Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
    10 menit lalu
    Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
    19 menit lalu
    Desak DPR Segera Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Batam Soroti Outsourcing Nakal dan Minta Upah Naik 10 Persen
    17 jam lalu
    Presiden Prabowo Kembali Lakukan Perombakan Kabinet, Ini yang Ketujuh Kalinya
    20 jam lalu
    Komisi III DPR RI Setujui Komjen Pol. Suyudi Ario Bayu Jadi Kapolri Baru, Ini Profilnya
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    14 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    21 jam lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    24 jam lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    2 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    3 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    3 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Eijkman: Temuan Strain Mutasi Virus Corona yang Lebih Menular Tak Mempengaruhi Vaksinasi

Editor Admin 6 tahun lalu 825 disimak

KEPALA Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio, membeberkan adanya temuan strain mutasi virus corona D614G di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian di laboratorium, strain mutasi ini diyakini jauh lebih cepat menginfeksi sel dan menular sepuluh kali lebih cepat.

Daftar Isi
Tingkatkan kewaspadaanPerkembangan vaksin telah sampai 50 persen

Disebutkan bahwa mutasi D614G ditemukan di kota-kota besar Indonesia antara lain Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya.

Dikutip dari DW Indonesia, Amin menjelaskan bahwa mutasi D614G pertama kali dideteksi pada bulan Mei lalu dari isolat yang diperoleh pada bulan April. “Mutasi terjadi secara random,” ungkapnya, Senin (31/08) kemarin.

Amin menyampaikan bahwa strain mutasi virus yang ditemukan di Indonesia serupa dengan yang dideteksi negara-negara lain, seperti Malaysia dan Filipina.

Namun, yang menjadi perhatian kini adalah, apakah mutasi D614G termasuk di dalam virus-virus yang WGS-nya (whole genom sequencing) telah dilaporkan ke GISAID atau tidak. Terkait hal ini, Amin menjelaskan bahwa mutasi D614G memiliki clade (turunan) yang berbeda dari yang sudah dilaporkan ke GISAID.

Virus corona COVID-19 disebutkan memiliki tujuh clade, di antaranya adalah S, V, L, G, GH, GR dan O. Jenis virus corona yang telah diurutkan Eijkman sebelumnya “masuk dalam Clade L dan O.”

Prof. Amin Soebandrio, Kepala Eijkman Institute for Molecular Biology, © DW Indonesia

“Dari 10 WGS pertama yang disubmit oleh LBM Eijkman ke GISAID, belum ditemukan mutasi ini,” papar Amin.

“Mutasi D614G terdapat pada Clade G, GH, atau GR,“ sambungnya.

Tingkatkan kewaspadaan

MENANGGAPI adanya temuan ini, epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terlebih saat ini kasus baru di Indonesia terus mengalami peningkatan.

“Itu menunjukkan mutasi cepat, jadi ada potensi penularannya lebih cepat. Indonesia harus hati-hati, jangan-jangan peningkatan lebih banyak ini disebabkan karena strain baru,“ tutur Miko.

Kepala Departemen Epidemiologi Faklutas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI ini pun menyerukan agar pemerintah kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah-wilayah zona merah. Ia berpendapat pelonggaran PSBB yang saat ini dilakukan berpotensi meningkatkan laju penyebaran virus corona.

“Nah, harusnya pada saat merah diberlakukan PSBB, artinya pembatasan sosial yang berskala besar apakah areanya RW atau kelurahan. Jangan PSBB transisi, enggak jelas,“ tegas Miko.

“Tidak berefek karena pembatasan sosial sekaligus pelonggaran sosial. Dibuka macam-macam,“ sambungnya.

Perkembangan vaksin telah sampai 50 persen

MESKI mutasi D614G ditemukan di Indonesia, Kepala LBM Eijkman Prof. Amin Soebandrio mengimbau masyarakat tidak perlu panik dan meyakinkan bahwa mutasi tidak berpengaruh kepada proses vaksinasi.

Ia meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Mutasi ini belum terbukti terkait dengan keparahan penyakit, serta tidak mempengaruhi kinerja vaksin yang ditujukan kepada RBD (Receptor Binding Domain),“ jelasnya.

Amin pun menyampaikan saat ini LBM Eijkman terus melakukan pengembangan vaksin virus corona agar secepatnya bisa diproduksi dan diberikan kepada masyarakat Indonesia.

“Perkembangan vaksin sudah mencapai sekitar 50% dari seluruh rangkaian pengembangan bibit vaksin. Saat ini sudah masuk proses sistem ekspresi protein rekombinan,“ pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus positif di Indonesia telah mencapai lebih dari 170 ribu kasus. Dari angka tersebut, sedikitnya 7.400 kasus meninggal dunia, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kasus kematian COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara dan nomor tiga di Asia setelah India dan Iran.

(*)

Sumber : DW Indonesia

Kaitan Covid-19, top, Vaksin
Admin 1 September 2020 1 September 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Zona Hijau di Batam Tinggal Dua!
Artikel Selanjutnya Pererat Silaturahmi, BP Batam Gelar Pertandingan Persahabatan Lawan Polda Kepri

APA YANG BARU?

Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
Artikel 10 menit lalu 23 disimak
Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
Artikel 19 menit lalu 39 disimak
FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
Sports 14 jam lalu 63 disimak
Desak DPR Segera Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Batam Soroti Outsourcing Nakal dan Minta Upah Naik 10 Persen
Artikel 17 jam lalu 90 disimak
Presiden Prabowo Kembali Lakukan Perombakan Kabinet, Ini yang Ketujuh Kalinya
Artikel 20 jam lalu 87 disimak

POPULER PEKAN INI

Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 7 hari lalu 660 disimak
Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 2 hari lalu 659 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 7 hari lalu 601 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 4 hari lalu 554 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 4 hari lalu 494 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?