Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
    11 jam lalu
    Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
    17 jam lalu
    Polda Kepri Bongkar Penyelundupan Suku Cadang Pesawat dari Singapura
    24 jam lalu
    Sempat Diamuk Massa, Dua Orang Pelaku Curanmor di Tanjung Uma Diamankan Polisi
    1 hari lalu
    Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Tergantung di Kamarnya
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    1 hari lalu
    Siswa di Tanjungpinang Diliburkan, Belajar Online
    2 hari lalu
    Disdik Kota Batam Kembali Lakukan Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR)
    2 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, 10 Pemain Garuda Tahan Imbang Harimau Malaya
    2 hari lalu
    Hujan Belum Cukup Sapu Kabut Asap Karhutla di Batam
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    9 jam lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    2 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    2 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    1 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

PlayStation | Awalnya Diremehkan Nintendo dan Sega, Akhirnya Berjaya

Editor Redaksi 5 tahun lalu 746 disimak

SEJAK pertama dilahirkan, PlayStation (PS) telah mengguncang jagat game dan membuat para pesaing kewalahan.

Padahal di masa awalnya, Sony harus melawan raksasa konsol, yaitu Nintendo dan Sega, bahkan terkesan diremehkan oleh mereka.

PlayStation adalah ide dari Ken Kutaragi, eksekutif Sony yang memimpin divisi hardware. Ia kemudian akan dikenal sebagai sang bapak PlayStation. Bagaimana awal kelahiran PlayStation?

Tahun 1988, Sony dan Nintendo yang kala itu adalah raja konsol game, bekerja sama. Kutaragi berhasil meyakinkan Nintendo untuk menggunakan prosesor suara Sony SPC-700 di konsol SNES.

Kemudian, Nintendo ganti mendekati Sony untuk mengembangkan add on CD-ROM di SNES, disebut awalnya sebagai SNES-CD atau Play Station.

Tapi Sony juga ingin membuat konsol sendiri yang kompatibel dengan SNES yang akan dinamakan PlayStation. Selain buat main game, bisa pula untuk memutar musik sesuai keahlian Sony.

Tapi presiden Nintendo kala itu, Hiroshi Yamauhci, tidak senang karena Sony dinilainya terlalu banyak menuntut sehingga kemitraan mereka terhenti.

Walau pecah kongsi dengan Nintendo, Sony memutuskan jalan terus dan membuat konsol game perdana sendiri. Mereka memang sempat mendekati Sega untuk kerja sama, tapi ditolak.

“Itu ide bodoh, Sony tak tahu bagaimana membuat hardware, juga software,” kata CEO Sega ketika itu, Tim Kalinske.

Kutaragi dan timnya akhirnya mengungkap prototipe PlayStation yang berbasis CD-ROM, dengan grafis game yang memukau pada saat itu.

Presiden Sony, Norio Ohga, memang mempercayakan sepenuhnya proyek itu pada Kutaragi. PlayStation pun menjadi salah satu cara balas dendam pada Nintendo ataupun Sega yang meremehkan Sony.

Tahun 1994, Sony sudah mengumumkan pada publik bahwa mereka akan terjun ke industri game dengan konsol sendiri. Karena tak punya pengalaman membuat game, Sony giat berusaha mendapatkan dukungan dari developer game.

Konami, Namco sampai Williams Entertainment jadi salah satu pendukung awal PlayStation.

Pada 3 Desember 1994, meluncur PlayStation generasi pertama, seminggu setelah rilis konsol kompetitornya, Sega Saturn.

Sambutannya ternyata sangat meriah, di mana gamer banyak mengantre panjang. Di Jepang pada hari pertama penjualan, 100 ribu unit PlayStation ludes.

Ketika diedarkan ke negara-negara lain, PlayStation juga sukses besar karena selain produknya bagus, promosinya pun gila-gilaan.

Penjualan total PlayStation generasi pertama akhirnya tembus lebih dari 100 juta unit, merupakan konsol pertama yang mencapainya.

PS2 malah lebih dahsyat lagi, dengan 155 juta unit terjual, merupakan konsol terlaris sepanjang masa.

Salah satu terobosan penting PlayStaion memang adalah game bisa dimainkan dengan CD yang mampu menampung lebih banyak data, bukan lagi cartridge.

Tradisi itu diteruskan oleh PS2 yang memainkan DVD dan PlayStation 3 dengan Blu Ray.

Selain itu, strategi Sony di sektor game juga jitu. Tidak seperti Nintendo yang fokus membuat game sendiri, Sony banyak mengandalkan developer game dari luar, yang akhirnya membuat game-game menarik dan menuai banyak minat.

Seri Metal Gear dan Grand Theft Auto misalnya, begitu sukses.

“Sony mampu mendapatkan dukungan dari pihak ketiga yang sebelumnya membuat game PC. Itu adalah keberhasilan besar,” kata Michael Pachter, analis di Wedbush Securities yang dikutip detikINET dari USA Today.

Studio Sony kemudian juga menghasilkan game-game tenar, sebut saja God of War, Gran Turismo dan Uncharted. “Itu adalah keunggulan khusus dan mampu mendorong Sony memimpin penjualan dari Xbox secara dominan,” sebut analis.

Kesuksesan PlayStation benar-benar mengubah peta persaingan di jagat game. Dominasi Nintendo terganggu, Sega terdepak dari bisnis konsol dan Microsoft masuk dengan konsol Xbox, karena cemas PlayStation akan merusak dominasi game PC. *

Sumber: Detik.com

Kaitan Game, industri game, nintendo, Playstation, Sony, top
Redaksi 20 Februari 2022 20 Februari 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Konflik Rusia-Ukraina, Sri Mulyani: Indonesia Bisa Kena Dampak Cukup Berat
Artikel Selanjutnya Indonesia Urutan Pertama Negara Paling Santai di Dunia

APA YANG BARU?

Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 9 jam lalu 309 disimak
Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 11 jam lalu 361 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 17 jam lalu 301 disimak
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan Suku Cadang Pesawat dari Singapura
Artikel 24 jam lalu 279 disimak
Sempat Diamuk Massa, Dua Orang Pelaku Curanmor di Tanjung Uma Diamankan Polisi
Artikel 1 hari lalu 296 disimak

POPULER PEKAN INI

Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 5 hari lalu 643 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 6 hari lalu 639 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 5 hari lalu 565 disimak
Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
Artikel 6 hari lalu 554 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 2 hari lalu 529 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?