Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tinjau Arus Mudik di Batu Ampar, Gubernur Kepri Pastikan Kenyamanan Pemudik
    19 jam lalu
    Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
    21 jam lalu
    3 Kapal Pelni Layani Angkutan Mudik dari Tanjungpinang
    1 hari lalu
    Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
    1 hari lalu
    Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    23 jam lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    1 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    1 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Mengurangi Biaya Tinggi APBD”

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.5k disimak
Foto Ilustrasi PNS : kemendagri.go.id

IDE tentang pengurangan dan rasionalisasi jumlah pegawai negeri sipil (PNS) kembali bergulir. Kali ini oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Daftar Isi
PNS dan Belanja APBD Yang TinggiRasionalisasi Mulai 2017

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah akan menurunkan jumlah PNS dari 4,5 juta orang menjadi 3,5 juta. Namun, lanjut dia, penurunan angka tidak dilakukan dengan cara pemutusan hubungan kerja (PHK).

“PNS diturunkan secara alamiah bukan PHK, misalnya tahun ini 120.000 (PNS) pensiun, yang diterima hanya puluhan ribu,” ujar Kalla dalam pembukaan Temu Administrator Muda Indonesia (AdMI) di Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor, Sumedang, Senin (24/10/2016) dikutip dari laman KEMENDAGRI.

Menurut Wakil Presiden, jika setiap tahun jumlah penerimaan PNS dikurangi 60.000 kursi, maka dalam lima tahun, jumlah PNS di Indonesia berkurang 300.000 orang.

Selain itu, pemerintah mewacanakan pengurangan eselonisasi.

Selama ini, PNS memiliki tingkat eselon 1-4. Ke depan, bisa jadi eselon hanya sampai 2 sehingga pemerintahan lebih ramping dan birokrasi diperkecil.

“Untuk eselon 1, nantinya bisa dipindah ke mana pun. Kepala dinas Jabar bisa pindah ke Jatim. Kalau sekarang tidak bisa sehingga tidak ada sharing pengalaman sebagai perekat nasional,” ungkap Kalla.

PNS dan Belanja APBD Yang Tinggi

UNTUK tingkat daerah, belanja pegawai masih cukup besar. di laman infoptk.com, ada sebanyak 134 daerah yang belanja pegawainya di atas 50 persen. Beberapa lainnya di atas 70 persen. Opsi kebijakan rasionalisasi PNS menjadi pertimbangan dan masuk tahap kajian. Kebijakan ini rencananya akan diterapkan mulai tahun 2017.

Ilustrasi APBD
Ilustrasi APBD

Rencana rasionalisasi jumlah PNS, awalnya bergulir dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB).

Di laman BBC Indonesia, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Herman Suryatman pada bulan Juni 2016 lalu mengaku, pengurangan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan hal yang logis.

Di dalam anggaran pendapatan dan belanja negara menurut Herman, komposisi gaji PNS hampir mencapai 34%. Bahkan, menurutnya, di 244 kabupaten/kota, alokasi gaji PNS mencapai lebih dari 50% anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Belanja pegawai di APBN mencapai 33,8% atau setara dengan Rp707 triliun. Bagaimana mungkin kita bisa membangun jembatan, membangun jalan, pendidikan, kesehatan, apabila belanjanya banyak diserap pegawai? Lalu bagaimana belanja pegawai dikurangi? Itu ada konsekuensi. Harus ada rasionalisasi,” kata Herman di laman itu.

Caranya bisa saja dengan menurunkan rasio antara jumlah PNS dan jumlah penduduk. Saat ini, rasionya adalah 1,77% yang berarti pada setiap 100 orang warga terdapat 1,77 PNS. Kkajian akademik yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), rasio ideal adalah 1,5%. Selisih dari 1,77% ke 1,5%, setara dengan pengurangan satu juta PNS.

Rasionalisasi Mulai 2017

RASIONALISASI yang ingin dijalankan pemerintah sepertinya melalui pola alamiah, seperti diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Di laman KOMPAS, Jokowi mengatakan dengan strategi itu, kualitas sumber daya manusia dalam birokrasi Pemerintah Indonesia akan lebih berkualitas. Selain itu, belanja pegawai yang tinggi dan membebani anggaran juga bisa lebih diefisienkan. Pemerintah sudah merencanakan rasionalisasi akan berjalan tahun 2017 setelah enam bulan pemetaan.

Pengadaan PNS baru nantinya dilakukan secara terbatas dan secara nasional jumlahnya tidak melebihi PNS yang pensiun.

Sinyal tentang pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih efektif juga kembali disampaikan Jokowi dalam Rapa terbatas membahas meksnisme kerja aparatur di Jakarta, senin (24/10) kemarin.

Jokowi juga meminta perhatian terkait rata-rata pertumbuhan belanja pegawai yang semakin meningkat. Pada tahun 2009 sampai 2017 sebesar 13,7% dan belanja manfaat pensiun tumbuh 10%.

Untuk itu, ia kembali menegaskan bahwa kebijakan moratorium harus dipahami sebagai upaya membenahi manajemen.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Riant Nugroho di laman CNN Indonesia mengatakan, Jika pengurangan PNS tetap dilakukan, maka regenerasi harus terwujud untuk menghindari generasi organisasi tua. Hal ini seperti yang terjadi pada Eselon 1 dan Eselon 2 yang mengalami keterlambatan regenerasi.

Untuk menjalankan kebijakan ini menurutnya, merupakan wilayah eksekutif dari pemerintah tanpa perlu melalui persetujuan DPR. Pemerintah hanya perlu melaporkan alasan dan tujuan dengan solusi yang rasional ke DPR. ***

Kaitan APBD Tinggi, Biaya Pegawai, jokowi, jusuf kalla, kemenpan rb, Pengurangan PNS, Rasionalisasi PNS
Redaksi 25 Oktober 2016 25 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Undi Nomor Urut, Mendagri Harap 3 Paslon Hadir
Artikel Selanjutnya Ini Perbedaan Antara Penjabat dan Pelaksana Tugas Kepala Daerah

APA YANG BARU?

Tinjau Arus Mudik di Batu Ampar, Gubernur Kepri Pastikan Kenyamanan Pemudik
Artikel 19 jam lalu 103 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 21 jam lalu 119 disimak
Dua Karakter Berbeda Orangtua
Catatan Netizen 23 jam lalu 101 disimak
3 Kapal Pelni Layani Angkutan Mudik dari Tanjungpinang
Artikel 1 hari lalu 121 disimak
Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
Artikel 1 hari lalu 114 disimak

POPULER PEKAN INI

Baznas Batam Salurkan Bantuan Kepada 1.870 Penerima dan 300 Penyandang Disabilitas
Artikel 6 hari lalu 247 disimak
Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 3 hari lalu 195 disimak
Sambut Idul Fitri 1447 H, Dispar Karimun Gelar Festival Lampu Hias Eid Mubarak
Artikel 6 hari lalu 189 disimak
Wamendag RI Bersama Walikota Batam Tinjau Stok Bahan Pokok Jelang Hari Raya
Artikel 6 hari lalu 179 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 3 hari lalu 172 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?