PROSES pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Batam terus berlangsung sesuai jadwal. Hingga pemulangan Kloter 18, sebanyak 7.869 jemaah dari empat provinsi telah kembali ke Tanah Air melalui Embarkasi/Debarkasi Batam.
Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Batam, Muhammad Syafii, menyampaikan bahwa jemaah yang telah dipulangkan berasal dari Provinsi Riau sebanyak 4.684 orang, Kalimantan Barat 1.853 orang, Kepulauan Riau 884 orang, serta Jambi 448 orang.
Syafii menilai proses pemulangan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari para jemaah. Menurutnya, sebagian besar jemaah menyatakan kepuasan terhadap layanan yang diberikan mulai dari kedatangan di Arab Saudi hingga kembali ke daerah masing-masing melalui Debarkasi Batam.
Selain pelayanan, Syafii juga menyoroti kegembiraan para jemaah yang akhirnya dapat berkumpul kembali bersama keluarga setelah menunaikan ibadah haji. Ia menyebut banyak jemaah terlihat bahagia dan mengaku terharu karena dapat kembali dalam kondisi sehat serta disambut oleh keluarga.
Meski sebagian kloter telah dipulangkan, Syafii menjelaskan masih ada tujuh kloter yang akan tiba dan diproses melalui Debarkasi Batam dalam beberapa hari ke depan. PPIH Batam memastikan seluruh layanan pemulangan akan terus dioptimalkan, mulai dari proses kedatangan, pemeriksaan kesehatan, pengurusan bagasi, hingga keberangkatan menuju daerah asal.
PPIH juga menargetkan agar rangkaian pemulangan kloter yang tersisa berjalan aman, tertib, dan lancar, dengan petugas tetap siaga hingga kloter terakhir.
Debarkasi Batam pada tahun ini menangani pemulangan jemaah dari Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. Dengan masih tersisa tujuh kloter, jumlah jemaah yang dipulangkan melalui Batam diperkirakan akan terus bertambah hingga seluruh operasional haji 2026 selesai dilaksanakan.
(dha)


