Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
    9 jam lalu
    Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
    11 jam lalu
    Anggaran Terbatas, Pemko Batam Baru Bisa Cover 4.000 Lansia dari 20 Ribu Target Penerima
    14 jam lalu
    Harga Emas di Batam Naik Lagi
    14 jam lalu
    Cuaca di Kota Batam Jum’at (3/07) Diprediksi Cerah Berawan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kalahkan Austria 0-3, Tim Matador isi 1 Slot di Babak 16 Besar
    19 jam lalu
    Susul Kanada dan Meksiko, Tuan Rumah Amerika Masuk Babak 16 Besar
    2 hari lalu
    Dramatis Belgia Kontra Senegal, Belgia Unggul 3-2
    2 hari lalu
    Dual Gol Harry Kane ke Gawang Kongo Bawa Inggris ke Babak Selanjutnya
    2 hari lalu
    Catatan Rekor Mengesankan Iringi Meksiko Lolos ke Babak 16 Besar
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    10 jam lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    11 jam lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    14 jam lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    4 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Waspada! Varian Virus Baru Hendra Berpotensi Jadi Pandemi

Editor Admin 4 tahun lalu 759 disimak

BELUM usai pandemi Covid-19 dan wabah hepatitis akut misterius, cacar monyet, para peneliti kini kembali menemukan virus baru yang disebut sebagai virus Hendra.

Di tengah ancaman penyakit-penyakit baru setelah Covid-19, penyakit yang dipicu virus Hendra menjadi sorotan. Jenis virus ini cukup mengkhawatirkan karena terbilang mematikan.

Ahli epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman, menjelaskan, virus tersebut pertama kali terdeteksi di urine kelelawar berkepala hitam dan abu-abu yang menyebar di New South Wales hingga Queensland, Australia.

“Pada manusia pun 70 persen kalau terpapar ya mematikan, 7 dari 10 orang manusia yang terkena virus Hendra ini meninggal,” beber Dicky dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Lebih lanjut Dicky menyatakan virus Hendra (HeV) berpotensi menjadi pandemi di masa mendatang.

“Kita tahu bahwa Henipavirus yang terdiri dari Nipahvirus (NiV) maupun Hendra virus adalah dua virus yang berpotensi menjadi pandemi,” terang Dicky.

Meski demikian, Dicky mengatakan sejauh ini HeV bukan virus yang mudah menular dan kasusnya masih jarang ditemukan. Salah satu penyebabnya karena angka fatalitas atau kematian yang tinggi.

“Jadi belum sempat menularkan, hewannya sudah mati,” ujarnya.

Virus Hendra cenderung menyerang baik sistem pernapasan (paru-paru) atau sistem saraf (otak). Di Australia, virus ini menyebabkan komplikasi fatal termasuk septic pneumonia atau infeksi paru-paru parah yang melibatkan nanah, abses, dan kerusakan jaringan paru-paru, serta ensefalitis atau peradangan dan pembengkakan otak parah yang dapat menyebabkan kejang atau koma.

Meskipun penyakit ini termasuk jarang terjadi, tetapi angka kematian pada manusia termasuk tinggi yaitu 57 persen.

Ada beberapa kelompok yang berisiko tinggi terhadap infeksi virus Hendra, yaitu dokter hewan, asisten dokter hewan, dokter gigi kuda, petugas pengiriman pakan kuda, pemilik kuda, dan orang-orang yang pekerjaannya berkaitan dengan kuda. Orang-orang yang tinggal di daerah dekat habitat kelelawar buah juga berpotensi tinggi terinfeksi virus.

Hingga saat ini belum ada obat dan pengobatan khusus untuk penyakit virus Hendra. Adapun perawatan yang mungkin dilakukan untuk meringankan setiap gejala dan mengurangi risiko komplikasi.

Meski demikian, ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan, seperti menerapkan perilaku hidup bersih, menghindari perburuan liar, dan menghindari kontak dengan hewan yang kemungkinan terinfeksi atau setidaknya menggunakan alat pelindung diri.

Selain itu, pastikan mengonsumsi daging matang, tidak mengonsumsi buah langsung dari pohon karena dikhawatirkan sudah terkontaminasi kelelawar, dan menghindari kontak dengan orang yang dicurigai terinfeksi.

(*)

sumber: detik.com

Kaitan Covid-19, Kelelawar, kuda, Pandemi, Virus Hendra
Admin 27 Mei 2022 27 Mei 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hebat! Prilly Latuconsina Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 di Asia 2022
Artikel Selanjutnya Berenang di Sungai Aare Swiss, Anak Ridwan Kamil Hilang

APA YANG BARU?

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
Artikel 9 jam lalu 142 disimak
Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
Seni 10 jam lalu 124 disimak
Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
Artikel 11 jam lalu 114 disimak
Pulau Los, Tanjungpinang
Wilayah 11 jam lalu 118 disimak
Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
Statistik 14 jam lalu 138 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 7 hari lalu 509 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 7 hari lalu 406 disimak
Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
Rupa 6 hari lalu 339 disimak
Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
Artikel 5 hari lalu 320 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 4 hari lalu 308 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?