Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pencurian Listrik untuk Penambangan Bitcoin di Tanjungpinang: Denda Dibebankan ke Pemilik Ruko
    13 jam lalu
    Pemerintah Ringankan Iuran BPU: Perluas Perlindungan JKK dan JKM
    13 jam lalu
    Produksi Sampah Capai 1.300 Ton Per Hari, Pemko Batam Janjikan Perbaikan Tata Kelola
    13 jam lalu
    Anggota DPR RI Randi Zulmariadi, Jaring Aspirasi di RW 20 Cipta Permata Sadai
    19 jam lalu
    Ditemukan Mayat Pria Tergantung di Bengkong Garama
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Edukasi Tertib Berlalulintas Sejak Dini untuk Guru PAUD dan SD di Batam
    23 jam lalu
    Kemdiktisaintek Siapkan Penutupan Prodi yang Tak Relevan dengan 8 Industri Strategis
    23 jam lalu
    Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
    3 hari lalu
    Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Kab. Karimun
    5 hari lalu
    Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    6 hari lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Kontroversi Civil Society Watch (CSW) Ade Armando | Dicurigai Sebagai Alat Negara

Editor Redaksi 5 tahun lalu 1.6k disimak

DOSEN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia Ade Armando mengumumkan pembentukan Civil Society Watch (CSW) melalui akun Twitter pribadi pada Rabu (6/6) lalu.

CSW adalah lembaga swadaya masyarakat. Bertujuan untuk “menjaga agar kelompok-kelompok LSM, NGO, media massa, dan ormas tetap menjadi kekuatan yang sehat dalam demokrasi.” begitulah klaim Ade.

Namun, informasi soal pembentukan CSW ini mendapat kritik sejumlah aktivis dari berbagai organisasi. Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Sumatra Barat Feri Amsari bahkan menaruh keanehan pada CSW.

Sebab lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengawasi LSM, sama halnya jeruk makan jeruk. Semestinya, kata Feri, LSM berfungsi untuk memastikan negara melayani warga negara secara paripurna.

“Sebagian masyarakat antara tidak paham soal masyarakat sipil atau memang menjadi alat negara untuk merusak peran partisipasi publik,” kata Feri ke Tirto.id, Selasa (8/6).

Sebab, kata Feri, peranan CSW menjadi tak berbeda dengan kerja-kerja unit intelijen. Feri menilai hal ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan masyarakat sipil.

“Pengawas masyarakat sipil itu mirip hansip atau Pamswakarsa,” kata pria yang juga dosen hukum tata negara ini.

Direktur Riset SETARA Institute, Halili Hasan menilai, gagasan mengawasi kerja-kerja masyarakat sipil terlalu berlebihan. Negara saja tidak memiliki kewenangan pengawasan terhadap LSM, kecuali LSM tersebut menggunakan anggaran publik.

Ketimbang mengawasi sesama LSM, kata Halili, sebaiknya CSW ikut mengawasi kebijakan negara agar indeks demokrasi Indonesia kembali bangkit.

Pernyataan Halili ini cukup berdasar. Berdasarkan laporan Indeks Demokrasi 2020 terbitan The Economist Intelligence Unit (EIU), Indonesia berada di peringkat ke-64 dunia dengan skor 6.3.

Skor tersebut menurun dari tahun sebelumnya 6.48. Sementara untuk peringkat, Indonesia mengalami stagnansi. Dalam level Asia Tenggara, indeks demokrasi Indonesia bahkan di bawah Malaysia, Timor Leste, dan Filipina.

Indeks EIU tersebut tersusun atas beberapa indikator, yakni proses pemilu dan pluralisme, fungsi dan kinerja pemerintah, partisipasi politik, budaya politik, dan kebebasan sipil.

“Demokrasi Indonesia mengalami regresi bukan karena civil society, tapi karena kebijakan dan perilaku negara. Maka mengawasi LSM oleh LSM itu langkah yang salah arah,” ujar Halili.

Civil Society Mengawasi Negara

KOMISIONER Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menilai keliru bila lembaga swadaya masyarakat atau civil society mengawasi LSM. Sebab tugas LSM untuk mengawasi jalannya pemerintah dan perangkat negara, termasuk Komnas HAM.

Begitu pula dengan pengawasan terhadap LSM yang hanya diperbolehkan dilakukan oleh negara, tapi kata Beka, mengawasi hanya dalam lingkup keamanan, ketertiban, dan hal-hal yang sesuai perundang-undangan.

“Masyarakat tidak diberi kewenangan pengawasan. Salah satu dampaknya adalah munculnya kecurigaan antarkelompok masyarakat sipil,” kata Beka menegaskan.

LSM mesti hadir untuk kepentingan publik. Beka mencontohkan kelahiran Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dengan kontribusinya memberikan layanan bantuan hukum kepada warga yang membutuhkan.

Atau kehadiran International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) untuk mengawasi utang luar negeri era Presiden Soeharto.

Ketua Bidang Advokasi YLBHI Muhammad Isnur skeptis CSW sebagai agen yang dipekerjakan pemerintah untuk berhadapan dengan masyarakat sipil. Sebab selama ini fungsi pengawasan sudah berjalan sesuai bidang atau lembaganya.

Ia mencontohkan YLBHI sebagai kantor hukum diawasi BPHN, pengacara diawasi Peradi, para lembaga donor diawasi Bappenas. Termasuk regulasi dalam UU Organisasi Masyarakat dan UU Yayasan.

Sehingga, kata Isnur, alasan CSW yang digagas Ade Armando untuk mengawasi masyarakat sipil terkesan absurd. Dan perlu dilihat niatan dari kehadiran CSW nantinya.

“Toh masyarakat juga bisa menilai CSW ditujukan untuk membangun demokrasi atau justru menghancurkan demokrasi,” kata Isnur.

Klarifikasi Ade Armando

ADE Armando selaku pendiri CSW membantah bahwa organisasinya hadir untuk melindungi pemerintah yang sedang berkuasa. Justru sebaliknya, kata Ade, CSW hadir untuk meminimalisir intervensi negara terhadap masyarakat sipil.

Negara kerap menggunakan kekuatan hukum dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di masyarakat. Dan Ade menginginkan masyarakat sipil yang membuktikan mampu mengurus diri sendiri.

“Makanya pengawasannya dari kita sendiri. Jangan government, negara, tentara, polisi yang turun. Apa-apa jangan ke UU ITE. Atau organisasi dibubarkan oleh negara,” kata Ade saat dikonfirmasi reporter Tirto, Selasa (8/6).

Ade Armando mengklaim, nantinya CSW akan menjadi tempat pengaduan bagi masyarakat atau perusahaan yang merasa dirugikan oleh LSM. Dan CSW sebagai konter narasi terhadap pelanggaran etika yang dilakukan oleh kelompok masyarakat sipil.

Menurut Ade kewenangan CSW hanya sebatas mengkritisi kerja-kerja dari masyarakat sipil. Tidak akan ada proses hukum yang akan mereka lakukan.

“Tapi kalau saya ketemu satu organisasi yang mengancam, memalak. Mungkin akan kami laporkan. Tapi pada prinsipnya tidak, kami tidak berminat bawa ini ke polisi,” ujarnya. (*)

Sumber : Tirto.id

Kaitan Ade Armando, Civil Society, Civil Society Watch (CSW), Lsm, NGO, top
Redaksi 10 Juni 2021 10 Juni 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya BP Batam Ikuti Webinar Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik
Artikel Selanjutnya Terungkap | Pendanaan TWK Pegawai KPK Bersumber dari BKN

APA YANG BARU?

Pencurian Listrik untuk Penambangan Bitcoin di Tanjungpinang: Denda Dibebankan ke Pemilik Ruko
Artikel 13 jam lalu 218 disimak
Pemerintah Ringankan Iuran BPU: Perluas Perlindungan JKK dan JKM
Artikel 13 jam lalu 188 disimak
Produksi Sampah Capai 1.300 Ton Per Hari, Pemko Batam Janjikan Perbaikan Tata Kelola
Artikel 13 jam lalu 180 disimak
Anggota DPR RI Randi Zulmariadi, Jaring Aspirasi di RW 20 Cipta Permata Sadai
Artikel 19 jam lalu 214 disimak
Ditemukan Mayat Pria Tergantung di Bengkong Garama
Artikel 21 jam lalu 247 disimak

POPULER PEKAN INI

Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
Lingkungan 6 hari lalu 713 disimak
Mayat Pria Ditemukan Dalam Kolam Bekas Galian di Kawasan Imperium
Artikel 6 hari lalu 692 disimak
TBM Kepulauan Riau Lolos Kurasi Nasional
Budaya 7 hari lalu 648 disimak
Ditjen Imigrasi Amankan WNA Asal Tiongkok di Proyek Opus Bay Marina City
Artikel 6 hari lalu 604 disimak
Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
Lingkungan 6 hari lalu 599 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?