Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dishub Batam Klarifikasi Peran Pada Penerbitan Surat Rekomendasi Pertalite
    6 jam lalu
    Pemuda Ditusuk Orang Tak Dikenal di Villa Pesona Asri
    6 jam lalu
    Tilang Manual dalam Operasi Patuh 2026, Daftar Pelanggaran Yang Diincar
    7 jam lalu
    Penghentian Sementara Jeju Air Batam–Incheon
    7 jam lalu
    Kasus Kontainer Berisi Tanah Jarang Siap Ekspor, Aparat dan Eksportir Saling Bantah
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    1 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    2 hari lalu
    Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
    2 hari lalu
    Ada Posko di Tiap Sekolah untuk Bantu Pendaftaran SPMB Batam
    3 hari lalu
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    6 jam lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    1 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    2 hari lalu
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    5 hari lalu
    Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
    5 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Chris Gardner dari Gelandangan Jadi Miliarder: Kuncinya Pantang Menyerah

Editor Admin 4 tahun lalu 824 disimak

CHRISTOPHER Paul ‘Chris’ Gardner adalah seorang wirausahawan, investor, penulis, dan motivator. Tapi siapa menyangka, Chris mulanya hidup miskin bahkan pernah menjadi gelandangan.

YA, setiap orang punya kesempatan untuk berubah. Dikutip dari BBC, pria yang lahir pada 9 Februari 1954 itu dibesarkan dalam kemiskinan oleh sang ibu Bettye Jean dan ayah tiri pemabuk yang kasar dan kejam.

Meski sengsara saat masa kecil, ia mengatakan, ibunya merupakan sumber inspirasinya. “Aku punya ibu yang selalu memberitahuku setiap hari, ‘Nak, kamu bisa melakukan atau menjadi apapun yang kamu inginkan’. Dan aku percaya, aku mempercayainya 100%,” kata Chris Gardner.

Chris muda menghabiskan waktu empat tahun di Angkatan Laut AS. Setelah kepulangan pada tahun 1974, Chris kemudian pindah ke San Francisco di mana dia berusaha sebagai penjual alat kesehatan.

Selama setahun di San Francisco, Chris yang saat itu sudah berpisah dengan istrinya dan membawa anaknya yang masih balita, sempat menjadi gelandangan alias tak punya rumah.

Dia kemudian bekerja sebagai karyawan magang bergaji rendah di sebuah broker saham. Uang Chris Gardner yang tidak cukup membayar jaminan sewa apartemen membuatnya harus hidup di bawah garis kemiskinan.

Gardner dan anaknya pun harus tidur dengan berpindah tempat setiap hari. Mereka pernah tidur di toilet, di stasiun kereta api, di taman, di sebuah penampungan di gereja, atau di kolong meja di tempat kerjanya setelah rekan-rekan kerjanya pulang.

Walaupun diterpa kesulitan, Gardner mengalami kemajuan pesat dalam pekerjaannya. Usai masa magangnya, perusahaan Dean Witter Reynolds (DWR) pun mengangkatnya sebagai karyawan tetap. Gardner akhirnya mampu menyewa rumah.

Karirnya kemudian melesat dengan cepat, hingga akhirnya pada tahun 1987 ia membuka perusahaan investasi sendiri, bernama Gardner Rich & Co dengan modal US$ 10.000. Perusahaan restrukturisasi tersebut bergerak di bidang penanganan utang-piutang, ekuitas dan transaksi berbagai produk-produk ekonomi lainnya.

Dimulai dari sebuah apartemen kecil yang bermodalkan perabotan sederhana, Chris memiliki 75% dari saham Gardner Rich & Co, dan sisanya dimiliki oleh sebuah hedge fund.

Singkat cerita, Chris pun sukses mengembangkan perusahaannya Gardner Rich & Co hingga akhirnya menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan pada tahun 2006.
Gardner yang telah berusia lebih dari 60 tahun kala itu lebih banyak menghabiskan waktu berkeliling dunia sebagai pembicara motivasi, dan mensponsori sejumlah organisasi dan organisasi tunawisma yang memerangi kekerasan terhadap perempuan.

Kisah kesuksesan seorang Chris Gardner yang serba tidak mudah dan bahagia kemudian membawanya ke Hollywood. Chris pernah mengalami semua hal yang menyakitkan dalam hidupnya, mulai dari dianiaya ayah tiri, ditinggal sang istri, ditangkap polisi hingga kesulitan membayar utang.

Hollywood datang menelepon ketika ia menulis otobiografi terlarisnya The Pursuit of Happyness. Film dengan nama yang sama dirilis pada tahun 2006, dan Will Smith dinominasikan untuk Aktor Terbaik Oscar untuk perannya sebagai Gardner.

Enam tahun setelah rilis film, kehidupan Gardner berubah lagi pada tahun 2012 ketika istrinya meninggal karena kanker di usia 55 tahun. Hal itu membuat dia mengevaluasi kembali apa yang ingin dia lakukan dalam hidupnya. Setelah tiga dekade sukses di bidang keuangan, dia memutuskan banting setir ke karier yang sama sekali berbeda.

Dia tidak lagi bekerja di perusahaan investasi lagi, dan lebih memilih menjadi pembicara dan penulis motivasi. Total kekayaannya pun mencapai US$ 60 juta atau sekitar Rp 858 miliar (asumsi kurs Rp 14.300) saat ini.

Itulah pelajaran berharga yang bisa dipetik dari perjalanan hidup seorang miliarder Chris Gardner. Kuncinya adalah pantang menyerah.

(*)

sumber: detik.com

Kaitan Motivator, penulis, Wirausawan
Admin 8 Maret 2022 8 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Bigmatch Liga Champions Liverpool vs Inter Milan: The Reds Lebih Diunggulkan
Artikel Selanjutnya Pemerintah Bebaskan Syarat Antigen dan PCR untuk Perjalanan Domestik Dorong Penguatan Rupiah

APA YANG BARU?

Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
Statistik 6 jam lalu 146 disimak
Dishub Batam Klarifikasi Peran Pada Penerbitan Surat Rekomendasi Pertalite
Artikel 6 jam lalu 135 disimak
Pemuda Ditusuk Orang Tak Dikenal di Villa Pesona Asri
Artikel 6 jam lalu 146 disimak
Tilang Manual dalam Operasi Patuh 2026, Daftar Pelanggaran Yang Diincar
Artikel 7 jam lalu 151 disimak
Penghentian Sementara Jeju Air Batam–Incheon
Artikel 7 jam lalu 132 disimak

POPULER PEKAN INI

“Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
Histori 7 hari lalu 803 disimak
8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 2 hari lalu 709 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 5 hari lalu 700 disimak
Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
Statistik 5 hari lalu 683 disimak
PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
Sports 6 hari lalu 683 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?