Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
    31 menit lalu
    4 Penerbangan RHF Tanjungpinang Batal dan 469 Penumpang Terdampak
    10 jam lalu
    Respon Aduan Warga, Polda Kepri Amankan 108 Pengguna Narkoba di Batam
    10 jam lalu
    Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
    11 jam lalu
    Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    5 jam lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    4 hari lalu
    Pembaca Lansia
    4 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    6 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    2 jam lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    10 jam lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    2 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    2 hari lalu
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Waspada Virus Nipah Dari Malaysia

Editor Admin 6 tahun lalu 1.2k disimak

VIRUS Nipah menjadi pembicaraan akhir-akhir ini. Saat pandemi Covid-19 masih memukul berbagai sendi kehidupan, virus Nipah menjadi sorotan karena ilmuwan di sejumlah Asia menyampaikan kasus yang terjadi di negaranya.

Guru Besar dari Universitas Airlangga (Unair) Chairul Anwar Nidom menerangkan infeksi virus Nipah, yang belum ditemukan di Indonesia, bisa melalui urine atau feses, air liur atau buah-buahan yang bekas digigit kelelawar atau dimakan babi. “Kemudian menular ke manusia,” ujar dia saat dihubungi, Selasa malam, 2 Februari 2021.

Virus Nipah pertama diketahui pada 1998 di Malaysia. Virus tersebut kemudian menyebar ke sejumlah negara, seperti Thailand, India, Singapura, Cina, dan Bangladesh. Dan masuk dalam daftar sepuluh penyakit menular Organisasi kesehatan dunia (WHO) yang memiliki risiko kesehatan terbesar

Nidom yang juga Ketua tim Laboratorium Professor Nidom Foundation menjelaskan langkah agar tidak tertular virus tersebut. Salah satunya, jangan mengganggu habitat kelelawar, termasuk pengubahan fungsi hutan.

“Kalau makan buah harus dicuci dengan baik. Jika mungkin, sebelum dicuci didisinfektan dulu. Untuk peternak babi, sebaiknya dihindari dari hewan kelelawar, dan sering dilakukan disinfeksi,” kata Nidom.

Seseorang yang terinfeksi virus Nipah akan merasakan gangguan pernapasan hingga peradangan pada jaringan otak hingga mengganggu kerja saraf atau ensefalitis. WHO menyatakan belum ada obat atau vaksin khusus virus Nipah.

“Bagi penggemar kuliner daging kelelawar sebaiknya diperhatikan situasi ini. Gejala penyakitnya menyerang pada pernapasan dan sampai ke otak atau ensefalitis. Dan tingkat kematiannya 75 persen,” tutur dia.

Direktur Eksekutif Access to Medicine Foundation, sebuah nirlaba yang berbasis di Belanda, Jayasree K. Iyer, mengatakan wabah virus Nipah yang terjadi di Cina, dengan tingkat kematian hingga 75 persen berpotensi menjadi risiko pandemi besar berikutnya. “Virus Nipah merupakan penyakit menular yang bisa meledak kapan saja,” kata Jayasree K. Iyer seperti dikutip dari The Guardian.

(*)

Sumber : The Guardian / Republika 

Kaitan Covid-19, malaysia, top, Virus Nipah
Admin 3 Februari 2021 3 Februari 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Polisi Telusuri Pemasok Ratusan Mikol di KTV Laut Jaya dan Pabrica
Artikel Selanjutnya (Di Belakang Layar) XPLORING BATAM – TOGETHER #2

APA YANG BARU?

Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
Artikel 31 menit lalu 56 disimak
Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
Situs Sejarah 2 jam lalu 109 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 5 jam lalu 162 disimak
Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
Statistik 10 jam lalu 102 disimak
4 Penerbangan RHF Tanjungpinang Batal dan 469 Penumpang Terdampak
Artikel 10 jam lalu 144 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 6 hari lalu 436 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 5 hari lalu 335 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 6 hari lalu 307 disimak
Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
Budaya 6 hari lalu 294 disimak
Krisis Air di Batam, Warga Konsumsi Air dari Pipa Pinggir Jalan
Artikel 6 hari lalu 291 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?