Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Ribuan Warga Terdampak Perubahan Desil Ajukan Perubahan Data
    17 jam lalu
    Asap Karhutla Sumatra Sampai ke Kepri hingga Singapura & Malaysia
    17 jam lalu
    Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam
    19 jam lalu
    Layanan Air Bersih di Batam Memburuk, Ombudsman Kepri Turun ke Lapangan
    19 jam lalu
    Juli 2026: Turis Asing ke Batam Turun 10,78 Persen
    19 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    2 hari lalu
    Pembaca Lansia
    3 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    5 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    5 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tanjung Lamun, Batam
    11 jam lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    16 jam lalu
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    3 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Wulung Drone Anak Negeri, Banderolnya Rp. 10 M.

Editor Admin 10 tahun lalu 2.9k disimak
Foto : © Detikcom

PT. Dirgantara Indonesia (Persero) atau PT DI sudah mengembangkan pesawat terbang tanpa awak. Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) Wulung ini mulai dikembangkan sejak 2015 silam.

PT DI sudah memproduksi PTTA Wulung sebanyak 3 unit untuk memenuhi pesanan TNI Angkatan Udara (AU). PTTA Wulung memiliki panjang badan 4,42 meter dengan tinggi 1,48 meter, dan lebar sayap 6,34 meter.

“Awalnya dibuat tahun 2015. Sudah dipesan untuk AU 3 unit lengkap dengan transporter,” kata Program Manager PTTA Dirgantara Indonesia dilansir dari detikFinance dalam pameran Indodefence di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (2/11) kemarin.

Dalam pengoperasiannya, pesawat tanpa awak ini awalnya harus menggunakan remote control. Setelah melayang di udara, pesawat ini kemudian bisa beroperasi sendiri dengan diawasi di Ground Control Station (GCS).

“Terbangnya pakai remote, setelah itu otomatis,” jelas Bona.

Wulung menggunakan daya baterai yang dapat diisi ulang saat melesat di udara. Pesawat tanpa awak ini juga bisa teebang selama 4 jam dengan kecepatan maksimal 70 knot atau setara 450 kilometer (km).

“Dia ada baterai ada engine terbang hampir 4 jam. Daya jangkau radius operasi 100 km,” kata Bona.

Pesawat mungil tanpa awak ini juga dilengkapi kamera di beberapa sisi dan juga kamera infra merah untuk mendeteksi titik api di hutan.

“Dilengkapi kamera ada elektro optikal dan infra red bisa mendeteksi kebakaran. Ini pernah dibawa ke Lampung,” ujar Bona.

Bona mengatakan bahwa pesawat yang bisa digunakan sebagai mata-mata ini tengah diminati Mesir. Mesir tertarik untuk membawa pesawat tanpa awak buatan Bandung ini ke negaranya.

“Saya dengar ada Mesir, mereka lewat marketing nanya unuk dikembangakan di sana,” tutur Bona.

Satu set pesawat tanpa awak ini bisa dibawa pulang dengan harga Rp 10 miliar. Harga tersebut sudah termasuk 2 unit PTTA Wulung, 1 unit GCS, dan 1 transporter.

“Rp 10 miliar satu set dari 2 pesawat, 1 GCS untuk monitor di darat, 1 transporter untuk bawa pesawat, bentuknya kaya truk,” tutup Bona. ***

Kaitan bandung, dirgantara indonesia, pesawat tanpa awak, PT. DI, wulung
Admin 4 November 2016 4 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Lho, Bono “U2” Diberi Penghargaan “Women of The Year”?
Artikel Selanjutnya 8 Juta Blangko e-KTP Segera Dicetak

APA YANG BARU?

Tanjung Lamun, Batam
Wilayah 11 jam lalu 69 disimak
Gunung Kijang, Bintan
Wilayah 16 jam lalu 91 disimak
Ribuan Warga Terdampak Perubahan Desil Ajukan Perubahan Data
Artikel 17 jam lalu 135 disimak
Asap Karhutla Sumatra Sampai ke Kepri hingga Singapura & Malaysia
Artikel 17 jam lalu 156 disimak
Rp3,77 Miliar Bantuan Alat Tangkap untuk 210 Nelayan di Batam
Artikel 19 jam lalu 125 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 5 hari lalu 393 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 4 hari lalu 306 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 5 hari lalu 293 disimak
Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
Budaya 5 hari lalu 288 disimak
Krisis Air di Batam, Warga Konsumsi Air dari Pipa Pinggir Jalan
Artikel 5 hari lalu 282 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?