Hubungi kami di

Ini Batam

Kehadiran Masjid Tanjak Jadi Ikon Baru Wisata Religi di Batam

Terbit

|

Masjid Tanjak. F Ist

KEHADIRAN Masjid Tanjak menjadi destinasi dan ikon baru wisata religi di Batam. Meski saat ini tengah memasuki masa perbaikan imbas dari runtuhnya plafon beberapa waktu lalu, masjid ini diyakini akan memberikan nilai tambah bagi Batam yang merupakan kota industri.

“Salah satu yang menjadi ikon wisata religi di Batam saat ini adalah Masjid Tanjak, selain Masjid Agung Batam, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Jabal Arafah, Patung Dewi Kwan Im, Pura Agung Amertha Buana, Vihara Duta Materya dan GPIB Emmanuel Batam,” kata Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepri, Chablullah Wibisono, Minggu (11/9).

Ia menyadari Batam yang sudah dikenal sebagai kota industri, perdagangan, alih kapal dan wisata perlu dikembangkan mengikuti trend. Maka kehadiran Masjid Tanjak dinilai tepat sebagai destinasi dan ikon baru wisata religi di Batam.

BACA JUGA :  Warga Minta Pembangunan Drainase di Tiga Titik Kampung Seraya

Masjid yang berdiri di atas lahan 15.100 meter persegi dan total luas bangunan 4.983 meter persegi ini dapat menampung sekitar 1.250 jemaah untuk melaksanakan ibadah. “Keberadaan masjid itu penting, bagi umat islam atau penumpang Bandara Hang Nadim Batam,” ujarnya lagi.

Sementara terkait plafon masjid yang rusak, ia mengaku tidak mempermasalahkan. Menurutnya, itu merupakan hal yang biasa dalam teknik konstruksi.

“Jika ada kejadian tentang plafond yang masih menjadi tanggung jawab kontraktor, itu hal yang biasa dalam teknik konstruksi. Tapi jangan sampai nila setitik rusak susu sebelanga,” paparnya.

BACA JUGA :  Muscab Peradi III Batam | Mustari SH Pimpin Peradi Batam 2021-2026

Ia melanjutkan bentuk arsitektur masjid yang didesain berbentuk tanjak sebagai ikon masyarakat melayu yang identik dengan islam. Sehingga Masjid Tanjak memiliki nilai seni yang tinggi.

“Bagi Batam sebagai bandar dunia yang madani maka welcome nya adalah Masjid Tanjak. Sebagai wisata religi yang ikonik, bernilai seni arsitektur yang tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Chablullah menjelaskan membuat desain yang artistik dan unik memang tantangan tersendiri bagi konstruktor.

Baginya, untuk memenuhi konstruksi yang kuat pada semua elemen bangunan masjid, tidak mudah menformulasikan mekanika teknik membentuk struktur yang kokoh untuk desain yang indah seperti Masjid Tanjak.

“Alhamdulillah Insyaallah semuanya bisa diperbaiki karena masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor,” harapnya (leo).

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid