Hubungi kami di

Uang

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.375 per Dolar AS

Terbit

|

Ilustrasi: Rupiah dan Dolar AS. F. Dok. CNBC Indonesia

NILAI tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pasar spot hari ini, Selasa (7/12/2021) setelah tidak pernah menguat selama 12 hari.

Mata uang Garuda ini menguat 64 poin atau 0,44 persen dari Rp 14.442 per dolar AS pada Senin (6/12).

Begitu juga dengan kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang menempatkan rupiah di posisi Rp 14.408 per dolar AS atau menguat dari Rp 14.441 per dolar AS pada Senin kemarin.

Di kawasan Asia, rupiah menguat bersama baht Thailand 0,53 persen, won Korea Selatan 0,27 persen, dolar Singapura 0,18 persen, yuan China 0,13 persen, ringgit Malaysia 0,08 persen, dan peso Filipina 0,08 persen.

BACA JUGA :  Melihat Peluang Penerbangan Reguler Batam-Tiongkok

Namun, dolar Hong Kong stagnan. Sementara yen Jepang melemah 0,19 persen dan rupee India minus 0,05 persen.

Begitu juga dengan mata uang utama negara maju, mayoritas berada di zona hijau. Hanya euro Eropa yang melemah 0,02 persen dari dolar AS.

Dolar Australia menguat 0,65 persen, dolar Kanada 0,31 persen, franc Swiss 0,11 persen, poundsterling Inggris 0,08 persen, dan rubel Rusia 0,06 persen.

Analis sekaligus Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, melihat nilai tukar rupiah berhasil menguat pada hari ini karena kekhawatiran pasar terhadap penyebaran Covid-19 varian Omicron mulai mereda. Hal ini membuat dolar AS justru melemah, sehingga mata uang lain berhasil ke zona hijau.

BACA JUGA :  Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

“Kekhawatiran atas varian baru Omicron perlahan mulai surut,” ucap Ibrahim.

Di sisi lain, isu berganti pada prospek inflasi tinggi di sejumlah negara, salah satunya Inggris. Pelaku pasar pun mulai wait and see dengan prospek tersebut.

Sementara di dalam negeri, pemerintah membatalkan rencana pemberlakuan PPKM level 3 di seluruh daerah di Indonesia jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Kendati begitu, pemerintah tetap memperketat syarat perjalanan dari perbatasan.

“Indonesia dianggap lebih siap dalam menghadapi momen Nataru,” pungkasnya.

(*)

sumber: CNN Indonesia | CNBC Indonesia

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid