PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam terus mendorong sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing. Salah salahtunya dengah meningkatkan kualitas produksnya.
Untuk meningkatkan kualitas produknya, maka Pemko Batam memberikan pelatihan terkait kemasan produk usaha kepada para pelaku UMKM.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan kegiatan pelatihan tersebut tujuannya untuk memberikan wawasan kepada pelaku usaha mikro.
“Tujuannya agar pengusaha dapat mengetahui bagaimana pengemasan produk yang baik dan menarik, juga memiliki nilai jual,” kata Hendri, Jumat (14/7/2023).
Materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut, yaitu fungsi dan kegunaan pengemasan produk, serta pelabelan kotak makanan untuk memperkuat produk yang dihasilkan pengusaha mikro.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengajak para pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan budaya Batam, salah satunya melalui budaya pantun yang dapat disematkan pada kemasan produk.
“Mudah-mudahan pengetahuan yang didapatkan bisa bermanfaat untuk pengusaha maupun untuk kesejahteraan masyarakat Batam sendiri,” ujarnya.
Ia menyebut kegiatan yang diikuti 100 pelaku UMKM tersebut juga sejalan dengan tujuan pembangunan Pemko Batam.
“Kegiatan ini sesuai pesan Pak Wali Kota Batam di tiap sambutannya, untuk mengambil manfaat dari masifnya pembangunan yang tengah dikerjakan oleh Pemerintah Kota Batam di bawah arahan Pak Wali,” ujarnya.
Ia mengatakan infrastruktur yang tengah dibangun pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam.
“Hal ini sebagai bentuk pembukaan akses untuk menarik investor, hingga wisatawan baik lokal maupun mancanegara, untuk berkunjung dan memberikan manfaat bagi Kota Batam, salah satunya melalui pajak,” kata dia.
(*/ade)


