Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
    3 jam lalu
    Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
    4 jam lalu
    Dishub Batam Klarifikasi Peran Pada Penerbitan Surat Rekomendasi Pertalite
    16 jam lalu
    Pemuda Ditusuk Orang Tak Dikenal di Villa Pesona Asri
    16 jam lalu
    Tilang Manual dalam Operasi Patuh 2026, Daftar Pelanggaran Yang Diincar
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    2 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    2 hari lalu
    Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
    2 hari lalu
    Ada Posko di Tiap Sekolah untuk Bantu Pendaftaran SPMB Batam
    3 hari lalu
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    3 jam lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    16 jam lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    2 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    2 hari lalu
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Mengenal Omicron ; “Kekhawatiran Baru Dunia”

Editor Admin 5 tahun lalu 1.2k disimak

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan varian Omicron dalam daftar varian yang dianggap perlu mendapat perhatian.


BEBERAPA negara mulai memberlakukan larangan masuk bagi warga negara asing yang baru melakukan kunjungan dari sejumlah negara di Afrika untuk mencegah penyebaran varian  B.1.1.529 ini. 

Mengutip keterangan WHO, sampel pertama varian asal Afrika Selatan ini ditemukan pada 9 November 2021 dan dilaporkan ke WHO pada 27 November. Technical Advisory Group on SARS-COV-2 Virus Evolution/TAG-VE mencatat, varian ini miliki banyak mutasi dan beberapa di antaranya mengkhawatirkan.

Indikasi awal menunjukkan risiko tinggi reinfeksi dibandingkan varian lainnya. 

Jumlah kasus varian ini terlihat naik di hampir seluruh Provinsi di Afrika Selatan dan terdeteksi meningkat dengan laju yang lebih cepat dibandingkan varian lain. Namun, alat PCR yang ada saat ini masih dapat mendeteksi varian tersebut. 

Afrika Selatan hingga saat ini telah mencatatkan 2.465 kasus varian Omicron, naik 321% dari pekan sebelumnya. Varian ini telah ditemukan di Hong Kong, Botswana, dan Israel. Beberapa negara seperti Inggris, Jerman, dan Italia juga baru saja melaporkan temuan baru varian ini yang masuk ke negaranya.

Catatan peneliti di Afrika Selatan menemukan 32 mutasi spike protein dan terdapat 50 mutasi dalam varian baru ini secara keseluruhan. Sebagai perbandingan, varian Delta hanya memiliki dua mutasi spike protein.

Para peneliti juga melihat varian ini memiliki kemiripan dengan varian Lambda dan Beta yang terkenal memiliki kemampuan untuk melawan imunitas yang telah terbentuk. Varian ini dikhawatirkan tak hanya lebih cepat menyebar tetapi juga dapat menerobos sistem imunintas seseorang yang telah terbentuk. 

Adapun dibutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk dapat memastikan dampak varian baru terhadap vaksin berbasis mRNA.

Namun sejauh ini, varian baru tersebut banyak ditemukan di antara individu berusia 18-34 tahun, kelompok dengan tingkat vaksinasi paling rendah di Afrika Selatan. Tingkat vaksinasi di negara ini baru mencapai 24%. 

Adapun penelitian di Hongkong menemukan bahwa varian ini sangat airborne. Hal ini ditunjukkan oleh dua korban di ruangan yang berseberangan dengan sampel virus ditemukan di beberapa sudut kedua ruangan.

WHO pun merekomendasikan agar negara-negara melakukan serangkaian langkah, sebagai berikut: 

  • Memperkuat upaya surveillance dan sequencing untuk ebih memahami peredaran varian Covid-19.
  • Menyampaikan genome sequence yang lengkap dan metadata terkaitnya ke database publik (GISAID).
  • Melaporkan kasus/kluster yg terkait dgn VO ke WHO melalui mekanisme IHR.
  • Bila memiliki kapasitas, melakukan investigasi lapangan dan assessment lab untuk memperkaya pemahaman mengenai dampak terhadap epidemiologi, severity, efektivitas public health and social measures, alat diagnostik, dampak imunitas, netralisasi terhadap antibodi dan karakteristik lainnya.  

Saat ini, beberapa negara telah menghentikan penerbangan langsung dari kawasan Afrika. Inggris telah menghentikan penerbangan dari Afsel, Botswana, Eswatini, Lesotho, Namibia dan Zimbabwe sejak Jumat siang waktu setempat akibat varian B.1.1.529 (NYT).  Komisi Eropa juga tengah berkoordinasi dengan negara Uni Eropa dan akan merekomendasikan penghentian penerbangan dari kawasan Selatan Afrika karena varian baru ini.

Israel, Jepang, Prancis, Jerman, Italia dan Singapura juga tengah mendalami kebijakan utk membatasi masuknya pengunjung dari kawasan Selatan Afrika.  Swiss telah melarang penerbangan langsung dari kawasan selatan Afrika, sedangkan pengunjung dari kawasan selatan Afrika, Hongkong, Israel dan Belgia harus memberikan hasil Covid-19 mulai 26 November dan dikarantina selama 10 hari.

Pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan larangan masuk bagi WNA yang baru saja berkunjung dari delapan negara di Afrika dalam 14 hari terakhir. Pertemuan Menteri ke-12 WTO juga turut dibatalkan akibat penyebaran varian ini.

(*)

Sumber : Katadata 

Kaitan afrika, Covid 19, khas, Omicron
Admin 29 November 2021 29 November 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hindari Mobilitas, Lokasi SKB CPNS Dibagi Sesuai Domisili Peserta
Artikel Selanjutnya Aturan Baru Covid-19 Di Indonesia Setelah Muncul Varian Omicron

APA YANG BARU?

Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
Statistik 3 jam lalu 91 disimak
ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
Artikel 3 jam lalu 120 disimak
Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
Artikel 4 jam lalu 112 disimak
Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
Statistik 16 jam lalu 219 disimak
Dishub Batam Klarifikasi Peran Pada Penerbitan Surat Rekomendasi Pertalite
Artikel 16 jam lalu 206 disimak

POPULER PEKAN INI

8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 3 hari lalu 753 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 6 hari lalu 731 disimak
Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
Statistik 6 hari lalu 710 disimak
PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
Sports 6 hari lalu 710 disimak
Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
Statistik 6 hari lalu 702 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?