Hubungi kami di

Kota Kita

Tingkatkan Penelusuran Pasien Covid-19, Dinkes Kepri Kumpulkan Nakes di Bintan dan Tanjungpinang

Terbit

|

Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri. F. Dok. Ulasan.co

GUNA meningkatkan penelusuran terhadap orang-orang kontak erat dengan pasien Covid-19 dan melakukan tes usap dengan metode pemeriksaan PCR, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengumpulkan seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.

“Kita kumpulkan nakes di Bintan dan Tanjungpinang. Kita harapkan seluruh nakes yang bertugas di rumah sakit maupun puskesmas kembali melaksanakan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19, kemudian melakukan tes usap terhadap mereka,” Kepala Dinkes Kepri Mohammad Bisri, di Tanjungpinang, Kamis (17/11/2022).

Menurut Bisri, kegiatan itu perlu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 yang sejak tiga pekan lalu meningkat.

“Peran nakes untuk mencegah penularan Covid-19 sangat strategis. Tes dan penelusuran terhadap pasien Covid-19 merupakan upaya mendasar, jangan sampai ada orang yang tertular Covid-19 tetapi berkeliaran karena tidak mengetahui bahwa dirinya tertular Covid-19,” katanya.

BACA JUGA :  Stok Habis, Pemprov Kepri Minta Tambahan Vaksin Booster Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan seluruh tenaga kesehatan di Pulau Bintan memiliki komitmen untuk kembali bekerja secara maksimal mencegah penularan Covid-19.

Lebih dari satu semester, tenaga kesehatan di Pulau Bintan tidak lagi melakukan tes dan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19. Hal itu disebabkan jumlah kasus aktif di Pulau Bintan relatif sedikit.

Bahkan, beberapa kali Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan nihil kasus aktif Covid-19. “Sekarang kasus aktif Covid-19 meningkat drastis sehingga memang upaya pencegahan harus diutamakan,” ucapnya.

Mantan Kepala Dinkes Kepri itu, mengatakan pemeriksaan sampel dari hasil tes usap terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 akan diteliti di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam.

BACA JUGA :  Kenaikan Harga Daging Sapi dan Ajaran Baru di Kepri Bisa Picu Inflasi Juli 2022

Hal itu disebabkan Omicron XBB dan mutasi virus itu hanya dapat terdeteksi dengan menggunakan peralatan medis di Laboraturium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam.

“Peralatan medis di laboratorium rumah sakit di Kepri belum mampu mendeteksi virus itu,” katanya.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepri mencapai 162 orang, tersebar di Batam 108 orang, Tanjungpinang 15 orang, Bintan 23 orang, Karimun 15 orang dan Natuna satu orang. Kabupaten Lingga dan Kabupaten Kepulauan Anambas nihil kasus aktif COVID-19.

(*)

Sumber: Antara

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid