Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
    7 jam lalu
    Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
    12 jam lalu
    Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang di Tanjungpinang
    13 jam lalu
    Anggaran Infrastruktur Batam Naik jadi 20,98 Persen
    13 jam lalu
    Perbandingan Pagu Anggaran BP Batam 2026 dan 2027
    13 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembaca Lansia
    13 jam lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    3 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    3 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    5 hari lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Tertunda 18 Tahun, PT MEG Resmi Garap Proyek Senilai Rp 381 T di Rempang

Editor Admin 3 tahun lalu 1.6k disimak

PULAU Rempang akan dikembangkan menjadi kawasan khusus ekonomi yang mengusung konsep “Green and Sustainable City”. Pengembangnya yakni PT Makmur Elok Graha (MEG), dengan nilai investasi sebesar Rp 381 triliun, yang akan disalurkan secara bertahap hingga 2080.

Rempang akan dikembangkan sebagai magnet investasi untuk berbagai sektor industri, jasa, dan pariwisata, sehingga dapat menjadi motor baru perekonomian nasional.

Adapun kepastian ini menyusul peluncuran Program Pengembangan Kawasan Rempang di Batam, yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu (12/4/2023).

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan persoalan terkait pengembangan Rempang ini sudah berjalan 18 tahun sejak 2004, saat itu persoalan pembebasan lahan menjadi kendala.

Namun saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menetapkan SK terkait perubahan kawasan hutan sekitar 7.560 hektar. Kementerian ATR juga telah menetapkan SK Hak Pengelolaan Lahan (HPL) secara bertahap.

“BP Batam juga telah menetapkan rencana pengembangan dan estate regulation, juga besaran tarif lahan. Sedangkan MEG menyiapkan pelaksanaan investasi di Rempang,” paparnya.

Investasi senilai Rp 381 triliun ini diprediksi akan menyerap tenaga kerja sebanyak 306 ribu orang.

Sementara itu, Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan masa perjanjian BP Batam dengan PT MEG dalam pengembangan Rempang adalah selama 80 tahun.

Untuk tahap I hingga 2040, target investasi sebesar Rp 29 triliun. “BP Batam sudah menyiapkan development plan sebagai pemanfaatan kawasan. Terima kasih kepada Pak Menko Perekonomian yang telah mendukung pertumbuhan investasi di Kota Batam,” ujar Rudi.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa Pulau Rempang bakal menjadi kawasan industri sekaligus pariwisata yang memiliki “Green Zone”.

Nantinya, kawasan itu juga memberikan kemudahan koneksi antar pulau sekitar serta menyajikan zona pariwisata yang mengedepankan konservasi alam.

Ada pula taman burung serta zona sejarah dan kawasan agrowisata terpadu yang memanfaatkan keunggulan alam di pulau tersebut.

Ia juga telah menjalankan program inisiasi BP Batam dengan swasta untuk tanah seluas 22.000 Ha di wilayah Barat dan 21.000 Ha di wilayah Timur.

Untuk pengembangan Rempang, BP Batam juga telah mengajukan proposal permohonan hak pengelolaan pada kawasan area penggunaan lain (APL) sebanyak 15 permohonan, dengan total luas 563,2 Ha kepada Menteri ATR/BPN, serta mengajukan permohonan penurunan status hutan yang merupakan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 7.572 Ha kepada Menteri LHK, dan telah mendapatkan persetujuan.

“Saya berharap, akselerasi pengembangan wilayah Rempang nantinya bisa ikut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” paparnya.

Direktur Utama PT MEG, Nuraini Setiawati mengungkapkan bahwa konsep pengembangan Rempang yakni menciptakan kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kita mengusung konsep green. Kita selaras dengan dunia bagaimana membangun tapi tidak merusak alam. Jadi benefit kita 44 persen wilayah kita adalah hijau dari alam untuk alam,” katanya seperti dikutip dari Bisnis.com.

Ia kemudian menjelaskan bahwa ntuk saat ini sudah ada beberapa investor yang mulai masuk untuk pengembangan energi di wilayah kawasan Rempang, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, ia belum mau merincinya satu-satu.

“Jadi pertama kita hidupkan energi baru terbarukan. jadi investor-investor sudah mulai berdatangan ke wilayah kita untuk investasi di wilayah dari sisi PLTS,” jelasnya.

Terpisah, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad juga menyambut positif investasi tersebut. Pengembangan kawasan Rempang akan menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kepri.

“Pengembangan Kawasan Rempang juga diharapkan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan pendekatan menjembatani masa lalu, masa kini, dan masa depan,” harapnya.

Provinsi Kepri adalah Provinsi Kepulauan yang posisinya sangat strategis, yakni berada di salah satu dari 4 choke point perdagangan dunia, dan merupakan salah satu dari 4 jalur penting perhubungan Indonesia.

“Pemerintah Pusat telah melahirkan berbagai kebijakan khusus di Provinsi Kepri dan kami tentunya perlu memberikan apresiasi yang tinggi khususnya kepada Menko Perekonomian Bapak Airlangga Hartanto,” ujarnya (leo).

Kaitan Bp batam, khas, kota, proyek Rp 381 T, PT Makmur Elok Graha, PT MEG, Rempang
Admin 13 April 2023 13 April 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hasil Liga Champions: El Real Gilas The Blues 2-0, Milan Bungkam Napoli 1-0
Artikel Selanjutnya BPS Batam : Ekspor Batam Februari 2023 Tumbuh 26,17 Persen

APA YANG BARU?

Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
Artikel 7 jam lalu 50 disimak
Lakalantas di U-Turn Harbour Bay, Perempuan Pengendara Motor Meninggal Ditempat
Pilihan gowest.id 8 jam lalu 38 disimak
Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
Artikel 12 jam lalu 128 disimak
Pembaca Lansia
Catatan Netizen 13 jam lalu 114 disimak
Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang di Tanjungpinang
Artikel 13 jam lalu 126 disimak

POPULER PEKAN INI

50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 6 hari lalu 368 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 5 hari lalu 286 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 5 hari lalu 285 disimak
Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 2 hari lalu 283 disimak
Kemarau Panjang, 2 Sumber Air Bintan Masih Aman
Artikel 6 hari lalu 280 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?