Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
    4 jam lalu
    Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
    4 jam lalu
    Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
    7 jam lalu
    DPRD Batam Bentuk Pansus LKPJ Walikota Batam Tahun 2025
    19 jam lalu
    Wako Batam Minta Kinerja ASN Lebih Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    3 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    4 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

“Melempar Waktu ke Tanjungpinang Masa Lalu”

Editor Admin 6 tahun lalu 8.7k disimak

GAYA Belanda membangun kota lama Tanjungpinang menurut Adi Pranadipa, seorang penulis di blog umrah.ac.id, serupa dengan konsep Garden City yang diperkenalkan oleh Sir Ebenezer Howard dari Inggris.

Daftar Isi
Bangunan Arsitektur Masa LampauSejarah Tanjungpinang

Konsep Garden City sendiri, dicetuskan pada tahun 1898 oleh Sir Ebenezer Howard di Inggris Raya. 

Garden City menurut Sir Ebenezer Howard adalah bagaimana sebuah pemukiman dalam kota itu dirancang secara terencana yang dikelilingi “sabuk hijau”, terdiri dari kawasan permukiman, industri dan pertanian yang tersebar merata.

Sebuah dokumentasi foto lama Tanjungpinang tahun 1910, koleksi Tropen Museum yang berjudul Straatgezicht met de protestantse kerk en de ingang van een moskee, Tandjong Pinang, memperlihatkan penataan kota ini yang begitu asri dan hijau.

Kota Tanjungpinang tempo dulu di tahun 1910 dengan latar di kejauhan gereja Ayam, © wikipedia

Di foto itu masih terlihat bentuk awal Gereja Ayam (belakang KFC di masa sekarang), jalan yang kini menjadi jalan dekat GOR Kacapuri. Kemudian bisa dilihat tangga dan pagar Masjid Keling (lokasi masjid Agung Al-hikmah masa kini) dengan rimbunnya pepohonan kala itu.

Nama lain dari Gereja Ayam ini adalah gereja Bethel.

Gereja Bethel di masa lalu, © kemdikbud.go.id

Serupa dengan sabuk hijau yang dikonsep oleh Ebenezer Howard melalui garden city movement menurut Adi Pranadipa.

Melalui foto bertajuk Residentswoning (links) te Tandjoengpinang (Tempat Tinggal Residen) yang diakses melalui laman Digital Collections Perpustakaan Universitas Leiden, Sabuk Hijau itu kentara sekali.

Sampai masa kini pun, hasil pembangunan konsep garden city oleh Belanda itu masih bisa dirasakan.

Bangunan Arsitektur Masa Lampau

SAMPAI hari ini, kita masih bisa menyaksikan banyak peninggalan arsitektur kolonial warisan arsitektur Indische (indis) di seputaran kota tua Tanjungpinang.

Seperti Gedung Daerah Tanjungpinang (walau sudah terlalu banyak berubah, pen), sekolah Belanda yang kini menjadi Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Gereja Ayam di jalan Gereja, Rutan Tanjungpinang, Sampiterne (SD/SMP Bintan) serta beberapa lainnya.

Gedung Daerah Tanjungpinang pada masa pemerintahan Hindia Belanda, © pinang-community.blogspot.com

Selain arsitektur Indis, tinggalan arsitektur pecinan di Jalan Merdeka juga mewarnai kota lama Tanjungpinang. Seperti Klenteng Tien Hou Kong (Vihara Bahtera Sasana) yang dibangun tahun 1857.

Vihara Bahtera Sasana di Tanjungpinang, © Kemdikbud

Arsitektur warisan pecinan juga sangat khas di kawasan Jalan Merdeka. Umumnya menggunakan bentuk jendela Jalusi yang umum digunakan di daerah tropis.

Sepanjang jalan di kota tua Tanjungpinang, kita tetap bisa menjumpai bangunan-bangunan bercat usang yang bentuknya mirip satu sama lain.

Sejak pemekaran wilayah, kota tua Tanjungpinang memang tidak seramai dahulu.  Tapi justru membuat nyaman saat kita ingin mengeksplorasinya.

Bioskop Gembira pada masa silam di jalan Teuku Umar Tanjungpinang

Satu hal yang menarik dari kota tua ini yakni, toko-toko di sini masih menjual barang yang serupa puluhan tahun lalu.

Mulai bahan pokok, ikan asin, dan mainan anak-anak. Juga dengan kedai-kedai penjual makanan, rasa dan kenikmatannya masih terjaga meski sudah berusia puluhan tahun silam.

Dulunya, kota tua Tanjungpinang merupakan kota pelabuhan yang sangat ramai. Tak heran ditempat ini banyak etnis yang tinggal seperti China, Melayu, India, Arab yang hidup rukun.

Sejarah Tanjungpinang

BERDASARKAN Sulalatus Salatin, Tanjungpinang merupakan bagian dari Kerajaan Malaka. Setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugal, Sultan Mahmud Syah menjadikan kawasan ini sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Malaka.

Kemudian menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Johor, sebelum diambil alih oleh Belanda setelah mereka menundukkan perlawanan Raja Haji Fisabilillah tahun 1784 di Pulau Penyengat.

Pada masa Hindia Belanda, Tanjungpinang merupakan pusat pemerintahan Karesidenan Riouw. Kemudian di awal kemerdekaan Indonesia, menjadi ibu kota Provinsi Riau.

Pada tahun 1957, Tanjungpinang menjadi ibu kota Provinsi Riau. Namun dua tahun kemudian ibu kota propinsi itu dipindahkan ke Pekanbaru. Setelah itu statusnya menjadi Kota Administratif hingga tahun 2000.

Suasana di jalan Merdeka Tanjungpinang tahun 1956, © pinang-community.blogspot.com

Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2001, pada tanggal 21 Juni 2001 statusnya ditingkatkan menjadi Kota Tanjungpinang. Pusat pemerintahan yang semula berada di pusat Kota Tanjungpinang, kemudian dipindahkan ke Senggarang (bagian utara kota). 

Hal ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan serta mengurangi kepadatan penduduk yang selama ini berpusat di Kota Lama (bagian barat kota). Pada tahun 2002, Kota Tanjungpinang kembali menjadi ibu kota provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Riau.

(*/nes)









Kaitan histori, sejarah, Tanjungpinang tempo dulu, top
Admin 12 September 2020 12 September 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali3
Sedih1
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Walikota Tunaikan Janji, Lunasi Kredit Rumah Orangtua Hafiz Cilik Hasbi
Artikel Selanjutnya BP Batam Latih Tanding Bulutangkis Bersama Bank BJB Cabang Batam

APA YANG BARU?

Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
Artikel 4 jam lalu 57 disimak
Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
Artikel 4 jam lalu 68 disimak
Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
Artikel 7 jam lalu 61 disimak
DPRD Batam Bentuk Pansus LKPJ Walikota Batam Tahun 2025
Artikel 19 jam lalu 66 disimak
Wako Batam Minta Kinerja ASN Lebih Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
Artikel 1 hari lalu 113 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 5 hari lalu 322 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 6 hari lalu 317 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 5 hari lalu 315 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 5 hari lalu 257 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 4 hari lalu 248 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?