Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kerjasama dengan BTP, Menteri P2MI Resmikan Migran Center di Batam
    19 jam lalu
    Bakrie Group Tertarik Berinvestasi di Batam
    2 hari lalu
    Timbul Kekhawatiran Pencemaran Laut Terjadi Akibat Tenggelamnya Kapal MV Golden Star 1
    2 hari lalu
    Prakiraan Cuaca Batam, Selasa dan Rabu Waspadai Hujan dan Petir
    2 hari lalu
    Ombudsman Kepri:”Batam Perlu Jalur Khusus Busway”
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Gol Tunggal Ole Romeny Menangkan Timnas Garuda Atas Mozambik
    23 jam lalu
    Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal Lengkap Babak Penyisihan Grup
    2 hari lalu
    Tiket Semifinal Dramatis: Eksekusi Penalti Evandra Florasta Singkirkan Vietnam
    3 hari lalu
    Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
    3 hari lalu
    Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data & Infografis Transportasi Bus Trans Batam
    1 hari lalu
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    4 hari lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    4 hari lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    5 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Kendala Bahasa dan Budaya Tak Surutkan Dua Purna Paskibra Latih Tim di Washington DC

Editor Admin 2 tahun lalu 817 disimak

DUA mantan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari Merauke – Papua Selatan, dan Tomohon – Sulawesi Utara ikut melatih tim Paskibra di Washington DC, Amerika, tahun ini. Kendala format dan masa latihan yang singkat, cuaca yang luar biasa panas, dan bahkan bahasa, tak menyurutkan tekad mereka menebar dan memperkuat rasa cinta tanah air.

Daftar Isi
Pendekatan Personal Satukan HatiOrang Tua Ikut Rasakan ManfaatBangga Anak Ikut Paskibra, Sumarti Pamerkan Foto & Video pada Orang SekampungErmawati Ingin Mewarisi Semangat Paskibra

SETELAH latihan intensif setiap hari Selasa dan Jumat, selama lima minggu, sejak awal Juli lalu, 16 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Washington DC dinilai telah siap untuk melaksanakan tugas mereka pada tanggal 17 Agustus nanti. Paskibra yang berusia antara 14-17 tahun ini terdiri dari delapan laki-laki dan delapan perempuan, yang empat di antaranya berjilbab.

Pengukuhan 16 personel Paskibra Washington DC pada hari Kamis (15/8) yang akan mengibarkan bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

Kesiapan mereka untuk menjalankan tugas tidak lepas dari peran tiga pelatih mereka dari kantor Atase Pertahanan KBRI Washington DC dan dua mantan Paskibra dari Indonesia – atau biasa disebut sebagai Purna Paskibra – yaitu Joaena Wattimena dari Merauke, Papua Selatan, dan Priscilla Wondal dari Tomohon, Sulawesi Utara. Keduanya adalah mahasiswi tahun terakhir di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, yang sedang magang di KBRI Washington DC.

Diwawancarai VOA melalui telpon, Joaena – yang menjadi Paskibraka di Merauke tahun 2016 – mengatakan sangat senang berkesempatan ikut melatih “adik tingkat,” demikian sebutan yang biasa digunakan dalam Paskibra; dan sangat terharu.

Joaena Wattimena, Purna Paskibra asal Merauke, Papua Selatan, yang kini ikut melatih tim Paskibra Washington DC.

“Kita dipercayakan dari Indonesia untuk melatih teman-teman di sini, meski mereka sudah sejak lahir atau dibawa orang tuanya sejak kecil ke Amerika dan sudah terbentuk karakternya, kini kita harus melatih mereka baris-berbaris, menghormati bendera merah putih dan tahu arti penting bendera kita, membuat mereka memahami bahwa apa yang dilakukan adalah suatu misi besar – menaikkan dan menurunkan bendera merah putih saat peringatan Hari Kemerdekaan – momentum yang tidak dimiliki semua orang.”

Melatih 16 anak Indonesia yang sejak kecil dibesarkan di Amerika, atau bahkan lahir di Amerika, dalam waktu singkat, bukan pekerjaan mudah.

Priscilla Wondal, Purna Paskibra asal Tomohon, Sulawesi Utara, dengan telaten mengajari satu per satu anggota Paskibra Washington DC.

Priscilla, Purna Paskibraka dari Tomohon tahun 2019, yang oleh “anak asuh” di DC dikenal sebagai “Kak Prisil” merasakan betul hal ini.

“Jika dibandingkan dengan pelatihan yang kami pernah jalani dulu, tantangan paling utama yang kami hadapi di sini adalah bahasa. Rasanya gemes ada, gregetan ada, tapi bangga juga ada. Gemes karena mereka anak Indonesia, tapi karena dibesarkan di sini jadi tidak bisa berbahasa Indonesia. Bagusnya mereka mau bertanya, nanya-nanya terus malah. Mereka ingin tahu, jadi setelah latihan pun mereka mendatangi saya, bertanya ini benar gak kak, apa yang harus diperbaiki.”

Pendekatan Personal Satukan Hati

JOAENA mengatakan pendekatan personal terbukti berhasil mencairkan suasana dan menimbulkan kehangatan di antara anak muda beda generasi dan beda budaya yang berasal dari satu akar rumput ini.

“Bagaimana cara melatih adik-adik ini benar-benar tergantung kita, harus sangat personal. Didekati satu per satu. Diberitahu, begini lho menjadi Paskibra yang benar. Jadi mereka akhirnya merasa kakaknya asyik, bisa ditanya-tanya bagaimana bisa membawa bendera merah putih pada 17 Agustus nanti. Ya kita harus sabar sekali, karena beda banget! Di sana kita dibentak-bentak saat dilatih, di sini tidak bisa. Beda 180 derajat. Saya sejak awal diberitahu tidak boleh menggunakan kalimat kasar atau tekanan kata tertentu, beda sekali dengan di Indonesia.”

Dua Purna Paskibra Joaena Wattimena dan Priscilla Wondal dengan sabar melatih anggota tim Paskibra Washington DC sejak pertengahan Juli lalu.

Orang Tua Ikut Rasakan Manfaat

PARA orang tua yang putra-putrinya terpilih menjadi anggota Paskibra Washington DC tahun ini ikut merasakan manfaat keberadaan dua Purna Paskibra seperti Joaena dan Priscilla, yang sangat membantu putra-putra mereka memahami perintah yang diberikan ketika latihan baris berbaris, dan sekaligus belajar disiplin, tata krama dan sopan santun Indonesia.

Tak jarang anak-anak seakan mendapatkan konfirmasi dari “kakak tingkat” mereka, tentang apa yang sedang terjadi di Indonesia. Tidak aja soal politik dan sosial budaya, tapi juga soal sederhana seperti makanan dan tempat yang sedang seru dikunjungi.

Atase Pertahanan di KBRI Washington DC Marsma TNI Edwardus Wisoko Aribowo bersama tim menjadi pelatih utama Paskibra Washington DC.

Bangga Anak Ikut Paskibra, Sumarti Pamerkan Foto & Video pada Orang Sekampung

LEPAS dari hal-hal itu, para orang tua tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan sekaligus haru. Diantaranya adalah Sumarti, yang sudah belasan tahun tinggal di Amerika membesarkan putranya – Kevin – seorang diri. Tahun ini merupakan tahun kedua Kevin terpilih menjadi anggota Paskibra. Ia menceritakan betapa bangganya orang sekampungnya di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sumarti, asal Banyuwangi, dengan bangga memamerkan foto putranya yang menjadi anggota Paskibra Washington DC kepada orang-orang sekampungnya.

“Saya kirim fotonya yang tahun lalu dan sama neneknya dicetak, diperbesar, ditunjukkin sama orang-orang di kampung. Mereka senang sekali. Kakeknya sampai nangis. Dia bilang ke orang-orang yang datang ke rumah, dia sangat bangga karena cucunya di Amerika bisa jadi anggota Paskibra yang selama ini hanya dia lihat di televisi. Anak saya ini belum pernah pulang ke Indonesia. Insya Allah nanti…”

Ermawati Ingin Mewarisi Semangat Paskibra

HAL senada disampaikan Ermawati Pandiangan, yang sejak tahun 2001 tinggal di Amerika untuk membesarkan lima anaknya dan belum pernah sekali pun mudik ke Indonesia. Putra ketiganya, Christopher Imanuel Pandiangan, akan menjadi salah seorang tim pengibar bendera pada pagi hari 17 Agustus nanti. Yang sangat mengharukan baginya adalah karena ia sendiri pernah menjadi anggota tim Paskibra di tingkat Jakarta Selatan, puluhan tahun lalu.

“Terus terang saja Chris ikut Paskibra ini karena dorongan Mama-nya.. hahahaha… Karena saya sendiri pernah ikut Paskibra dulu, perwakilan dari Jakarta Selatan. Aku ingin banget anakku ikut Paskibra, tapi dari anak pertama dan kedua gak ada yang mau. Baru Chris yang mau. Dan dia tambah semangat setelah bertemu dengan sesama anak Indonesia yang juga seperti dia, lahir atau dibesarkan di sini, sangat cinta Indonesia tapi sulit mengekspresikannya karena meski orang tuanya Indonesia, tapi sehari-hari khan dia sekolah dan bicara dalam bahasa Inggris, pola berpikirnya juga seperti orang sini. Tapi dia suka makanan Indonesia dan sangat-sangat Indonesia.”

Baik Sumarti, maupun Ermawati, merasa kehadiran dua purna Paskibra seperti Joaena dan Priscilla sangat membantu putra-putra mereka memahami perintah yang diberikan ketika latihan baris berbaris, dan sekaligus belajar disiplin, tata krama dan sopan santun Indonesia. Tak jarang mereka bertukar kabar tentang apa yang sedang terjadi di negara seribu pulau itu, dan perjuangan kedua “kakak tingkat” mengatasinya. 

[em/jm]

Kaitan Hut ri, indonesia, kemerdekaan, washington dc
Admin 16 Agustus 2024 16 Agustus 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Progres Rempang Eco-City, BP Batam Gesa Pengerjaan Rumah Baru di Tanjung Banon
Artikel Selanjutnya Menteri Agama: Izin Pendirian Rumah Ibadah Tak Perlu Rekomendasi FKUB, Wapres Protes

APA YANG BARU?

Kerjasama dengan BTP, Menteri P2MI Resmikan Migran Center di Batam
Artikel 19 jam lalu 130 disimak
Gol Tunggal Ole Romeny Menangkan Timnas Garuda Atas Mozambik
Sports 23 jam lalu 199 disimak
Data & Infografis Transportasi Bus Trans Batam
Statistik 1 hari lalu 249 disimak
Bakrie Group Tertarik Berinvestasi di Batam
Artikel 2 hari lalu 271 disimak
Piala Dunia 2026, Berikut Jadwal Lengkap Babak Penyisihan Grup
Sports 2 hari lalu 365 disimak

POPULER PEKAN INI

USD Terus Menguat Terhadap Rupiah, Picu Kekhawatiran Pengusaha Batam
Artikel 6 hari lalu 773 disimak
Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
Pendidikan 6 hari lalu 715 disimak
Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
Pendidikan 6 hari lalu 690 disimak
Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
Statistik 6 hari lalu 689 disimak
Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
Statistik 5 hari lalu 669 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?