Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot karena Pergeseran Pusat Aktivitas Warga
    4 jam lalu
    Dugaan Penipuan Jual Beli Titik SPPG MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta
    14 jam lalu
    Perbaikan Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita), Sementara Jalan Difungsikan Satu Lajur
    1 hari lalu
    13 Calon Haji Ilegal Digagalkan Petugas Imigrasi Bandara Kualanamu Medan
    1 hari lalu
    Bintan Usulkan Perluasan Free Trade Zone ke Seluruh Wilayah
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
    5 jam lalu
    Waktu SPMB Semakin Dekat, Pemko Batam Pastikan SPMB Gratis
    2 hari lalu
    Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
    2 hari lalu
    Tour de Bintan 2026: Kembali Digelar dengan Identitas Baru dan Kategori UCI 1.2 Point Race
    2 hari lalu
    Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    7 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BenarNews.org

Pemerintah Pulangkan 554 Warga Indonesia yang Terjebak Kasus Penipuan Online di Myanmar

Editor Admin 1 tahun lalu 3.2k disimak
Seorang warga negara Indonesia yang diselamatkan dari pusat penipuan Myanmar melakukan sujud syukur saat tiba dari Thailand, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, 18 Maret 2025. © Tatan Syuflana/Pool via ReutersDisediakan GoWest.ID

DENGAN suara terbata-bata, Damanhuri, pria asal Jawa Barat, maju ke depan dan mengucapkan rasa syukur karena telah pulang ke Tanah Air pada Selasa (18/3). Ia bersama ratusan warga negara Indonesia lainnya berhasil dipulangkan dalam kloter pertama repatriasi dari Myawaddy, Myanmar.


KEMENTERIAN Luar Negeri bersama instansi terkait, seperti Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Interpol, serta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, berhasil memulangkan seluruh 554 warga Indonesia dalam operasi penyelamatan dari wilayah konflik Myawaddy, Myanmar.

Pemulangan ini menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir terkait kasus penipuan daring dan judi daring lintas negara.

“Saya tidak bisa berkata-kata lagi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami pulang ke Tanah Air,” ujar Damanhuri dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Damanhuri juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mencari pekerjaan, terutama melalui media sosial. 

“Jangan sembarangan berteman di media sosial karena kami adalah korban dari sana,” katanya.

Peringatan serupa disampaikan oleh EG, pria asal Jawa Tengah. 

“Jangan seperti kami. Jika ingin bekerja di luar negeri, harus benar-benar memastikan jenis pekerjaannya. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” ujar EG, yang menolak memberikan nama lengkapnya dengan alasan privasi.

Sebanyak 554 warga Indonesia—terdiri dari 429 laki-laki dan 105 perempuan—dipulangkan dalam tiga tahap melalui Bandara Don Muang, Bangkok, Thailand.

Kloter pertama dan kedua, yang terdiri dari 400 orang, dijadwalkan tiba di Jakarta pada 18 Maret 2025 pukul 09.00 dan 11.00 WIB.

Sementara itu, 154 sisanya masih dalam proses evakuasi ke Mae Sot dan direncanakan tiba di Jakarta pada pagi hari 19 Maret 2025.

“Seluruhnya dalam kondisi sehat. Lima perempuan sedang hamil. Mereka berasal dari 21 provinsi, dengan daerah asal terbanyak dari Sumatra Utara, Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sulawesi Utara,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Thailand, Rachmat Budiman, yang memimpin langsung pemulangan ke Jakarta.

Ia menambahkan, 400 orang yang telah dipulangkan sebelumnya diseberangkan ke Kota Mae Sot di Thailand melalui 2nd Friendship Bridge. Meski tidak ada rintangan atau gangguan dari kelompok pemberontak, Rachmat mengatakan bahwa pemulangan ini dilakukan secara senyap setelah bertahun-tahun melakukan pendekatan dengan pemerintah setempat.

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, ratusan warga Indonesia itu menempuh perjalanan darat selama sembilan jam menggunakan sembilan bus menuju Bandara Don Mueang, Bangkok.

Damanhuri mengungkapkan rasa terima kasih dalam jumpa pers pemulangan warga negara Indonesia dari Myawaddy, Myanmar di bandara Soekarno Hatta, Jakarta 18 Maret 2025. [Tria Dianti/BenarNews]

Myawaddy merupakan wilayah perbatasan Thailand dan Myanmar yang menjadi pusat operasi perusahaan penipuan daring. Daerah ini juga termasuk wilayah konflik yang dikuasai oleh kelompok bersenjata.

Menkopolhukam Budi Gunawan mengatakan bahwa operasi penyelamatan ini melibatkan kerja sama dengan beberapa otoritas negara sahabat, seperti China dan Thailand, dan dilakukan secara diam-diam.

“Selama mereka bekerja di markas sindikat penipuan daring ini, para korban yang merupakan pekerja WNI mengalami berbagai bentuk tekanan dan kekerasan fisik, seperti pemukulan, penyetruman, hingga ancaman pengambilan organ tubuh jika tidak mencapai target,” kata Budi Gunawan.

Selain itu, mereka juga dilarang berkomunikasi dengan pihak luar, termasuk keluarga. “Awalnya mereka tergiur karena diiming-imingi gaji besar sekitar Rp15 juta per bulan,” ujarnya.

Setibanya di Indonesia, para korban akan ditampung di Wisma Haji Pondok Gede selama tiga hari. Di sana, mereka akan menerima bantuan logistik, pelayanan kesehatan, dan dukungan psikososial dari pemerintah guna memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum kembali ke daerah masing-masing.

“Mereka juga akan menjalani asesmen untuk memastikan apakah benar-benar korban atau justru bagian dari jaringan pelaku. Korban yang memenuhi syarat akan mendapat bantuan hukum, sementara bagi pelaku akan diproses secara hukum,” ujar Budi.

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa proses penyelamatan ini menghadapi berbagai tantangan karena dilakukan di wilayah konflik Myanmar.

“Situasinya sangat kompleks dalam mengevakuasi warga Indonesia. Ada berbagai faksi dan kepentingan di Myawaddy. Koordinasi yang dilakukan tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengevakuasi mereka,” kata Sugiono.

Ia mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar tidak mudah tergiur janji yang tidak jelas dan selalu menggunakan jalur resmi yang legal serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri telah berhasil memulangkan 92 orang pada tahun 2024 dan 174 orang pada Januari–Februari 2025. Sejak 2020 hingga kini, Kemenlu telah menangani lebih dari 6.800 kasus serupa di 10 negara tujuan.

Kaitan batam, kepri, korban, Myanmar, Only ne, Penipuan, vietnam
Admin 19 Maret 2025 19 Maret 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mengapa Usulan Revisi Undang-Undang TNI Picu Kekhawatiran Publik?
Artikel Selanjutnya Menhan: Akan Ada 15 Institusi yang Bisa Ditempati Prajurit TNI Aktif

APA YANG BARU?

Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot karena Pergeseran Pusat Aktivitas Warga
Artikel 4 jam lalu 122 disimak
Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
Lingkungan 5 jam lalu 107 disimak
Dugaan Penipuan Jual Beli Titik SPPG MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta
Artikel 14 jam lalu 147 disimak
Perbaikan Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita), Sementara Jalan Difungsikan Satu Lajur
Artikel 1 hari lalu 293 disimak
13 Calon Haji Ilegal Digagalkan Petugas Imigrasi Bandara Kualanamu Medan
Artikel 1 hari lalu 263 disimak

POPULER PEKAN INI

“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 7 hari lalu 849 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 7 hari lalu 748 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 7 hari lalu 708 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 7 hari lalu 680 disimak
Pulau Kasu, Batam
Wilayah 7 hari lalu 678 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?