PENGELUARAN rumah tangga untuk kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah di Kota Batam pada Mei 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,14%. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 0,01%.
Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok tersebut juga menjadi penyumbang utama inflasi daerah. Dengan rincian sembilan kelompok inflasi yang dipantau, inflasi perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah menyumbang 0,14% terhadap inflasi Batam.
BPS mencatat indeks harga konsumen (IHK) untuk kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah di Batam pada Mei 2026 berada di level 107,85. Angka ini meningkat dari posisi bulan sebelumnya yang tercatat 107,7.
Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi kelompok terkait mencapai 0,96% dibanding periode Mei tahun lalu. Sementara itu, jika dibandingkan dengan kondisi awal tahun (year to date/ytd), pengeluaran rumah tangga di Batam untuk kelompok tersebut tumbuh 0,18%.
Dalam perbandingan antar kelompok inflasi, inflasi kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah berada di peringkat keempat dari sembilan kelompok yang diukur.
Adapun inflasi subkelompok di Batam pada Mei 2026 adalah sebagai berikut: listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09%, sewa dan kontrak rumah 0,21%, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah 0,14%, serta pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan 0,22%.
Berdasarkan pemantauan nasional terhadap 150 kabupaten/kota, inflasi tertinggi untuk kelompok ini terjadi di Indonesia sebesar 0,28% (IHK 104,93), sedangkan yang terendah tercatat di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 0,46% (IHK 102,26). Kota Batam berada pada urutan 114.
Sementara itu, inflasi umum nasional pada Maret 2025 tercatat sebesar 1,65% dan mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan awal tahun, inflasi umum nasional mencapai 1,5% (ytd). Adapun secara tahunan dibanding Mei 2025, inflasi umum nasional tercatat sebesar 3,08% (yoy).
Tabel Ringkasan Inflasi Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah di Kota Batam (Mei 2026)
| Indikator | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Inflasi kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah (mtm) | 0,14% | Mei 2026; lebih tinggi dari bulan sebelumnya (0,01%) |
| IHK kelompok (Mei 2026) | 107,85 | Lebih tinggi dari IHK bulan sebelumnya (107,7) |
| Inflasi (yoy) dibanding Mei tahun lalu | 0,96% | year on year |
| Inflasi (ytd) dibanding awal tahun | 0,18% | year to date |
| Peringkat dibanding 9 kelompok yang diukur | 4 | Urutan keempat |
| Jumlah kelompok yang dipantau | 9 | (menyebut kelompok inflasi di daerah) |
Tabel Subkelompok (Mei 2026) di Kota Batam
| Subkelompok | Inflasi |
|---|---|
| Listrik dan bahan bakar rumah tangga | 0,09% |
| Sewa dan kontrak rumah | 0,21% |
| Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah | 0,14% |
| Pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan | 0,22% |
Tabel Perbandingan Antar Kabupaten/Kota (150 daerah)
| Indikator | Nilai | Lokasi/Keterangan |
|---|---|---|
| Inflasi tertinggi | 0,28% | Indonesia (IHK 104,93) |
| Inflasi terendah | 0,46% | Kabupaten Gunung Kidul (IHK 102,26) |
| Posisi Kota Batam | 114 | Urutan 114 dari 150 kabupaten/kota |
Tabel Tambahan: Inflasi Umum Nasional (Maret 2025)
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Inflasi umum nasional (mtm) | 1,65% |
| Inflasi umum nasional (ytd) | 1,5% |
| Inflasi umum nasional (yoy) vs Mei 2025 | 3,08% |
(ham)


