Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
    18 jam lalu
    Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
    21 jam lalu
    Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
    21 jam lalu
    Datangi DPRD Batam, Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan Kebijakan Nasional
    1 hari lalu
    Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    18 jam lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    18 jam lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    21 jam lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    1 hari lalu
    Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    2 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    3 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    5 hari lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    7 hari lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

RUU Ekstradisi yang kontroversial Dicabut Pemimpin Hongkong

Editor Admin 7 tahun lalu 1.4k disimak

KEPALA Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, akhirnya secara resmi mencabut Rancangan Undang-Undang (RUU) ekstradisi yang kontroversial dan menjadi pemicu rentetan aksi demonstrasi besar dalam 13 pekan terakhir.

“Pemerintah secara resmi akan menarik peraturan tersebut untuk sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran publik,” kata Lam dilansir dari The Guardian, Kamis (4/9/2019).

Lam mengumumkan langkah mencabut RUU itu di hadapan sekelompok anggota parlemen pro-Beijing. Ia akan mengonfirmasi pencabutan RUU itu saat parlemen dibuka kembali pada Oktober mendatang.

Dalam pernyataan singkatnya, Lam tidak menanggapi tuntutan lain dari para demonstran. Ia hanya mengatakan pemerintah tidak harus membentuk komite investigasi independen untuk menyelidiki tindakan polisi selama berlangsungnya protes. Padahal ini adalah hal paling krusial yang dituntut oleh para demonstran.

Lam hanya berjanji akan memulai dialog langsung dengan seluruh lapisan masyarakat untuk berbagi pandangan dan menyuarakan keluhan mereka. Pemimpin berusia 62 tahun itu berjanji pemerintahannya akan mematuhi laporan rekomendasi yang dibuat oleh Dewan Keluhan Polisi Independen (IPCC).

“Pemerintah percaya tindakan polisi harus ditangani oleh departemen khusus yang menyelidiki polisi,” ujar Lam.

Dia justru mengatakan pemerintah akan mengadili demonstran yang telah menggunakan kekerasan selama aksi demontrasi. Ia bilang kekerasan yang dilakukan para demonstran telah menyalahi aturan hukum dan membawa Hong Kong ke situasi berbahaya.

“Tidak peduli seberapa ketidakpuasan orang, kekerasan bukanlah solusi. Ada urgensi untuk menekan kekerasan dan untuk menegakkan hukum secara serius,” lanjutnya.

Dalam pernyataan bernada persuasif, Lam juga menerapkan kebijakan lain untuk meredam pergerakan yang sudah berlangsung sejak Juni itu. Dia mengimbau kepada demonstran menanggalkan kekerasan dan memilih dialog dengan pemerintah.

“Mari ganti konflik dengan dialog dan cari solusinya,” katanya.

Penarikan RUU Ekstradisi itu merupakan salah satu dari lima tuntutan utama para pengunjuk rasa, yang turun ke jalan dan melancarkan protes, hingga membawa Hong Kong ke dalam krisis politik terburuk sejak penyerahannya dari Inggris pada tahun 1997. Laporan awal di media lokal tentang penarikan RUU itu membangkitkan harapan untuk dapat membantu mengakhiri krisis.

Menanggapi keputusan pemerintah Hong Kong tersebut, anggota parlemen Pro-Beijing, Regina Ip mengatakan kepada BBC bahwa langkah tersebut adalah langkah maju yang positif.

“Itu tidak akan menenangkan semua orang, tetapi mudah-mudahan itu akan menghapus keraguan yang tersisa di benak beberapa pemrotes damai,” katanya.

“Protes telah didorong oleh banyak alasan termasuk kemarahan yang mengakar tentang kesenjangan kekayaan Hong Kong yang melebar, kondisi perumahan dan sistem politik. Saya senang bahwa kepala eksekutif mengatakan bahwa dia akan pergi ke distrik untuk melakukan dialog langsung dengan orang-orang dari semua lapisan masyarakat.”

Namun, politisi pro-demokrasi, Wu Chi-Wai, menganggap kompromi Lam sebagai langkah “palsu”.

“Kita harus menghentikan kebrutalan polisi. Kalau tidak, protes akan terus berjalan,” katanya.

Menjelang pengumuman Lam, aktivis terkemuka pro-demokrasi Joshua Wong mengatakan penarikan RUU itu merupakan langkah yang terlambat. Dalam serangkaian tweet dia mengatakan semua tuntutan pemrotes harus dipenuhi.

Demonstran juga menuntut amnesti bagi mereka yang ditangkap, reformasi politik yang lebih besar dan menuntut para pejabat untuk berhenti melabeli aksi protes sebagai aksi rusuh.

Hong Kong dikembalikan ke Tiongkok pada tahun 1997 setelah lebih dari 150 tahun berkuasa di Inggris. Negara yang terletak di tenggara Tiongkok itu menerapkan sistem semi-otonom di bawah prinsip “satu negara, dua sistem” tetapi beberapa orang khawatir Tiongkok mencari kontrol yang lebih besar.

Sumber : Guardian / BBC

Kaitan cina, demo ekstradisi, hongkong, top
Admin 5 September 2019 5 September 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tetap Naik Walau Ditolak DPR
Artikel Selanjutnya Ada 24 Juta Pengguna MIUI Xiaomi di Indonesia

APA YANG BARU?

Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
Artikel 18 jam lalu 183 disimak
Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
Sports 18 jam lalu 183 disimak
Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
Pendidikan 18 jam lalu 168 disimak
Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
Artikel 21 jam lalu 195 disimak
Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
In Depth 21 jam lalu 209 disimak

POPULER PEKAN INI

ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
Statistik 5 hari lalu 709 disimak
Piala Dunia 2026, Korea Selatan Comeback (2-1) Atas Republik Ceko
Sports 6 hari lalu 673 disimak
Proyek Jembatan Batam–Bintan Senilai Rp17 Triliun Masih Mandek, Investor Belum Ada
Artikel 6 hari lalu 657 disimak
Lewat Inovasi “Ojek Sampah”, Miswanto Raih Kalpataru Adya 2026
Lingkungan 6 hari lalu 616 disimak
Ada Subsidi Pendidikan bagi Siswa Batam Tidak Tertampung di Sekolah Negeri
Pendidikan 5 hari lalu 599 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?