Hubungi kami di

Ini Batam

KKP Kelas I Batam Tolak Kedatangan Warga India

iqbal fadillah

Terbit

|

Kepala KKP Kelas I Batam, Achmad Fachrani. Poto:@dok.

MELEDAKNYA kasus Covid-19 di India, membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam mengambil tindakan cepat.

KKP Kelas I Batam, beserta stakeholder terkait dengan tegas menolak kedatangan warga dari anak benua tersebut.

“Protokol ini sudah dijalankan sejak lama di Batam. Khusus untuk pelaku perjalanan yang datang dari Indonesia, sudah ada aturannya, dan sementara waktu kedatangannya ditolak,” jelas Kepala KKP Kelas I Batam, Achmad Fachrani, Senin (10/5).

Menurut Fachrani, Ketika kapal kargo asal India yang singgah di Batam, maka hanya diperkenankan turun muatan saja.

“Kalau datang dengan kapal, hanya boleh bongkar muat saja. Anak buah kapal (ABK)-nya tidak boleh turun,” ungkapnya.

Sebelum kapal datang, biasanya sudah ada pemberitahuan dari agen kapal kepada otoritas pelabuhan. Sehingga, petugas dari KKP, Imigrasi dan Bea Cukai biasanya sudah bersiap.

BACA JUGA :  Butuh Kerjasama Semua Pihak, Batam Ingin Manfaatkan Pelonggaran Lockdown di Singapura

“Petugas dari KKP, karantina, imigrasi dan BC yang kontak dengan ABK akan pakai peralatan lengkap untuk pengecekan di atas kapal,” tuturnya.

Ia kemudian bercerita, beberapa waktu yang lalu, kapal India yang berlayar menuju Singapura, berniat sandar di Batam.

“Beberapa waktu lalu ada kapal India menuju Singapura, lalu minta izin turun di Batam, karena ada yang sakit. Kami tolak, dan meminta mereka untuk menurunkan yang sakit di Singapura sesuai tujuannya,” Achmad Fachrani.

Kecuali, jika yang diturunkan Warga Negara Indonesia (WNI), maka mau tidak mau harus diterima.

“Tapi, tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat, karena datang dari India,” pungkasnya.

*(rky/GoWest)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook