Hubungi kami di

Uang

Promosikan Batam di Ajang IMF – WBG 2018

Adam

Terbit

|

BADAN Pengusahaan (BP) Batam mempromosikan Kota Batam di ajang konferensi Internation Monetary Fund (IMF) – World Bank Group (WBG) di Conrad Resort, Nusa Dua, Bali pada Kamis (11/10).

Promosi ini dilakukan oleh Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo bersama dengan Direktur Lalu Lintas Barang, Tri Novianta Putra, dan Kabiro Perencanaan Teknik, Tjahjo Prionggo.

Kegiatan Annual Meetings (AM) IMF – WBG merupakan kegiatan pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh IMF dan WGB yang dilaksanakan setiap tahun sekali pada awal bulan Oktober di Amerika Serikat selama dua tahun berturut-turut.

Sedangkan untuk pertemuan berikutnya, yaitu tahun ke tiga dilaksanakan di Negara anggota terpilih, dan untuk kali ini pertemuan tersebut diselenggarakan di Indonesia, yaitu di Nusa Dua Bali.

Forum pertemuan terbesar di bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan di tingkat global yang beranggotakan dari 189 negara tersebut akan dihadiri oleh para kepala Negara dan kepala Pemerintah dari Negara-negara di dunia, Menteri dan pejabat tinggi dari Negara-negara anggota IMF-WBG.

Selain itu kegiatan ini juga akan dihadiri lebih dari 200 orang para petinggi perusahaan asing, senior eksekutif, CEO maupun perusahaan asing, senior eksekutif, CEO maupun pengambil kebijakan dari Perusahaan-perusahaan asing yang tentunya menguasai sektor keuangan dan ekonomi dunia.

Bloomberg media yang merupakan official media partner dalam meliput rangkaian kegiatan IMF -WBG 2018 ini mengambil tema “Developing Indonesia’s Financial Market” dan sebagai salah satu pembicara Kepala BKPM RI Thomas Lembong dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa

“Menurunnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika merupakan dampak yang sangat tidak menguntungkan bagi Indonesia, dan ini merupakan tantangan bagi kita untuk berusaha menguatkan kembali nilai rupiah di pasar global dimana seluruh mata dunia saat ini sedang melihat perkembangan Indonesia di wilayah Asia, oleh karena perkembangan Indonesia di wilayah Asia, oleh karena itu kebijakan dan politik menjadi salah satu upaya dalam menyiasati nilai rupiah terhadap dolar Amerika,” ujar Thomas.

BACA JUGA :  Pertumbuhan Ekonomi Kepri 4,51 Persen

Keikutsertaan BP Batam dalam kegiatan konferensi internasional ini merupakan moment yang sangat tepat dan penting bagi lembaga itu untuk mempromosikan serta memperkenalkan Batam di mata dunia. Selain itu kegiatan ini juga untuk melihat dan menyikapi berbagai informasi mengenai perkembangan ekonomi dunia.

Sehingga Batam akan dapat melakukan berbagai upaya dan strategi serta menggali potensinya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Batam dan juga Kepri. Hal ini sesuai visi dan misi BP Batam dalam mengelola kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam sebagai tempat investasi dan ekonomi terbaik di wilayah Asia.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menyampaikan bahwa partisipasi BP Batam dalam event internasional ini merupakam langkah yang tepat dan stratgis.

“Masyarakat dunia akan lebih mengenal Batam bukan hanya sebagai tempat industri dan investasi melainkan Batam saat ini sudah mulai bertransformasi menuju era yang modern dan dinamis, selain pembangunan infrastruktur lanjutan,” ujar Lukita.

Lukita juga mengatakan saat ini BP Batam juga sedang mengembangkan e-commerce yang menjadi salah satu prioritas program pengembangan  BP Batam dalam meningkatkan statusnya sebagai kawasan perdagangan bebas terbaik di Asia.

“Dan tentunya dengan ikut sertanya BP Batam dalam tentunya dengan ikut sertanya BP Batam dalam kegiatan ini kita juga akan mendapatkan informasi dan pengalaman, serta networking yang semakin luas.” Katanya.

BP Batam bersama dengan BKPM menjadi salah satu instansi khusus yang turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan forum internasional yang diliput oleh Bloomberg.

Kehadirian BP Batam dalam mempromosikan Batam dikancah internasional mendapat apresiasi yang positif dari Bloomberg Media Group yang merupakan tuan rumah official media partner acara kegiatan IMF-WBG 2018.

Pada kegiatan ini BP Batam juga turut menggandeng pihak perwakilan dari Perusahaan Eco Green, Batam Shipyard Off Shore Assosiation (BSOA) dan Politeknik Negeri Batam untuk membantu mempromosikan Batam di mata dunia.

 

(*)

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook