Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BP Batam Adukan Berbagai Persoalan Investasi ke Menteri Keuangan
    12 jam lalu
    Tarif Ferry Batam-Singapura Naik, Gubernur Kepri Ingatkan Operator Jangan Manfaatkan Situasi
    13 jam lalu
    Puncak Arus Mudik 18-19 Maret, KSOP Batam Siapkan Posko Pengawasan
    1 hari lalu
    Pelantikan Pejabat Baru BP Batam, Denny Tondano Jabat Deputi Bidang Pengusahaan
    1 hari lalu
    Walikota Batam Dijadwalkan Salat Idul Fitri di Dataran Engku Putri
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    7 hari lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    7 hari lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    3 minggu lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Demkorat & PKS Kritik Klaim Luhut | Soal Punya Big Data Rakyat Ingin Pemilu 2024 Ditunda

Editor Admin 4 tahun lalu 575 disimak

PARTAI Demokrat (PD) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik klaim sepihak Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang mengaku mempunyai big data yang berisi suara rakyat ingin pemilu ditunda.

Elite Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, meminta Luhut untuk menghentikan wacana penundaan pemilu. “Pak Luhut sebaiknya menghentikan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Jangan menjerumuskan Presiden Jokowi dengan wacana yang inkonstitusional dan berpotensi membuatnya menjadi Malin Kundang reformasi,” kata Kamhar kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).

Kamhar mengatakan big data yang diklaim Luhut jauh berbeda dengan hasil berbagai survei. Data itu pun pernah diungkap Ketum PKB Muhaimin Iskandar, namun dipertanyakan kebenarannya, Untuk itu, dia meminta agar Luhut tak mengulang data tersebut.

“Argumentasi big data yang disampaikan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) ini juga pernah dipresentasikan Cak Imin yang kemudian direspon kritik oleh praktisi media sosial dari Drone Emprit yang mempertanyakan kebenaran analisis big data tersebut, apalagi jika diperhadapkan dengan data di lapangan yang terekam oleh sejumlah survei nasional. Jauh lebih banyak yang menolak wacana penundaan pemilu. Jadi sebaiknya Pak LBP tak usah mengulang-ulang menyanyikan lagu lama yang sumbang,” ujarnya.

Kamhar lantas meminta Jokowi untuk mencontoh kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia mengatakan SBY tak pernah haus dengan kekuasaan.

“Ada baiknya belajar dari Pak SBY yang bisa secara tegas menolak wacana perpanjangan periodesasi jabatan presiden di kala survei kepuasan publik mencapai 72% di periode kedua pemerintahannya. Kekuasaan memang cenderung menggoda, karenanya diperlukan kearifan dan kebijaksanaan dalam pengelolaannya agar husnul khotimah, tak terjebak pada jebakan kekuasaan yang ingin terus melanggengkan kekuasaan,” ujarnya.

Kamhar juga meminta Jokowi untuk tidak terpengaruh dengan pihak yang berusaha melanggar konstitusi. Termasuk pihak yang ingin mengamandemen konstitusi demi melancarkan usulan penundaan pemilu.

“Jika Presiden Jokowi ingin husnul khotimah di akhir periode keduanya ini, beliau mesti mampu membebaskan diri dari pengaruh orang-orang sekitarnya yang berfikiran nakal yang ingin mengangkangi konstitusi. Termasuk pikiran-pikiran nakal untuk mendorong amandemen konstitusi agar penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden atau periodesasi presiden memiliki landasan konstitusional. Ini yang berbahaya, karena sejatinya yang dilayani adalah syahwat kekuasaan bukan aspirasi rakyat,” ucapnya.

Senada, PKS juga menilai klaim Luhut hanya sepihak. “Saya tidak tahu big data yang dimaksud oleh Pak Luhut ya. Tapi bisa saja itu klaim sepihak dari data yang beliau miliki,” kata Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid, kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).

Kholid menilai apa yang diklaim Luhut tidak jelas sumbernya berbeda dengan hasil survei yang menyatakan mayoritas publik tidak setuju wacana penundaan pemilu ataupun presiden 3 periode. Dia menganggap apa yang diklaim Luhut hanya untuk menjustifikasi penundaan pemilu.

“Sumbernya juga tidak jelas. Metodologinya tidak jelas. Seperti apa. Yang jelas hasil survey dari beberapa lembaga survei menyatakan mayoritas rakyat tidak setuju dengan penundaan pemilu atau perpanjangan jabatan presiden. Jadi klaim big data itu hanya cara pemerintah menjustifikasi penundaan pemilu saja,” ujarnya.

Kholid meminta Luhut untuk bersikap negarawan serta memberikan masukan bijaksana kepada presiden. Dia mengatakan sikap Luhut mengungkap big data itu menunjukkan uportunis dan pragmatis.

“Seharusnya, sebagai pemimpin, Pak Luhut bersikap yang negarawan. Berikan masukan yang bijaksana kepada Presiden. Jangan terlalu prematur dengan klaim big data yang tidak jelas sumber data dan metodologinya sudah dibuat menggiring opini publik untuk menunda pemilu. Ini sikap yang oportunis dan pragmatis,” ujarnya.

Luhut Ungkap Big Data Berisi Suara Rakyat Ingin Tunda Pemilu

Sebelumnya, Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, berbicara tentang wacana penundaan pemilu hingga jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperpanjang. Luhut mengklaim punya data aspirasi rakyat Indonesia yang menginginkan penundaan Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Luhut dalam podcast #closethedoor di channel YouTube Deddy Corbuzier, seperti dilihat, Jumat (11/3/2022). Dalam perbincangannya dengan Deddy, Luhut menjelaskan pihaknya memiliki big data yang isinya merekam aspirasi publik di media sosial soal Pemilu 2024.

“Karena begini, kita kan punya big data, saya ingin lihat, kita punya big data, dari big data itu, kira-kira meng-grab 110 juta. Iya, 110 juta, macam-macam, Facebook, segala macam-macam, karena orang-orang main Twitter, kira-kira orang 110 jutalah,” kata Luhut.

Dari data tersebut, Luhut menjelaskan masyarakat kelas menengah ke bawah ingin kondisi sosial politik yang tenang. Masyarakat, kata Luhut, tak ingin gaduh politik dan lebih menginginkan kondisi ekonomi ditingkatkan.

“Kalau menengah ke bawah ini, itu pokoknya pengin tenang, pengin bicaranya ekonomi, tidak mau lagi seperti kemarin. Kemarin kita kan sakit gigi dengan kampret-lah, cebong-lah, kadrun-lah, itu kan menimbulkan tidak bagus. Masa terus-terusan begitu,” ujarnya.

Masih dari big data yang diklaim Luhut, dia mengatakan rakyat Indonesia mengkritisi dana Rp 100 triliun lebih untuk Pemilu 2024. Dana ratusan triliun ini memang diajukan KPU kepada DPR-pemerintah.

“Sekarang lagi gini-gini, katanya, kita coba tangkap dari publik (dari data-data tersebut), ya itu bilang kita mau habisin Rp 100 triliun lebih untuk milih, ini keadaan begini, ngapain sih, ya untuk pemilihan presiden dan pilkada, kan serentak,” ucapnya.

(*)

sumber: detik.com

Kaitan Pemilu 2024
Admin 12 Maret 2022 12 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Gerilya Golkar dan PKB di Tengah Mayoritas Publik Tolak Penundaan Pemilu
Artikel Selanjutnya OMBUDSMAN KEPRI ; “Layanan Publik & Apatisme Rakyat Terhadap Negara” | NGOBROL EVERYWHERE (FULL)

APA YANG BARU?

BP Batam Adukan Berbagai Persoalan Investasi ke Menteri Keuangan
Artikel 12 jam lalu 71 disimak
Tarif Ferry Batam-Singapura Naik, Gubernur Kepri Ingatkan Operator Jangan Manfaatkan Situasi
Artikel 13 jam lalu 81 disimak
Puncak Arus Mudik 18-19 Maret, KSOP Batam Siapkan Posko Pengawasan
Artikel 1 hari lalu 76 disimak
Pelantikan Pejabat Baru BP Batam, Denny Tondano Jabat Deputi Bidang Pengusahaan
Artikel 1 hari lalu 123 disimak
Walikota Batam Dijadwalkan Salat Idul Fitri di Dataran Engku Putri
Artikel 2 hari lalu 129 disimak

POPULER PEKAN INI

Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
Ragam 7 hari lalu 291 disimak
Penangkapan Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal di Batam
Artikel 6 hari lalu 264 disimak
Lokasi Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL Terus Dipantau Pihak KSOP Batam
Artikel 6 hari lalu 234 disimak
Baznas Batam Salurkan Bantuan Kepada 1.870 Penerima dan 300 Penyandang Disabilitas
Artikel 4 hari lalu 220 disimak
Setelah Empat Hari Dicari, Penumpang Speedboat Yang Jatuh Ditemukan Telah Tewas
Artikel 6 hari lalu 206 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?