Hubungi kami di

Ini Batam

Ada 24 Perusahaan Tertarik Kelola Air di Batam

Terbit

|

KONSESI pengelolaan air di Batam akan berakhir pada tahun 2020. Saat ini Badan Pengusahaan (BP) Batam masih menghitung nilai aset PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Deputi IV BP Batam bidang sarana dan prasaran lainnya, Eko Budi Sopriyanto mengatakan bahwa penghutungan nilai aset ATB belum selesai.

“Penghitungan asetnya masih jalan, belum selesai,” ujar Eko, Kamis (11/10).

Eko menyampaikan penghitungan nilai aset ini melibatkan kementrian keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ATB.

BACA JUGA :  Lima Pulau Terpencil di Dunia Destinasi Wisata Anti Mainstream

“Jadi tidak hanya pihak BP Batam saja yang menghitung,” katanya.

Dalam penghitungan aset ini, memang memerlukan waktu yang cukup lama. Dikarenakan ATB telah mengelola air di Batam sejak tahun 1995 dan diperkirakan total nilai aset mencapai Rp 1 triliun.

“Setelah aset tersebut dihitung akan diserahkan kepada Direktorat jenderal kekayaan negara (DJKN), kami (BP Batam) hanya menggunakan saja,” katanya.

Setelah proses konsesi ini nanti berakhir, penghitungan nilai aset akan dihitung lagi.

BACA JUGA :  Kasus Positif Covid di Tanjungpinang Bertambah Dua Hari Terakhir

Saat ini BP Batam sedang mempersiapkan proses lelang menjelang konsesi dengan pihak ATB berakhir pada tahun 2020. Ada 24 perusahaan dari dalam dan luar negeri yang telah mendaftar, termasuk ATB.

“Paling lama market sounding akan kami buka pada akhir Oktober ini, selanjutnya nanti kami akan berikan persyaratannya kepada mereka yang telah mendaftar,” kata dia.

 

(*)

 

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid