Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pendaftaran Diperpanjang Lagi, Pemko Siapkan 3.000 Agen Perlinsos Jemput Bola
    1 jam lalu
    Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
    13 jam lalu
    Hindari Kendaraan Mogok, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Brio WN Singapura di Bintan
    13 jam lalu
    Polisi Jaring 33 Motor Berknalpot Brong di Batam
    17 jam lalu
    Kemkomdigi Desak Operator Eksekusi Utuh Putusan MK Soal Kuota Internet
    17 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Singapura, & Hidup Bersama Kecerdasan Artifisal
    14 menit lalu
    Bintan Triathlon 2026 Diikuti Atlet dari 32 Negara
    14 jam lalu
    Kontingen SMAN 1 Tanjungpinang Sabet 19 Medali Asia Pasifik
    17 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    3 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    4 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    6 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    6 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Operasi Siap Tempur Laut di Natuna | “INI LHO LAUT KAMI”

Editor Admin 7 tahun lalu 1.7k disimak

PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono memimpin upacara gelar pasukan dalam operasi siaga tempur pengamanan laut Natuna sebagai upaya penegakan kedaulatan negara, jumat (3/1) kemarin.

Kapal Republik Indonesia (KRI) sudah dalam posisi siaga tempur untuk mengamankan Laut Natuna, Kepulauan Riau. Operasi ini sebagai upaya menegakkan kedaulatan Indonesia di perairan yang berbatasan dengan sejumlah negara tersebut, termasuk Tiongkok/ Cina.

“Ada dua KRI kita kerahkan dan ditambah tiga menyusul besok, ini kita lakukan karena ada pelanggaran kedaulatan di laut Natuna,” kata LaksdyaTNI Yudo Margono saat memberikan pengarahan kepada para prajurit diPaslabuh, Selat Lampa, Natuna,Jumat (3/1), dikutip dari ANTARA.

Selain itu, ia juga mengungkapkan ada 30 kapal ikan asing beroperasi di wilayah kedaulatan NKRI dengan dikawal oleh 3 kapal Coast Guard milik Tiongkok.

“Melalui udara tadi pagi kita telah pantau, ada 30 kapal ikan asing dengan dikawal 3 kapal pengawas mereka, dan mereka sengaja menghidupkan AIS mereka, ini ada apa?” ungkapnya kemarin.

Saat ini KRI Teuku Umar dan KRI Tjiptadi telah diberangkatkan.

“Operasi ini kita melibatkan semua unsur, baik darat, laut dan udara,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada prajurit untuk tidak terpancing, utamakan cara persuasif agar 30 kapal dan 3Coast Guard keluar dari laut Natuna.

“130 mil dari pantai, telah nyata masuk di wilayah landas kontinen Indonesia yang semestinya 200 mil,” kata Pangkogabwilhan.

Ia juga mengatakan saat ini KIA itu telah berada di sebelah selatan landas kontinen Indonesia, maka dari itu sore ini dikerahkan armada dalam siaga tempur laut Natuna terhitung per 1 Januari langsung dilakukan upaya penindakan melalui operasi siaga tempur laut Natuna 2020.

Himbau Agar Nelayan Natuna Tetap Tenang

SEHUBUNGAN dengan situasi yang memanas di perairan Natuna, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono menghimbau agar nelayan Natuna tetap tenang.

Tetap aja melaut, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan pada kami,” kata Yudo di laman ANTARA KEPRI.

Justru, lanjutnya lagi, nelayan di Natuna menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya Angkatan Laut.

” Mungkin dengan kondisi laut kita yang luas, itu tidak bisa dijangkau oleh KRI kita saat ini, kan jumlahnya terbatas,” terangnya lagi.

Ia juga meyakinkan masyarakat dan para nelayan untuk terus berkoordinasi dengan pihak TNI maupun Bakamla yang berada di laut Natuna.

“Contoh saja, kayak kemarin yang infokan ke kita-kan nelayan, ternyata ada sini,” ungkapnya.

Kembali Ia ingatkan bagi para nelayan, khususnya Natuna, tetaplah beraktifitas seperti biasanya.

“Tidak usah resah lah, karenakan jauh di 130 mil, kan nelayan kita kecil kecil, tidak sampai di sana,” kata Yudo.

Besar harapan Pangkogabwilhan l agar nelayan Natuna bisa mendominasi di area tangkap yang selalu disengketakan pihak asing tersebut.

“Saya justru berharap, nelayan kita bisa melaut hingga ZEE sana, karena akan semakin menegaskan ini loh laut kami, kami berhak menangkap ikan di sini,” lanjutnya.

Terkait adanya gangguan nelayan Indonesia diusir oleh kapal asing menurutnya sampai saat ini belum ada laporan secara resmi masuk ke TNI.

“Terkait nelayan kita diusir belum ada masuk laporan, namun justru kita yang mengusir mereka, jadi nelayan kita jangan takut,” tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya, Herman, Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah di laman ANTARA pada Rabu (1/1) malam lalu membenarkan, sebagian nelayan khawatir, karena mereka beranggapan akan ada ancaman di laut.

“Saya memaklumi itu, bisa saja kapal ssing dendam sama nelayan saya, namun jangan khawatir, saya terus berkoordinasi dengan aparat kita kok, aman itu,” kata dia.

Disamping itu pula, Ia menjelaskan bahwa benar berita yang beredar menyatakan nelayan lokal terganggu bahkan di usir oleh kapal asing saat sedang memancing.

“Nelayan saya kalau di laut tidak berani tidur, jika pun sedang istirahat, mereka harus bergantian, kalau tidak kami bisa ketabrak,” kata Herman.

Karena itu ia sangat berharap kehadiran Kapal Pengawas Indonesia juga turut hadir mengawasi para nelayan Natuna sebagai mana yang dilakukan Kapal Pengawas Negara Asing terhadap nelayan mereka.

“Iya kalau coast guard mereka melakukan itu, kenapa tidak, kita lakukan hal yang sama agar nelayan kami juga aman melaut,” ujarnya.

(*)

Kaitan cina, natuna, Siap tempur, Tiongkok, TNI, top
Admin 4 Januari 2020 4 Januari 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Temenggung Abdul Jamal di Kota Batam
Artikel Selanjutnya Membandingkan Kekuatan Tempur Indonesia Versus China

APA YANG BARU?

Singapura, & Hidup Bersama Kecerdasan Artifisal
Catatan Netizen 14 menit lalu 86 disimak
Pendaftaran Diperpanjang Lagi, Pemko Siapkan 3.000 Agen Perlinsos Jemput Bola
Artikel 1 jam lalu 69 disimak
Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 13 jam lalu 198 disimak
Hindari Kendaraan Mogok, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Brio WN Singapura di Bintan
Artikel 13 jam lalu 180 disimak
Bintan Triathlon 2026 Diikuti Atlet dari 32 Negara
Sports 14 jam lalu 145 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 5 hari lalu 739 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 7 hari lalu 592 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 5 hari lalu 587 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 4 hari lalu 562 disimak
Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
Artikel 4 hari lalu 486 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?