Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
    55 menit lalu
    Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam (BTH 1) Tiba
    59 menit lalu
    Hujan Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Atap Rumah Warga Tertimpa
    1 hari lalu
    Tabrakan Angkot vs Trailer di Jalan Brigjen Katamso, Tidak Ada Korban Jiwa
    1 hari lalu
    Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    46 menit lalu
    Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
    17 jam lalu
    Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
    17 jam lalu
    PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
    1 hari lalu
    “Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    17 jam lalu
    Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
    18 jam lalu
    Sultan Muhammad II Muazzam Shah (Sultan Riau Lingga Kedua 1832 – 1835)
    19 jam lalu
    Data Kependudukan Kota Batam 2026
    2 hari lalu
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    4 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Tip untuk Guru: Ikhtiar Agar Profesi Guru Tetap Barokah

Editor Admin 9 bulan lalu 530 disimak
Ilustrasi, © F. Sultan Yohana Disediakan oleh GoWest.ID

JIKA Anda datang dan makan di restoran di Singapura, Anda akan menemukan kotak tip yang biasa diletakkan di depan kasir. Pelanggan bisa menyisihkan uang kecil (uang besar juga ndak apa-apa), sebagai tip. Uang terimakasih.

Oleh : Sultan Yohana


UANG yang terkumpul, biasanya akan dibagi ke karyawan, atau untuk keperluan mendesak dan besarnya seringkali sangat membantu keuangan si karyawan, yang memang digaji tak seberapa.

Bagaimana kalau kita memberi tip untuk guru?

Di negara yang pemerintahnya yang cenderung menjadi beban bagi rakyat seperti Indonesia, ikhtiar dan kreatifitas masyarakat kudu dikedepankan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita telah melihat bagaimana kreatifitas luar biasa masyarakat Indonesia untuk bisa bertahan hidup.

Profesi-profesi sederhana seperti tukang tambal ban, pedagang cilok, tukang ngarit rumput, calo KTP, jasa daftarkan Facebook Pro, buzzer, pak ogah, anggota ormas, dls; adalah bukti bagaimana kreatifitas itu dilahirkan dari situasi negara yang amburadul. Di Singapura, saya tak menemukan profesi-profesi ini.

Kita harus mengapresiasi ikhtiar-ikhtiar itu. Terlepas dari pro-kontra beberapa profesi yang dianggap meresahkan, tokh harusnya kita menyadari: semua itu karena negara telah gagal menyediakan pekerjaan yang cukup. Rakyat pun kemudian berikhtiar sendiri.

Kembali ke urusan tip untuk guru. Saya tidak bisa menilai gaji seorang itu kecil atau besar, karena tiap orang punya kebutuhan berbeda. Punya nafsu berbeda. Gaya hidup berbeda. Punya kegemaran belanja berbeda.

Apakah gaji guru di Indonesia sesuai dengan kebutuhan mereka?

Bisa iya, bisa juga tidak. Sepengalaman saya, banyak teman dekat yang berprofesi sebagai guru, baik-baik saja hidup mereka. Bahkan cenderung melebihi kecukupan dari umumnya masyarakat Indonesia.

Tapi saya juga tak bisa menutup mata, banyak kawan-kawan guru saya yang digaji jauh dari cukup. Saya sendiri, beberapa dekade silam, pernah menjadi guru. Gaji yang saya terima sebagai guru MTS milik salah satu orang terkaya di Batam sebesar Rp600 ribu/bulan.

Sementara gaji saya sebagai wartawan ketika itu sudah Rp2.5 juta. Seorang kawan saya, DI JAMAN INI, bahkan mengaku bergaji Rp250 ribu per bulan, dan terpaksa kudu mengajar banyak sekolah untuk bisa memenuhi kebutuhannya. Mengerikan.

Lalu apa ikhtiar kita sebagai masyarakat kecil untuk mengatasi keadaan ini? Nah itu tadi, bagaimana kalau kita memberi tip pada guru-guru yang kita anggap gaji mereka jauh dari memadai? Sebagaimana ketika kita memberi tip seusai makan di restoran, atau meninggalkan duit “terimakasih” selesai kita nginap di satu hotel.

Tip untuk guru mungkin tak perlu diberikan kepada guru yang mengajar anak-anak kita. Karena itu bisa menimbulkan persoalan. Bisa menimbulkan KONFLIK KEPENTINGAN. Guru juga bisa jadi tuman, dan selalu berharap dikasih tip oleh orangtua murid. Sebagaimana pegawai-pegawai kelurahan sekarang yang enggan “bergerak” kalau belum disisipi duit.

Kita bisa memberi tip pada guru yang notabene tetangga kita, pada guru yang kenalan kita. Tip bisa berupa apa saja. Sekilo gula atau sebungkus rokok jika sang guru senang merokok.

Beberapa lembar uang juga tidak masalah. Pemberian-pemberian seperti ini, saya yakin sangat berarti bagi mereka. Pemberian yang juga bisa diterjemahkan sebagai “barokah” menjadi guru, yang kemudian mampu membangkitkan rasa iklas mengajar, dan Insyallah, akan menjauhkan banyak keburukan.

Hasil pengajaran guru yang mengajar secara ikhlas, saya PERCAYA, akan jauh lebih baik ketimbang hasil mengajar guru lulusan Singapura! Hehe.

Jika kita dengan mudah ngamplopi kyai, nyawer penyanyi dangdut; kenapa kita tidak bisa melakukan hal serupa pada tetangga kita guru yang belum sejahtera? Seharusnya itu mudah.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, guru, Mengajar, netizen, profesi, singapura
Admin 29 Agustus 2025 29 Agustus 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kejati Kepri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi di Kawasan FTZ Karimun
Artikel Selanjutnya BAZNAS RI Berikan Penghargaan Kepada Walikota Batam

APA YANG BARU?

Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
Pendidikan 46 menit lalu 70 disimak
Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
Artikel 55 menit lalu 73 disimak
Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam (BTH 1) Tiba
Artikel 59 menit lalu 71 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 17 jam lalu 203 disimak
Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
Pendidikan 17 jam lalu 200 disimak

POPULER PEKAN INI

“Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
Histori 5 hari lalu 747 disimak
BBM Subsidi Pertalite: Siapa yang Layak dan Apa Acuannya?
Artikel 5 hari lalu 729 disimak
Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
Artikel 5 hari lalu 682 disimak
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat (29/5/2026): Berawan hingga Hujan Ringan, Waspadai Petir
Artikel 4 hari lalu 633 disimak
Polda Kepri Hentikan Kasus Kecelakaan Maut WNA Tiongkok Lewat RJ
Artikel 5 hari lalu 582 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?