Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
    5 jam lalu
    Untuk Kurangi Kemacetan, Jalan Tengku Sulung Segera Dilebarkan
    6 jam lalu
    BP Batam Perkuat Komunikasi dengan Pelaku Usaha Terkait PTSP dan OSS
    6 jam lalu
    Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster ke Luar Negeri
    6 jam lalu
    Belasan Ribu Hewan Kurban Telah Diperiksa Kesehatannya oleh DKPP Batam
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
    6 jam lalu
    Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
    2 hari lalu
    Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
    2 hari lalu
    100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
    2 hari lalu
    Buku Ajar Lokal
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    4 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BudayaIn Depth

“MERAWAT WARISAN ZAMAN” | MONGGAK (Bagian 2)

Editor Admin 6 tahun lalu 3.4k disimak

GASING adalah sebuah permainan tradisional yang sempat populer dimainkan banyak orang pada zaman dulu. Terutama anak-anak.

Ada yang meyakini permainan ini berasal dari tanah melayu. Biasanya dimainkan kaum laki-laki.

Kebiasaan bermain gasing di tanah Melayu masih bisa kita saksikan di beberapa tempat. Salah satunya di kampung Monggak di kecamatan Galang, kota Batam.

Ada yang meyakini penyebutan gasing berasal dari dua suku kata, yaitu Gang dan Sing. Dimana Gang memiliki arti lorong atau lokasi lahan dan Sing memiliki arti Suara.

Dalam arti sederhananya, Gasing ini memiliki arti sebuah permainan yang dimainkan di sebuah lokasi atau tempat yang kosong dan mengeluarkan bunyi.

Permainan ini dapat dilakukan satu lawan satu atau berkelompok. Dalam permainan satu lawan satu, pemain yang gasingnya paling lama berputar adalah pemenangnya.

Gasing di Kepulauan Riau

MASIH ada beberapa kelompok masyarakat, khususnya Melayu yang terus mempertahankan permainan tradisi ini.

Tim GoWest Indonesia sempat mengunjungi sebuah perkampungan lama orang Melayu di pulau Galang, dimana warganya masih rutin memelihara jenis permainan ini.

Ada pak Rahim, seorang warga di Kampung Monggak yang masih rutin membuat permainan gasing di sela waktu senggangnya.

Gasing-gasing buatannya, biasanya dimainkan oleh anak-anak sebagai hiburan pengisi waktu saat petang (sore) hari.

Pada momen-momen tertentu, ia juga biasa menyiapkan gasing-gasing untuk diikutkan dalam lomba tradisi permainan gasing.

Melihat persebaran permainan ini, banyak orang meyakini Gasing berasal dari para penduduk di pesisir pantai Melayu dimana permainan ini pertama kali menggunakan buah Berembang yang banyak tumbuh di pesisir pantai. Bentuk buahnya bulat dan ada bagian lancip di bagian tengahnya.

Buah ini bisa diputar dengan menggunakan tangan.

Kedua, sebagian lagi meyakini kalau permainan Gasing ini berawal dari anak-anak yang menggunakan telur untuk permainan mereka. Dimana telur ini diputar dan yang bertahan paling lama maka dialah pemenangnya.

Kemudian pada perkembangannya, telur ini diganti dengan kayu berbentuk bulat dan diberi tali supaya bisa berputar lebih kencang.

Terlepas dari beberapa pendapat mengenai cikal bakal munculnya permainan ini, Gasing adalah sebuah permainan tradisional yang sangat asik dimainkan dan merakyat di kalangan masyarakat Melayu Kepulauan Riau.

Gasing tradisional pada umumnya terbuat dari kayu dan permainannya dengan menggunakan tali yang terbuat dari kulit pohon.

Jenis kayu yang biasanya digunakan untuk membuat Gasing antara lain Menggeris, Pelawan, Kayu Besi, Leban, Mentigi, dan sejenisnya. Sedangkan di beberapa daerah lainnya Gasing terbuat dari bambu.

Gasing juga memiliki nama dan bentuk yang berbeda-beda di tiap daerah.

Jawa Barat dan Jakarta menyebutnya dengan Gangsing atau Panggal. Lampung dengan Pukang, Kalimantan Timur dengan Begasing, Maluku dengan Apiong, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat dengan Maggasing, Lombok menyebutnya  Gansing, Bolaang Mongondow Sulawesi Selatan menyebutnya Paki, Jawa Timur dengan Kekehan. Sementara di Yogyakarta menyebutnya dengan Pathon jika terbuat dari kayu dan Gangsingan jika terbuat dari bambu.

(nes/dam)

#Gasing #Budaya #Permainan

Kaitan Gasing, Permainan, top
Admin 30 Agustus 2020 30 Agustus 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya 4 Kecamatan di Batam Masih Zona Merah
Artikel Selanjutnya Kasus Kontak Erat Mendominasi Penyebaran Covid 19 di Tanjungpinang

APA YANG BARU?

Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
Artikel 5 jam lalu 128 disimak
Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
Sports 6 jam lalu 115 disimak
Untuk Kurangi Kemacetan, Jalan Tengku Sulung Segera Dilebarkan
Artikel 6 jam lalu 126 disimak
BP Batam Perkuat Komunikasi dengan Pelaku Usaha Terkait PTSP dan OSS
Artikel 6 jam lalu 134 disimak
Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster ke Luar Negeri
Artikel 6 jam lalu 140 disimak

POPULER PEKAN INI

“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 5 hari lalu 669 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 5 hari lalu 590 disimak
Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
Pendidikan 5 hari lalu 579 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 5 hari lalu 552 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 5 hari lalu 533 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?