Hubungi kami di

Ini Batam

Monitoring 5 Anggota KPK RI di Batam

Mike Wibisono

Terbit

|

Ketua Tim Supervisi Pencegahan KPK, Adliansyah Nasution Saat Tengah Memberikan Pengarahan Kepada Sejumlah Pejabat Publik Kabupaten/Kota Provinsi Kepri : © Gowest.id

PULUHAN Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Kepala Dinas masing – masing instansi dari seluruh Kabupaten/Kota di Kepulauan Riau. Selasa (06/02/2018) kemarin berkumpul di Aula Engku Hamidah lantai IV Gedung Pemko Batam.

Kedatangan para pejabat dan staf dari masing – masing dinas yang berhubungan dengan pelayanan publik ini untuk menghadiri Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Provinsi Kepulauan Riau bersama Anggota KPK RI.

Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admaji menjelaskan untuk kegiatan yang dilaksanakan dari pukul 09.00 wib ini, 5 orang perwakilan KPK  hanya ingin melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan publik yang dilakukan oleh masing – masing dinas di tiap Kabupaten/Kota.

“Jadi abis pembukaan ini nanti, akan ada presentasi dari Kabupaten Natuna tentang e-budgeting. Dan dari Pemko Batam sendiri akan diwakili oleh Kepala BPM-PTSP, Gustian Riau yang akan mempresentasikan masalah Mall Pelayanan Publik” ujarnya.

Ia juga menambahkan, adanya kedatangan para anggota KPK ini, guna mengevaluasi adanya beberapa rekomendasi yang pernah diberikan kepada Pemerintah Kota Batam mengenai penghematan anggaran.

“Beberapa diantaranya adalah honor kegiatan untuk masing – masing dinas, yang sudah setahun lalu ditiadakan oleh pak Wali sejak direkomendasi oleh KPK,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutan nya Ketua Tim Supervisi Pencegahan KPK, Adliansyah Nasution juga menyampaikan beberapa rekomendasi lain nya kepada para pejabat dinas yang hadir. Diantara nya adalah peniadaan tenaga honorer.

BACA JUGA :  Walikota Tunaikan Janji, Lunasi Kredit Rumah Orangtua Hafiz Cilik Hasbi

“Jadi lebih baik saat kita bisa memaksimalkan kinerja dari pegawai saja. Karena seperti pemantauan kami di Jakarta, adanya tenaga honorer di masing-masing dinas juga tidak cukup efektif dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” tutunya.

Ia juga meminta selama berada di Kepulauan Riau, agar para pejabat publik dapat bekerjasama dalam melakukan evaluasi.

“Kami datang dengan baik, dan seharusnya kalo mau berdampingan kita dapat sama – sama bekerja. Kami juga tidak ingin di Kepri ini, terjadi peristiwa seperti di Provinsi Jambi kemarin,” paparnya.

Gowest.id

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook