Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Target Pajak di Batam Naik Lagi
    7 menit lalu
    Ditemukan dalam Kondisi Selamat, Seorang Wanita Terjatuh Dari Jembatan Barelang
    33 menit lalu
    Jarak Pandang di Batam Mulai Menurun Karena Kabut Asap
    48 menit lalu
    Hari ini (25/08), Pagi Sampai Siang Hari Kota Batam Diperkirakan Cerah Berawan
    8 jam lalu
    Amsakar Pastikan Revitalisasi Pasar Induk Jodoh Tetap Berjalan
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    1 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    2 hari lalu
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    3 hari lalu
    Siswa SDN 005 Teluk Sebong Diajak Lebih Pede Lewat Kegiatan Literasi
    4 hari lalu
    IPB, UGM, dan University of Melbourne Gelar Program Kuliah Pertanian Lintas Negara
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    7 hari lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    1 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    1 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pilihan gowest.id

Kura Kura Galapagos yang Muncul Lagi

Editor Admin 8 tahun lalu 2.4k disimak

ANGGOTA spesies kura-kura raksasa yang tidak terlihat selama lebih dari 110 tahun dan diperkirakan sudah punah, berhasil ditemukan di bagian terpencil Pulau Fernandina di Kepulauan Galapagos oleh tim gabungan Taman Nasional dan Konservasi Galapagos.

Dilansir AFP (h/t Channel News Asia), Jumat (22/2/2019), kura-kura yang diyakini berjenis kelamin betina itu memiliki nama ilmiah Chelonoidis phantasticus, lebih dikenal sebagai kura-kura raksasa Fernandina.

Kura-kura tersebut memiliki cangkang halus dan moncong berwarna merah muda.

Selanjutnya, tim membawa kura-kura berusia satu abad itu ke pusat penangkaran kura-kura raksasa di Pulau Santa Cruz. Nantinya, kura-kura itu akan tinggal di kandang yang dirancang khusus.

“Hewan itu usianya lebih dari 100 tahun dan ia adalah kura-kura yang sangat tua,” kata Washington Tapia dari Galapagos Conservancy, sebuah organisasi nirlaba AS yang memang didekasikan untuk melestarikan Galapagos –kepulauan di pesisir barat Amerika Selatan.

Menurut para peneliti yang dikutip Associated Press, spesies terakhir kura-kura ini ditemukan pada 1906. Sejak itu mereka sering menemukan bekas gigitan pada kaktus dan ada kemungkinan penampakannya pada 2009.

Tanda-tanda ini memberi harapan kemungkinan ada kura-kura besar itu di Galapagos. Namun, penelitian terakhir itu tidak disertai informasi lebih lanjut.

Dari jejak dan kotoran yang ditemukan, para peneliti yakin masih ada beberapa anggota spesies termaksud di kepulauan itu. Jadi kemungkinan mereka telah berkembang biak.

“Mereka butuh kura-kura lain, tapi kura-kura betina menyimpan sel telur dalam jangka waktu lama. Jadi, masih ada harapan,” ujar Stuart Pimm, Profesor ekologi konservasi dari Duke University.

Tidak seperti kebanyakan spesies kura-kura raksasa lainnya, ancaman terbesar bagi kura-kura raksasa Fernandina bukanlah manusia.

Kura-kura ini disebut sangat terancam punah. Para ahli justru berpendapat telah punah akibat letusan gunung yang mengakibatkan aliran lahar di hampir seluruh pulau.

Fernandina adalah pulau terbesar ketiga di Galapagos dan memiliki salah satu gunung berapi paling aktif di dunia, La Cumbre. Kepulauan ini terletak di Samudra Pasifik sekitar 1.000 kilometer (620 mil) dari daratan Ekuador.

Kepulauan Galapagos terkenal karena flora dan fauna yang unik sehingga naturalis Charles Darwin terinspirasi menulis studi tentang evolusi pada 1859, The Origin of Species. Kawasan itu kemudian dinyatakan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada 1979.

Dengan pemindahan kura-kura Fernandina betina yang baru ditemukan ini, maka tim dari Taman Nasional Galapagos dan Konservasi Galapagos juga bisa melakukan upaya konservasi terhadap spesies ini.

Taman Nasional Galapagos dan Konservasi Galapagos tercatat berhasil membiakkan berbagai spesies kura-kura yang sempat terancam punah melalui upaya konservasi.

Salah satunya menurut National Geographics(22/2) adalah kura-kura Espanola yang tadinya hanya tersisa 14 ekor. Setelah dilakukan konservasi, jumlahnya sudah lebih dari 1.000 ekor.

Selain itu, sebanyak 15 spesies kura-kura Galapagos juga pernah diidentifikasi di sana, dua telah punah dan 12 terancam punah. Kura-kura raksasa”Lonesome George”(Chelonoidis abingdonii) dari Pulau Pinta di wilayah utara Kepulauan Galapagos juga telah tewas pada 2012. Ia merupakan jenis terakhir dari jenisnya.

Tetapi bagi Tapia, penemuan kura-kura raksasa Fernandina lebih dari sekadar kembalinya suatu spesies.

“Kura-kura di Galapagos seperti insinyur ekosistem,” katanya. “Mereka berkontribusi pada penyebaran benih dan membentuk ekosistem. Peran ekologis itu sangat penting.”

Ekspedisi lanjutan rencananya akan dilakukan akhir tahun ini di Pulau Fernandina dengan tujuan mencari lebih banyak kura-kura jenis ini.

Jika ada kura-kura Fernandina lain yang ditemukan, maka peneliti berharap kura-kura ini bisa berkembang biak dan dibesarkan lalu dikembalikan ke habitat mereka di Pulau Fernandina.

Sumber : Time / Channel News Asia / CNN

Kaitan Galapagos, Kura kura, Spesies, top
Admin 24 Februari 2019 24 Februari 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Sehari di Rumah Pohon Institut
Artikel Selanjutnya 200 Tenaga Pelipat Suara Untuk KPU Batam

APA YANG BARU?

Target Pajak di Batam Naik Lagi
In Depth 7 menit lalu 32 disimak
Ditemukan dalam Kondisi Selamat, Seorang Wanita Terjatuh Dari Jembatan Barelang
Artikel 33 menit lalu 46 disimak
Jarak Pandang di Batam Mulai Menurun Karena Kabut Asap
Artikel 48 menit lalu 59 disimak
Hari ini (25/08), Pagi Sampai Siang Hari Kota Batam Diperkirakan Cerah Berawan
Artikel 8 jam lalu 108 disimak
Amsakar Pastikan Revitalisasi Pasar Induk Jodoh Tetap Berjalan
Artikel 18 jam lalu 76 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Batam:”Hari Ini dan Besok, Cuaca Kepri Cerah Berawan”
Artikel 4 hari lalu 434 disimak
Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
Artikel 7 hari lalu 410 disimak
Kodrat Batam Siapkan 17 Atlet ke Porprov Kepri, Target Pertahankan Juara Umum
Sports 6 hari lalu 372 disimak
Ekspor Ikan Batam Tembus Rp125 Miliar ke Singapura, Sudah 45% dari Target 2026
Artikel 6 hari lalu 350 disimak
Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
Statistik 7 hari lalu 330 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?