Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    SPMB SD Segera Dibuka di Batam, Simak Jadwal dan Persyaratanya
    1 hari lalu
    BP Batam Rancang Penyiapan SDM Internal Melalui Corporate University
    1 hari lalu
    KIA Dilampirkan Saat PPDB, Warga Mulai Antri Urus di Disdukcapil
    2 hari lalu
    BMKG Himbau Warga, Waspada Hujan Petir di Kota Batam dan Sekitarnya
    2 hari lalu
    Jelang Perayaan Idul Adha, Peminat Layanan Penyembelihan Hewan Meningkat
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
    2 hari lalu
    Como 1907 Lolos Liga Champions Eropa, Klub Emil Audero Degradasi ke Serie B
    2 hari lalu
    Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
    3 hari lalu
    Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
    4 hari lalu
    Waktu SPMB Semakin Dekat, Pemko Batam Pastikan SPMB Gratis
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
    3 hari lalu
    Pulau Kasu, Batam
    1 minggu lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

“Melempar Waktu ke Tanjungpinang Masa Lalu”

Editor Admin 6 tahun lalu 8.7k disimak

GAYA Belanda membangun kota lama Tanjungpinang menurut Adi Pranadipa, seorang penulis di blog umrah.ac.id, serupa dengan konsep Garden City yang diperkenalkan oleh Sir Ebenezer Howard dari Inggris.

Daftar Isi
Bangunan Arsitektur Masa LampauSejarah Tanjungpinang

Konsep Garden City sendiri, dicetuskan pada tahun 1898 oleh Sir Ebenezer Howard di Inggris Raya. 

Garden City menurut Sir Ebenezer Howard adalah bagaimana sebuah pemukiman dalam kota itu dirancang secara terencana yang dikelilingi “sabuk hijau”, terdiri dari kawasan permukiman, industri dan pertanian yang tersebar merata.

Sebuah dokumentasi foto lama Tanjungpinang tahun 1910, koleksi Tropen Museum yang berjudul Straatgezicht met de protestantse kerk en de ingang van een moskee, Tandjong Pinang, memperlihatkan penataan kota ini yang begitu asri dan hijau.

Kota Tanjungpinang tempo dulu di tahun 1910 dengan latar di kejauhan gereja Ayam, © wikipedia

Di foto itu masih terlihat bentuk awal Gereja Ayam (belakang KFC di masa sekarang), jalan yang kini menjadi jalan dekat GOR Kacapuri. Kemudian bisa dilihat tangga dan pagar Masjid Keling (lokasi masjid Agung Al-hikmah masa kini) dengan rimbunnya pepohonan kala itu.

Nama lain dari Gereja Ayam ini adalah gereja Bethel.

Gereja Bethel di masa lalu, © kemdikbud.go.id

Serupa dengan sabuk hijau yang dikonsep oleh Ebenezer Howard melalui garden city movement menurut Adi Pranadipa.

Melalui foto bertajuk Residentswoning (links) te Tandjoengpinang (Tempat Tinggal Residen) yang diakses melalui laman Digital Collections Perpustakaan Universitas Leiden, Sabuk Hijau itu kentara sekali.

Sampai masa kini pun, hasil pembangunan konsep garden city oleh Belanda itu masih bisa dirasakan.

Bangunan Arsitektur Masa Lampau

SAMPAI hari ini, kita masih bisa menyaksikan banyak peninggalan arsitektur kolonial warisan arsitektur Indische (indis) di seputaran kota tua Tanjungpinang.

Seperti Gedung Daerah Tanjungpinang (walau sudah terlalu banyak berubah, pen), sekolah Belanda yang kini menjadi Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Gereja Ayam di jalan Gereja, Rutan Tanjungpinang, Sampiterne (SD/SMP Bintan) serta beberapa lainnya.

Gedung Daerah Tanjungpinang pada masa pemerintahan Hindia Belanda, © pinang-community.blogspot.com

Selain arsitektur Indis, tinggalan arsitektur pecinan di Jalan Merdeka juga mewarnai kota lama Tanjungpinang. Seperti Klenteng Tien Hou Kong (Vihara Bahtera Sasana) yang dibangun tahun 1857.

Vihara Bahtera Sasana di Tanjungpinang, © Kemdikbud

Arsitektur warisan pecinan juga sangat khas di kawasan Jalan Merdeka. Umumnya menggunakan bentuk jendela Jalusi yang umum digunakan di daerah tropis.

Sepanjang jalan di kota tua Tanjungpinang, kita tetap bisa menjumpai bangunan-bangunan bercat usang yang bentuknya mirip satu sama lain.

Sejak pemekaran wilayah, kota tua Tanjungpinang memang tidak seramai dahulu.  Tapi justru membuat nyaman saat kita ingin mengeksplorasinya.

Bioskop Gembira pada masa silam di jalan Teuku Umar Tanjungpinang

Satu hal yang menarik dari kota tua ini yakni, toko-toko di sini masih menjual barang yang serupa puluhan tahun lalu.

Mulai bahan pokok, ikan asin, dan mainan anak-anak. Juga dengan kedai-kedai penjual makanan, rasa dan kenikmatannya masih terjaga meski sudah berusia puluhan tahun silam.

Dulunya, kota tua Tanjungpinang merupakan kota pelabuhan yang sangat ramai. Tak heran ditempat ini banyak etnis yang tinggal seperti China, Melayu, India, Arab yang hidup rukun.

Sejarah Tanjungpinang

BERDASARKAN Sulalatus Salatin, Tanjungpinang merupakan bagian dari Kerajaan Malaka. Setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugal, Sultan Mahmud Syah menjadikan kawasan ini sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Malaka.

Kemudian menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Johor, sebelum diambil alih oleh Belanda setelah mereka menundukkan perlawanan Raja Haji Fisabilillah tahun 1784 di Pulau Penyengat.

Pada masa Hindia Belanda, Tanjungpinang merupakan pusat pemerintahan Karesidenan Riouw. Kemudian di awal kemerdekaan Indonesia, menjadi ibu kota Provinsi Riau.

Pada tahun 1957, Tanjungpinang menjadi ibu kota Provinsi Riau. Namun dua tahun kemudian ibu kota propinsi itu dipindahkan ke Pekanbaru. Setelah itu statusnya menjadi Kota Administratif hingga tahun 2000.

Suasana di jalan Merdeka Tanjungpinang tahun 1956, © pinang-community.blogspot.com

Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2001, pada tanggal 21 Juni 2001 statusnya ditingkatkan menjadi Kota Tanjungpinang. Pusat pemerintahan yang semula berada di pusat Kota Tanjungpinang, kemudian dipindahkan ke Senggarang (bagian utara kota). 

Hal ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan serta mengurangi kepadatan penduduk yang selama ini berpusat di Kota Lama (bagian barat kota). Pada tahun 2002, Kota Tanjungpinang kembali menjadi ibu kota provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Riau.

(*/nes)









Kaitan histori, sejarah, Tanjungpinang tempo dulu, top
Admin 12 September 2020 12 September 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali3
Sedih1
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Walikota Tunaikan Janji, Lunasi Kredit Rumah Orangtua Hafiz Cilik Hasbi
Artikel Selanjutnya BP Batam Latih Tanding Bulutangkis Bersama Bank BJB Cabang Batam

APA YANG BARU?

SPMB SD Segera Dibuka di Batam, Simak Jadwal dan Persyaratanya
Artikel 1 hari lalu 226 disimak
BP Batam Rancang Penyiapan SDM Internal Melalui Corporate University
Artikel 1 hari lalu 220 disimak
Rumah Mewah di Sukajadi Batam Jadi Tempat Judi Online, Tiga Orang Tersangka Diamankan
Pilihan gowest.id 2 hari lalu 256 disimak
KIA Dilampirkan Saat PPDB, Warga Mulai Antri Urus di Disdukcapil
Artikel 2 hari lalu 321 disimak
BMKG Himbau Warga, Waspada Hujan Petir di Kota Batam dan Sekitarnya
Artikel 2 hari lalu 281 disimak

POPULER PEKAN INI

Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
Sports 5 hari lalu 697 disimak
Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
Artikel 6 hari lalu 690 disimak
Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
Sports 6 hari lalu 675 disimak
Perbaikan Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita), Sementara Jalan Difungsikan Satu Lajur
Artikel 5 hari lalu 645 disimak
Waktu SPMB Semakin Dekat, Pemko Batam Pastikan SPMB Gratis
Pendidikan 5 hari lalu 567 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?