Hubungi kami di

Film Film Film

“Murder on The Orient Express” dalam Film

Mike Wibisono

Terbit

|

PENGGEMAR kisah misteri masa lalu, pasti mengenal pengarang Agatha Christie dan salah satu karya fenomenalnya berjudul Murder on the Orient Express.

Kisah yang ditulis di tahun 1934 tersebut disebut-sebut sebagai kisah misteri terbaik di dunia.

Nah, kabar baiknya, Anda kini bisa menyaksikan interpretasi dari kisah tersebut sebagai film di layar lebar.

Murder on the Orient Express bercerita tentang misteri pembunuhan di kereta Orient Express. Di kisah ini Christie kembali menampilkan detektif terkenalnya, Hercule Poirot untuk membongkar pembunuhan tersebut.

Yang membuat kisah ini begitu menonjol dibandingkan kisah Christie yang lain adalah pelaku pembunuhan dan metode pembunuhan yang begitu unik.

Sebagai salah satu kisah Christie yang begitu terkenal, ini bukan kali pertama kisah tersebut diadaptasi menjadi film. Sebelumnya Murder on the Orient Express pernah diadaptasi menjadi serial televisi dengan David Suchet sebagai Hercule Poirot.

Ide mengadaptasi film ini di zaman modern dikemukakan oleh 20th Century Fox di tahun 2013. Tak lama berselang, Fox menunjuk aktor dan sutradara Kenneth Branagh sebagai sutradaranya.

Beberapa waktu kemudian beredar kabar bahwa Branagh juga akan memerankan tokoh Hercule Poirot. Kalau dilihat dari rekam jejaknya, Branagh memang aktor berbakat yang berkali-kali mendapat nominasi Oscar.

Foto : Tangkapan layar Youtube

Namun, kalau dibandingkan dengan tokoh Hercule Poirot yang berkebangsaan Belgia dan bertubuh kecil, rasanya kurang pas.

BACA JUGA :  Kisah Cinta Segitiga Di Film Pasukan Garuda

Setelah beberapa tahun hanya menjadi wacana, film ini kembali ramai diperbincangkan saat muncul di Festival Film Cannes 2017. Murder on the Orient Express terbukti menjadi film yang bertabur banyak bintang, sebut saja Penelope Cruz, Judi Dench, Johnny Depp, Daisy Ridley, dan Leslie Odom Jr.

Foto : imgur

Dilihat dari jajaran aktrisnya, tampaknya pihak produser ingin membuat film ini kaya ‘warna’, dengan mempekerjakan aktor dan aktris kulit berwarna. Jika ditilik dari kisah asli karangan Christie, kisah ini hanya menghadirkan tokoh kulit putih yang berasal dari Swedia, Italia, dan Inggris.

Sementara untuk latar belakangnya sendiri, film ini masih mempertahankan latar Inggris di abad ke-20. Jadi bisa dipastikan Anda akan melihat busana-busana klasik di tahun tersebut.

Meskipun berlatar belakang klasik, ada satu hal yang agak menganggu saat menyaksikan trailer terbaru dari film ini. Apalagi kalau bukan soundtrack yang dinyanyikan oleh group rock, Imagine Dragons.

Sepertinya musik rock kurang sesuai menjadi lagu OST dari sebuah film yang berlatar belakang abad ke-20, ya.

(*)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook