selanjutnya Hasil Liga Inggris: Arsenal Menang, Persaingan Zona Champions Makin Ketat

APA YANG BARU?

Nvidia Bikin AI Factory Pertama di Indonesia, Lokasinya Batam
Industri 1 jam lalu 80 disimak
Jawab Lonjakan Minat Vokasi 62%, Pemprov Kepri Bangun 2 SMKN Baru di Batam
Pendidikan 5 jam lalu 75 disimak
Jerman dan Belanda Bernasib Sama, Tersingkir Lewat Adu Penalti
Sports 6 jam lalu 79 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 10 jam lalu 158 disimak
Lumpuhkan Samurai Jepang, Brasil Lolos ke Babak 16 Besar
Sports 11 jam lalu 88 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 3 hari lalu 438 disimak
Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 6 hari lalu 435 disimak
Ikan Lepu (Lion Fish)
Rupa 6 hari lalu 386 disimak
Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
Artikel 5 hari lalu 352 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 3 hari lalu 333 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?