Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • πŸ”΄ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Rapat Paripurna: Pemko Batam Ajukan 3 Ranperda Strategis, dari Kampung Tua hingga Pajak Daerah
    9 jam lalu
    Jelang HUT RI Ke-18 Cuaca Batam dan Kepri Diselimuti Awan Tebal dan Hujan Tipis
    11 jam lalu
    Para Siswa Ikut Imunisasi BIAS di Tanjungpinang
    19 jam lalu
    Bentrok Lagi di Rempang, Amsakar Enggan Komentari “Saya Agak Goyang”
    23 jam lalu
    Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
    1 hari lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
    3 hari lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    5 hari lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    6 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    19 jam lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; β€˜Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • πŸ”΄ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
Β© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Fakta Tentang Lebanon, Negeri “Paris dari Timur Tengah”

Editor Redaksi 6 tahun lalu 1.1k disimak

“Sebuah ledakan besar terjadi di Beirut, Lebanon. Ledakan dengan kekuatan gempa magnitudo 3,5 itu meratakan pelabuhan kota, merusak gedung-gedung di seluruh ibu kota dan membuat awan jamur raksasa ke langit”.

—————-

LEDAKAN itu terdengar dan dirasakan sejauh Siprus lebih dari 200 kilometer (180 mil) melintasi Mediterania terjadi pada Selasa (4/08) waktu setempat. Hingga pagi Rabu kemarin (5/08) waktu Indonesia Barat, dilaporkan lebih dari 70 orang tewas dan 3.000 luka-luka, dengan jenazah yang terkubur di reruntuhan, kata para pejabat Libanon.

Menteri Dalam Negeri Lebanon mengatakan tampaknya ada sejumlah besar amonium nitrat di pelabuhan yang meledak. Kehancuran mendadak membanjiri sebuah negara yang sudah berjuang dengan pandemi virus corona, krisis ekonomi, dan keuangan yang parah.

Dikutip dari tirto.id, Berikut ini GoWest Indonesia menyajikan beberapa fakta menarik tentang Lebanon, negara yang dijuluki Paris dari Timur dalam rubrik Khas.

1. Lebanon, negara di sepanjang laut Mediterania

Lebanon atau yang dikenal sebagai Republik Lebanon adalah sebuah negara di kawasan Asia Barat yang berbatasan dengan Suriah di utara dan timur, dan Israel di selatan, sementara Siprus di barat melintasi Laut Mediterania. Lebanon persisnya terletak pantai timur Laut Mediterania, yang merupakan salah satu negara berdaulat. Ibukotanya adalah Beirut. Dikutip dari CNN, Lebanon merdeka pada 22 November 1943. Menurut data dari CIA Library Book per Juli 2020, jumlah populasi di Lebanon mencapai 5,469,612 juta jiwa.

2. Dijuluki Paris dari Timur

Paris dari Timur ? Ya, pada pertengahan 1970-an, negara ini dijuluki Paris dari Timur karena kosmopolitannya, bangunan bergaya Prancis, masakan kelas dunia, dan perempuan bergaya modis. Julukan ini diterapkan setidaknya selama 60 tahun terakhir. Demikian menurut Telegraph.co.uk. Selain itu, Lebanon pernah berada di bawah kendali Prancis, antara 1920 dan 1943.

3. Lebanon memperoleh kemerdekaan dari Prancis

CNN menuliskan, Lebanon memperoleh kemerdekaannya saat Prancis diduduki oleh Jerman. Menurut Jenderal Henri Dentz, Komisaris Tinggi Vichy untuk Suriah dan Libanon, memainkan peran utama dalam kemerdekaan negara tersebut.

Otoritas Vichy pada tahun 1941 memungkinkan Jerman untuk memindahkan pesawat dan pasokan melalui Suriah ke Irak di mana mereka digunakan untuk melawan pasukan Inggris. Inggris, khawatir Nazi Jerman akan mendapatkan kendali penuh atas Lebanon dan Suriah oleh tekanan pada pemerintah Vichy yang lemah, mengirim pasukannya ke Suriah dan Lebanon.

Setelah pertempuran berakhir di Lebanon, Jenderal Charles de Gaulle mengunjungi daerah itu. Di bawah tekanan politik dari dalam dan luar Libanon, de Gaulle mengakui kemerdekaan Lebanon. Pada 26 November 1941, Jenderal Georges Catroux mengumumkan bahwa Lebanon akan merdeka di bawah otoritas pemerintah Prancis Merdeka.

Pemilihan diadakan pada tahun 1943 dan pada 8 November 1943 pemerintah Lebanon yang baru secara sepihak menghapuskan mandat. Prancis bereaksi dengan memenjarakan pemerintah baru. Dalam menghadapi tekanan internasional, Prancis membebaskan para pejabat pemerintah pada 22 November 1943. Sekutu menduduki wilayah tersebut sampai akhir Perang Dunia II.

4. 95 Persen penduduknya dari etnis Arab

Data dari CIA Library Book menyebutkan, sebanyak 95 persen penduduknya beretnis Arab, Armenia 4 persen, dan 1 persen lainnya. Mayoritas penduduknya beragama Muslim 61,1 persen (30,6 persen Sunni, 30,5 persen Syiah, persentase Alawit dan Ismailiyah yang lebih kecil), Kristen 33,7 persen (Katolik Maronit adalah kelompok Kristen terbesar), Druze 5,2 persen, sangat sedikit Yahudi, Baha’i, Buddha, dan Hindu.  Banyak orang Kristen Lebanon tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai orang Arab melainkan sebagai keturunan orang Kanaan kuno dan lebih suka disebut orang Fenisia.

5. Jadi negara tujuan wisata Dalam beberapa tahun terakhir

Lebanon telah menjadi tujuan wisata, melayani berbagai macam pengunjung religius, bersejarah, dan tempat rekreasi menarik. Negara ini memiliki enam situs Warisan Dunia UNESCO serta 300 kilometer pantai. Lebih dari 2 juta orang mengunjungi Lebanon pada tahun 2010, menurut catatan Bank Dunia.

6. Kehidupan malam di Beirut

Meskipun gejolak sejarahnya baru-baru ini Lebanon menjadi tuan rumah bagi beberapa kota terindah di Timur Tengah. Beirut terkenal dengan kehidupan malamnya yang ramai dan dikenal sebagai Paris di Timur Tengah. Sejumlah situs budaya penting dapat ditemui di Tripoli dan Tyre.

7. Lambang penting pohon ‘Cedar’ di bendera Nasional

Lebanon adalah salah satu dari sedikit negara merdeka di dunia yang menampilkan ‘pohon’ dalam bendera nasionalnya. Negara lain yang juga menampilkan gambar pohon di bendera nasional yaitu Guinea Ekuatorial, Haiti, Belize, dan Fiji. Pohon cedar adalah simbol penting dalam sejarah negara itu, yang mewakili kebahagiaan, kemakmuran, dan ketahanan. Lambang telah diadopsi oleh banyak partai politik Lebanon dan maskapai penerbangan nasional negara itu, Middle East Airlines.

*(Zhr/GoWestId)

Sumber : tirto.id

Kaitan Ledakan Libanon, Libanon, Paris Dari Timur Tengah, top
Redaksi 6 Agustus 2020 6 Agustus 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Manjakan Wisatawan, Rudi Percantik Batam Dengan Aneka Taman
Artikel Selanjutnya BKN Sebut 17.000 Formasi CPNS Berpotensi Kosong

APA YANG BARU?

Rapat Paripurna: Pemko Batam Ajukan 3 Ranperda Strategis, dari Kampung Tua hingga Pajak Daerah
Artikel 9 jam lalu 82 disimak
Jelang HUT RI Ke-18 Cuaca Batam dan Kepri Diselimuti Awan Tebal dan Hujan Tipis
Artikel 11 jam lalu 119 disimak
Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
Infrastruktur 19 jam lalu 150 disimak
Para Siswa Ikut Imunisasi BIAS di Tanjungpinang
Artikel 19 jam lalu 136 disimak
Bentrok Lagi di Rempang, Amsakar Enggan Komentari “Saya Agak Goyang”
Artikel 23 jam lalu 162 disimak

POPULER PEKAN INI

“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 6 hari lalu 821 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 4 hari lalu 597 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 5 hari lalu 317 disimak
Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Transmigrasi Patriot
Artikel 2 hari lalu 285 disimak
Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
Artikel 5 hari lalu 282 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
Β© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?