Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
    14 jam lalu
    Modus Licik Karyawan PT Satnusa Curi 47 Chip Core i5 & i7, Sembunyikan di Casing HP
    15 jam lalu
    Awal Oktober ini Kabut Asap Masih Menyelimuti Wilayah Batam dan Kepri
    16 jam lalu
    58.139 Jiwa Warga Batam Masuk Kategori Miskin pada 2026
    17 jam lalu
    Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    11 jam lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    14 jam lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    20 jam lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Siswa di Tanjungpinang Diliburkan, Belajar Online
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    3 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    3 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Lulusan SMA Masih Dominasi Jumlah Pengangguran di Batam

Editor Admin 1 tahun lalu 666 disimak
IlustrasiDisediakan oleh GoWest.ID

DATA terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Batam menunjukkan bahwa lulusan sekolah menengah atas (SMA) masih menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran di kota industri ini. Hingga tahun 2024, tercatat 26.162 orang lulusan SMA menganggur, mewakili lebih dari separuh total pengangguran di Batam.


KEPALA BPS Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa ketidakseimbangan antara jumlah lulusan dan lapangan kerja yang tersedia menjadi faktor utama. Lulusan SMA cenderung memiliki keterampilan teknis yang minim, sehingga rentan terhadap pengangguran.

“Dalam lima tahun terakhir, lulusan SMA selalu menduduki posisi puncak dalam angka pengangguran,” sebut Eko, Selasa (5/8/2025) kemarin.

Di sisi lain, pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi juga meningkat. Pada 2024, jumlah pengangguran dari kelompok ini mencapai 7.125 orang, meningkat signifikan dibandingkan 3.412 orang pada 2023 dan 2.754 orang pada 2022. Eko menekankan bahwa meskipun jumlah lulusan sarjana terus bertambah, penyerapan tenaga kerja masih belum optimal.

Secara keseluruhan, angka pengangguran di Batam menunjukkan penurunan dari 87.903 orang pada 2020 menjadi 50.431 orang pada 2024. Namun, tantangan pengangguran tetap ada, terutama ketika dilihat dari pendidikan dan jenis kelamin.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Batam pada 2024 tercatat 7,68 persen, dengan proporsi laki-laki mencapai 29.977 orang dan perempuan 20.454 orang. Menariknya, TPT perempuan lebih tinggi, yaitu 8,49 persen, dibandingkan laki-laki yang hanya 7,20 persen.

Lulusan dari tingkat pendidikan SMP ke bawah juga mencatatkan 14.144 orang menganggur, meskipun angka ini menunjukkan penurunan dari 20.757 orang pada 2021. Hal ini menunjukkan adanya peluang kerja yang lebih besar di sektor informal dan padat karya.

Tingkat pengangguran tertinggi justru ditemukan pada kelompok pendidikan SD ke bawah, dengan angka 11,77 persen. Eko menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan keterampilan untuk memenuhi kebutuhan industri di Batam.

Selain itu, BPS mencatat adanya 20.182 orang yang tergolong setengah pengangguran, yaitu mereka yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu tetapi masih mencari pekerjaan lain. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya dan menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan juga perlu diperhatikan.

Eko mengingatkan bahwa tantangan ketenagakerjaan di Batam tidak hanya meliputi kuantitas, tetapi juga kualitas lapangan kerja. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan sangat penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing.

Di tingkat nasional, lebih dari satu juta pengangguran di Indonesia adalah lulusan sarjana, yang menjadi perhatian Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan.

Dalam sebuah acara di Jakarta, Fauzan mengungkapkan bahwa kementeriannya sedang merumuskan strategi untuk mengatasi masalah ini, termasuk meningkatkan peluang kerja bagi putra-putri daerah di industri lokal.

Pertumbuhan Angkatan Kerja

PERTUMBUHAN angkatan kerja di Indonesia pada Februari 2025 berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) mencapai 153,05 juta orang, naik 3,67 juta orang dibandingkan Februari 2024. Secara umum, terdapat peningkatan jumlah penduduk yang bekerja dan juga peningkatan jumlah pengangguran, meskipun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan.

Kota Batam menunjukkan perkembangan positif dalam penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) selama lima tahun terakhir. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Batam yang dirilis pada Juni 2025 lalu, diperkirakan TPT pada tahun 2024 mencapai 7,68 persen, menurun dari 8,14 persen pada tahun sebelumnya.

Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, mengungkapkan bahwa penurunan ini menjadi indikator pemulihan ekonomi Batam pascapandemi. “Dibandingkan dengan tahun 2020 saat pandemi mulai melanda, TPT Batam mencapai 11,79 persen.

Kami bersyukur, angkanya terus menurun setiap tahunnya,” kata Kepala BPS Batam, Eko Aprianto pada Senin (23/6/2025) lalu.

Eko menjelaskan bahwa angka TPT serta klasifikasi pekerja diperoleh dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) yang dilakukan setiap Agustus. Ia menambahkan, survei untuk tahun 2025 direncanakan pada bulan yang sama.

Secara spesifik, TPT untuk laki-laki diperkirakan mencapai 7,20 persen pada 2024, sedangkan untuk perempuan lebih tinggi di angka 8,49 persen. Eko mencatat bahwa hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam menciptakan kesetaraan akses kerja bagi perempuan.

Walaupun angka pengangguran menunjukkan perbaikan, Eko mengingatkan bahwa perhatian ke depan tidak hanya pada kuantitas tenaga kerja yang terserap, tetapi juga pada kualitas pekerjaan yang tersedia.

“Diperkirakan, sekitar 606.492 penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Batam akan bekerja pada tahun 2024. Dari jumlah tersebut, 518.336 orang adalah pekerja penuh waktu, sementara 88.156 orang bekerja tidak penuh waktu,” jelasnya.

Kelompok pekerja tidak penuh waktu terdiri dari 67.974 pekerja paruh waktu dan 20.182 setengah pengangguran, yaitu mereka yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu tetapi masih mencari pekerjaan tambahan.

“Setengah pengangguran menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan masih menjadi isu penting,” tegas Eko.

Ia berharap tren penurunan TPT dapat berlanjut di masa mendatang, bersama dengan berkurangnya jumlah pekerja paruh waktu dan setengah pengangguran.

“Meskipun penurunan pengangguran patut disyukuri, kami ingin masyarakat bekerja secara layak dan optimal. Kesejahteraan bukan hanya tentang bekerja, tetapi juga tentang kualitas pekerjaan itu sendiri,” tutupnya.

(ham)

Kaitan batam, indonesia, kepri, pengangguran, Tenaga kerja
Admin 7 Agustus 2025 7 Agustus 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warga Negara Singapura Ditemukan Meninggal di Batam
Artikel Selanjutnya Investasi Domestik Melonjak, Batam Tumbuh di Tengah Tekanan Global

APA YANG BARU?

FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
Sports 11 jam lalu 99 disimak
Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
Sports 14 jam lalu 127 disimak
Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
Artikel 14 jam lalu 341 disimak
Modus Licik Karyawan PT Satnusa Curi 47 Chip Core i5 & i7, Sembunyikan di Casing HP
Artikel 15 jam lalu 343 disimak
Awal Oktober ini Kabut Asap Masih Menyelimuti Wilayah Batam dan Kepri
Artikel 16 jam lalu 212 disimak

POPULER PEKAN INI

Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 6 hari lalu 654 disimak
Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 1 hari lalu 626 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 6 hari lalu 578 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 3 hari lalu 547 disimak
Bahas Kebebasan Pers se-Asia Tenggara, Fesmed Selat Malaka AJI 2026 Sukses Digelar di Batam dan Tanjungpinang
Artikel 7 hari lalu 503 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?