Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    PTSP Kota Batam Berikan Layanan Jemput Bola Melalui Program BETUAH
    3 jam lalu
    Nilai Investasi Singapura Masih yang Tertinggi di Batam
    14 jam lalu
    MK Putuskan Operator Seluler Wajib Sediakan Pilihan Paket “Sisa Kuota Tak Hangus”
    14 jam lalu
    Semester I Januari-Juni 2026, Disnaker Catat 15.189 Orang Mencari Kerja di Batam
    24 jam lalu
    BMKG Peringatkan Warga, Waspadai Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    14 jam lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    1 hari lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    2 hari lalu
    “Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
    4 hari lalu
    Spanyol Juara Piala Dunia 2026
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    7 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Kolesterol Tinggi Pada Durian ; Mitos Atau Fakta?

Editor Admin 7 tahun lalu 2.8k disimak

KAMU takut makan durian karena mengira efeknya bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah?

Tak perlu khawatir. Sebab, anggapan di dalam durian terkandung kolesterol tinggi cuma mitos.

Faktanya, buah tropis berjuluk king of fruit itu tidak mengandung kolesterol sama sekali alias nonkolesterol.

“Kalau kita khawatir, ‘aduh takut kolesterol tinggi’, saya pastikan durian tidak mengandung kolesterol karena dia bahan nabati, kolesterol hanya ada pada hewani,” kata Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS., Ph.D., Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi, Fakultas Ekologi Institut Pertanian Bogor (IPB) dikutip detikHealth.

Hal serupa juga diungkap dr Diana Suganda Sp.GK., spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah. Kepada Kompas, ia menegaskan bahwa buah-buahan tidak mengandung kolesterol.

Dalam 100 gram daging durian, papar dia, terdapat energi sebesar 147 kalori, lemak 5,33 gram, protein 1,47 gram, karbohidrat 27 gram, dan kolesterol 0 miligram.

Kalaupun ditemukan kolesterol dalam durian, sambung Prof.Ahmad, “Justru itu fitosterol yang malah baik dalam mencegah atau mengurangi kolesterol,” ujarnya.

Benar saja. Melansir Tempo, durian justru memiliki sifat antilipidemik yang dapat membantu mengontrol kadar kolesterol serta lemak jahat (LDL) dalam darah. Dengan begitu, buah ini dapat mencegah penyakit jantung dengan mengurangi risiko aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah akibat penumpukan plak pada dinding arteri.

Selain kolesterol, mitos lain yang berkembang adalah durian bisa membuat libido lebih tinggi. Durian dikatakan mempunyai sifat afrodisiak yang bisa membangkitkan gairah, menambah semangat dan menaikkan keharmonisan suami istri.

Faktanya, kata Spesialis gizi klinis Dr. dr. Samuel Oentoro, MS, Sp. GK (K) dikutip dari Viva, itu cuma asumsi orang saja. “Ketika makan durian karena kandungan alkohol jadinya terasa panas, rasa panas ini dipikirnya orang bergairah.”

Untuk menurunkan rasa panas ini, kata dia, bisa dinetralisir dengan minum banyak air putih.

Lantas, dari mana munculnya anggapan durian mengandung kolesterol tinggi dan tidak sehat?

Menurut MensHealth, anggapan itu muncul karena durian biasanya jadi bermasalah setelah diolah menjadi kudapan manis nan lezat.

Sebagai gambaran, berdasarkan laporan Health Promotion Board (HPB) Singapura, rata-rata cendol durian mengandung 19,22 gram lemak dengan 16,64 gram lemak jenuh. Lain lagi kue durian 90 gram mengandung 14,22 gram lemak dan 9,36 gram lemak jenuh.

Sementara 450 gram es durian ditambah taburan kacang, mengandung 5,4 gram lemak dengan 2,52 gram lemak jenuh

Namun, sekalipun dimakan dalam keadaan mentah, para ahli sama-sama mengingatkan bahwa masalah utama dari buah populer ini adalah potensinya berubah menjadi tak sehat jika dikonsumsi berlebihan.

Pasalnya, durian mengandung kalori tinggi. Dalam 243 gram buah durian, kandungan kalorinya mencapai 357. “Kalau makan 1 biji karbohidrat tinggi, apalagi kalau pakai ketan bisa triple atau double kalori,” imbuh dr. Samuel.

Kalori tinggi tentu tak baik. Apalagi bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Oleh sebab itu, sebaiknya makan durian dalam jumlah sewajarnya. Ini juga berguna menghindari efek samping tak diinginkan.

Takaran saji yang direkomendasikan oleh spesialis gizi ini adalah 100 gram atau sekitar dua biji kecil durian medan bagi orang yang tidak mempunyai masalah kesehatan. “Namun, hati-hati untuk durian monthong yang sangat besar bentuknya, satu bulatan saja bisa 200-300 gram sendiri. Silahkan hitung kalorinya,” ujar dr.Diana.

Agar lebih aman, dr. Samuel menyarankan memilih daging durian yang setengah matang alias mengkel. “Kalau dia manis, matang, lembek tandanya dia mengalami fermentasi yang membentuk alkohol, semakin matang, manis itu tandanya tinggi alkohol,” ungkapnya.

Atas landasan itu, dr. Diana menyarankan sebaiknya penderita gastritis berpikir dua kali bila ingin mengonsumsi durian. “Di dalam lambung, durian akan mengalami fermentasi dan menghasilkan alkohol tinggi. Penderita gastritis atau maag sebaiknya tidak mengonsumsinya dalam jumlah banyak,” ujarnya.

Selain itu, durian telah teridentifikasi mengandung senyawa mirip sulfur yang bisa menyebabkan mual dan muntah jika dikonsumsi terlalu banyak.

Senyawa itu diperkirakan mencegah enzim tertentu memecah alkohol dalam durian sehingga tidak sepenuhnya dimetabolisme dan malah meningkatkan kadar alkohol dalam darah. Itulah sebabnya kita tidak boleh makan durian berlebihan, apalagi jika bersamaan dengan minum alkohol.

Terlepas dari itu, Kerri-Ann Jennings, MS., RD., menulis dalam Healthline bahwa durian sangat kaya nutrisi menyehatkan dibanding buah lainnya. Ini membuatnya menjadi salah satu buah paling bergizi di Bumi.

Di dalam durian terkandung vitamin B, vitamin C, lemak sehat dan serat, juga berbagai mineral penting dan senyawa tanaman yang sebagian besarberfungsi sebagai antioksidan.

Menurut Dr. Mercola, seorang dokter kesohor di dunia maya, durian merupakan sumber terbaik untuk mendapatkan asupan eksternal vitamin B, termasuk niasin, riboflavin, B5, B6, dan tiamin. Seluruh kandungan itu adalah vitamin esensial yang tidak bisa lagi diproduksi tubuh setelah habis terpakai.

(*)

Kaitan Durian, Kolesterol, top
Admin 31 Januari 2019 31 Januari 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Redmi Go Seharga Rp.1,2 Juta
Artikel Selanjutnya Jumlah Bank di Indonesia Terlalu Banyak

APA YANG BARU?

PTSP Kota Batam Berikan Layanan Jemput Bola Melalui Program BETUAH
Artikel 3 jam lalu 53 disimak
Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
Catatan Netizen 14 jam lalu 121 disimak
Nilai Investasi Singapura Masih yang Tertinggi di Batam
Artikel 14 jam lalu 122 disimak
MK Putuskan Operator Seluler Wajib Sediakan Pilihan Paket “Sisa Kuota Tak Hangus”
Artikel 14 jam lalu 129 disimak
Semester I Januari-Juni 2026, Disnaker Catat 15.189 Orang Mencari Kerja di Batam
Artikel 24 jam lalu 152 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 3 hari lalu 726 disimak
Angka Kecelakaan Lalulintas di Batam Meningkat, Kematian di Jalan Turun
Artikel 6 hari lalu 366 disimak
Workshop Literasi Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
Pendidikan 7 hari lalu 358 disimak
PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
Artikel 7 hari lalu 299 disimak
Banjir dan Pengangguran di Batam Jadi Sorotan Komisi VI DPR
Artikel 6 hari lalu 294 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?