CUACA Kota Batam di awal bulan Oktober ini masih diselimuti kabut asap kendati tidak setebal hari-hari sebelumnya. Udara kabur masih menyelimuti kota, membuat jarak pandang masih terbatas.
Berdasarkan pantauan cuaca dari Badan Meteoroligi Klimatologo dan Geofisika (BMKG), suhu udara hari ini berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius.
Memasuki siang, diperkirakan hujan ringan turun membasahi hampir seluruh wilayah. Malam hingga dini hari, kabut asap kembali akan menutupi wilayah ini.
Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 1 hingga 20 kilometer per jam. Hujan ringan tercatat mengguyur merata di 12 kecamatan se-Kota Batam.
Mulai dari Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Galang, Bengkong, Batam Kota, Sagulung, hingga Batu Aji. Tidak ada wilayah yang luput dari siraman hujan siang itu.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam kembali mengeluarkan peringatan kepada warga Kepulauan Riau. Potensi sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius.
“Kami mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi sebaran asap karhutla yang dapat mengganggu jarak pandang serta kesehatan pernapasan,” demikian peringatan yang disampaikan BMKG, Kamis (1/10/2026).
Dalam laporannya, kondisi udara kabur tidak hanya terjadi di Batam. Beberapa daerah lain di Kepulauan Riau juga mengalami hal serupa, seperti Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Natuna, Lingga, dan Kepulauan Anambas.
Petugas forecaster BMKG menyebutkan, penyebab udara kabur di sejumlah wilayah tersebut adalah adanya kabut asap. BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau secara umum akan cerah berawan hingga berawan tebal.
Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tetap ada. Prakiraan ini berlaku mulai Kamis, 1 Oktober 2026 hingga Jumat, 2 Oktober 2026.
Kondisi cuaca tersebut dipicu oleh adanya belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Fenomena ini menyebabkan penumpukan massa udara sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan. BMKG juga merilis peringatan dini bagi masyarakat.
Warga diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang.
Potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi pada siang hari di wilayah Kabupaten Bintan dan Kabupaten Natuna. Suhu udara di Kepulauan Riau diprakirakan berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius.
Sementara itu, kecepatan angin bervariasi antara 1 hingga 20 kilometer per jam dari arah barat daya dan selatan.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
(*)


