BURUAN pulang kampung bikin tiket kapal Pelni rute Batam-Belawan amblas. Seluruh tiket hingga keberangkatan 12 Juli 2026 sudah habis terjual.
Lonjakan pemesanan dipicu program diskon atau stimulus libur sekolah dari pemerintah yang dibuka sejak awal Juni lalu.
Kepala Cabang Pelni Batam Duta Kusuma Putra menyebut, kapasitas kapal untuk rute ini memang tidak sebanding dengan animo masyarakat.
“Satu kali pelayaran, total kapasitas kapal Batam-Belawan cuma 3.657 penumpang,” kata Duta, Kamis 2/7/2026.
Permintaan 13 Ribu, Kapal Cuma Muat 3 Ribu
Duta membandingkan dengan data Disdukcapil Batam per Maret 2026. Jumlah penduduk Batam sekitar 1,364 juta jiwa.
“Andai cuma 1 persen yang mudik, angkanya sudah 13 ribu orang,” ujarnya.
Kalau 60 persen di antaranya tujuan Belawan, maka kebutuhan angkutan laut jauh melampaui daya angkut kapal yang ada.
“Karena keterbatasan kapasitas, kami tidak bisa penuhi semua permintaan. Keselamatan tetap nomor satu. Kapal tidak boleh overload karena membahayakan penumpang,” tegasnya.
Diskon Bikin Tiket Langsung Ludes
Program potongan harga tiket yang mulai 6 Juni jadi pemicu utama tiket cepat habis.
“Sejak diskon dibuka, penjualan naik terus. Sekarang tiket sampai 12 Juli sudah sold out,” ujar Duta.
Pelni Batam sudah mengusulkan penambahan armada ke kantor pusat. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban.
“Armada Pelni nasional saat ini 25 kapal. Kami masih tunggu kabar dari pusat soal tambahan kapal,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan calon penumpang untuk hanya beli tiket lewat jalur resmi.
“Jangan beli di Facebook atau calo. Rawan penipuan. Beli di loket resmi Pelni, kantor cabang, atau aplikasi Pelni Mobile,” pungkasnya.
(*)


