Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    7 Titik Jalan Dilebarkan di Batam Sepanjang 2026
    11 jam lalu
    3.558 WNI Dipulangkan Lewat Program M Malaysia, 307 Orang Tiba di Batam Sekaligus
    11 jam lalu
    Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
    11 jam lalu
    Bareskrim Sita 14 Mobil Mewah, 2 Kapal dan Puluhan Properti Milik DPO Kasus Narkoba THM Batam
    11 jam lalu
    Bareskrim Polri Bawa 9 Tersangka Kasus Kasino/Gelper Batam ke Jakarta
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Gerakan Kesultanan Riau Lingga di Awal Kemerdekaan RI
    17 jam lalu
    Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
    2 hari lalu
    14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
    2 hari lalu
    Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
    2 hari lalu
    Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    10 jam lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 hari lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    4 hari lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Menikmati Keberagaman Biota Laut dalam Seporsi Kerang Tumpah

Editor Admin 4 tahun lalu 1.7k disimak

SEBAGAI kota pariwisata, Batam menjadi tujuan favorit para pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain terkenal dengan wisata belanja dan resort tepi pantai, Batam juga kaya akan beragam hidangan kuliner seafood.

Sejumlah kuliner seafood yang cukup diminati yakni kepiting saos pedas, sotong mentega, aneka kerang, udang cereal, gonggong, ikan asam pedas dan beragam menu lainnya.

Beberapa waktu belakangan ini, muncul satu menu yang dapat menjadi pilihan utama bagi para pecinta seafood, yakni kerang tumpah. Baik itu rumah makan, stand, maupun kedai kaki lima di pinggir jalan yang menyajikan menu ini, mulai bermunculan di Batam, seperti di Nagoya, Bengkong, Batam Center dan lainnya.

Lalu, seperti apa wujudnya kerang tumpah ini. Gowest.id sempat mengunjungi salah satu rumah makan di depan SMP 4, Bengkong yang menghidangkan menu ini, Sabtu (5/3) malam.

Setelah menu dipesan, tak lama kemudian, salah seorang pegawai rumah makan membentangkan plastik yang lebar di atas meja. Sekitar 10 menit kemudian, kerang tumpah sudah siap dimasak. Tapi alih-alih menyajikannya dalam piring atau mangkuk, kokinya langsung membawa kuali tempat memasak kerang tumpah, dan langsung menumpahkannya di atas plastik yang dibentangkan tadi.

Pada awalnya, Gowest.id merasa itu tindakan yang kurang sopan. Lalu bertanya, mengapa masakannya malah dituang ke meja. Tanpa basa-basi, sang koki pun berujar singkat. “Memang ini pak, yang namanya kerang tumpah. Masakannya langsung ditumpahkan, lalu dimakan,” kata dia.

Menemani kerang tumpah, ada juga nasi putih dan sayur kangkung.

Walaupun pada awalnya masih bingung mengenai cara penyajiannya, tapi karena perut sudah mulai tidak bersahabat, mau tidak mau kerang tumpah ini harus diratakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Ekspektasi awal dari hidangan ini, yakni menu khusus kerang, sama seperti kerang rebus yang banyak terdapat di Medan, Sumatera Utara.

Namun dalam menu kerang tumpah ini, terdapat banyak sekali biota laut, yang tentu saja bisa dimakan, dan sangat menggugah selera para pecinta seafood.

Ada kerang bulu, kerang lapis, gonggong, kepiting, telur, udang, potongan jagung, nenas dan lain-lain. Campuran saos tiram yang rasanya pedas manis ini bercampur dengan rasa asam dari nenas.

Menikmati menu senilai Rp 70 ribu per porsi ini, cukup menyenangkan dan juga penuh tantangan. Misalnya, ketika makan gonggong, untuk mengeluarkan dagingnya yang tersembunyi di dalam cangkang, maka harus menggunakan tusuk gigi. Kemudian, daging tersebut ditarik pelan-pelan keluar, baru kemudian bisa dinikmati.

Sebagai catatan, satu porsi ini cukup untuk tiga orang.

Hanya satu saja kekurangan menu ini, yakni kurang banyak porsi, tapi itu setimpal dengan harga yang diberikan. Menu ini dapat menjadi pilihan utama bersantap malam, apalagi di malam minggu bersam keluarga, pacar, atau cocok juga bagi jomblo pecinta seafood yang butuh waktu untuk menyenangkan diri sendiri (leo).

Kaitan batam, biota laut, kepri, kerang tumpah, kota, menu seafood
Admin 11 Maret 2022 11 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kapok! Kini Zara Adhisty Batasi Pergaulan
Artikel Selanjutnya Kapolda Pimpin Upacara HUT Polda Kepri ke-17

APA YANG BARU?

Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
Statistik 10 jam lalu 122 disimak
7 Titik Jalan Dilebarkan di Batam Sepanjang 2026
Artikel 11 jam lalu 99 disimak
3.558 WNI Dipulangkan Lewat Program M Malaysia, 307 Orang Tiba di Batam Sekaligus
Artikel 11 jam lalu 103 disimak
Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
Artikel 11 jam lalu 160 disimak
Bareskrim Sita 14 Mobil Mewah, 2 Kapal dan Puluhan Properti Milik DPO Kasus Narkoba THM Batam
Artikel 11 jam lalu 136 disimak

POPULER PEKAN INI

Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
Artikel 1 hari lalu 431 disimak
Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Transmigrasi Patriot
Artikel 5 hari lalu 343 disimak
Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah
In Depth 4 hari lalu 327 disimak
Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
Histori 4 hari lalu 306 disimak
Jelang HUT RI Ke-18 Cuaca Batam dan Kepri Diselimuti Awan Tebal dan Hujan Tipis
Artikel 3 hari lalu 278 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?