Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
    7 jam lalu
    8.800 Dus Pasokan Baru Minyakita Mulai Didistribusikan
    9 jam lalu
    DPR Desak Kemendikdasmen Usut Dugaan Pengerahan Siswa dalam Pawai MBG di Batam
    9 jam lalu
    8 Awak Kapal Diselamatkan Dari KM Batam Indah 9 Yang Tenggelam di Selat Malaka
    10 jam lalu
    Dinilai Jadi Sarang Prostitusi Terselubung, Mahasiswa Desak DPRD Batam Tutup Sintai
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    9 jam lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    1 hari lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    1 hari lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    1 hari lalu
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    19 jam lalu
    Pohon Bakau Api Api
    3 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    3 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

“Kisah Sebuah Sepeda Pancal”

Editor Admin 2 tahun lalu 825 disimak
Ilustrasi, © F. Sultan Yohana

SAYA menjepret foto sepeda pancal itu di dekat Stasiun MRT Steven, awal bulan lalu. Stasiun yang kanan-kirinya banyak dihuni masyarakat elit Singapura. Juga bule-bule ekspatriat yang banyak dikontrakkan di sana oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Saya membayangkan, pemilik sepeda itu bule, ibu-ibu muda pastinya, atau perempuan kemanten anyar yang baru saja pindah ke Singapura ikut dinas suaminya. Itu bayangan saya ya!

Oleh : Sultan Yohana


ATAU perempuan Jepang yang langsing, murah senyum, rambut sebahu, dan selalu berpenampilan sopan.

Kenapa perempuan bule (atau Jepang)? Karena itu sepeda transportasi sehari-hari. Warna, merek, dan model sepeda yang dipilih “bule banget”. Simple, warna tidak menyolok, namun berkualitas. Saya lihat di situs merek sepedanya, harga itu sepeda cukup mahal, 1500an dolar Singapura. Ditambah keranjang rotan di belakang, pemiliknya pasti bule bertubuh langsing karena gaya hidup vegetarian, sedikit nyeni, suka pergi ke teater dan baca buku, serta kadang-kadang menghisap ganja (di negeri asalnya). Duh, perempuan idaman saya ketika mahasiswa. Hehe.

Untuk urusan sepeda, perempuan bule (juga lelakinya sebetulnya) dan Jepang di Singapura, mau tak mau, memang berada pada level berbeda. Mereka memakai sepeda pancal untuk transportasi sehari-hari. Untuk mengantar anak sekolah atau les, untuk belanja, bekerja, ke mall, ke salon, dls. Jika Anda pergi ke Orchad Road arah Tanglin Mall, mall yang baru dibeli oleh Sukanto Tanoto seharga $868 juta dolar itu. Anda dengan mudah melihat bule-bule cantik dan muda bersepeda pancal dengan membawa belanjaan, atau nggembol balitanya di sadel belakang. Tanglin Mall adalah mall elit yang mengambil konsumen orang-orang elit yang tinggal di sekitar Orchad dan Bukit Timah, dua kawasan elit Singapura.

Perempuan asli Singapura tidak gemar memakai sepeda sebagai sarana transportasi. Kalaupun bersepeda, paling untuk gaya-gayaan, dan yang dipilih model-model Brompton dan sejenisnya. Mereka, lalu rame-rame mengayuh, dengan kostum bersepeda super ketat, yang pantatnya menyembul menyakiti mata para lelaki. Kalaupun untuk transportasi sehari-hari – dan ini biasnya kaum proletar Singapura – biasanya sepeda yang dipilih “mbuyak byuk” dan warnanya menyolok mata. Ibu-ibu Singapura yang bersepada itu, jika sepedanya mahal, tak akan berani memarkir sepeda mereka seenak udelnya. Jikapun terpaksa, rantai gemboknya pasti semeriah bazaar Ramadan di Geylang Serai.

Hehe.

Sepeda, memang belum menjadi transportasi utama masyarakat Singapura. Pemakainya masih sangat terbatas, meski sarana yang disediakan pemerintah, seperti parkir dan jalan khusus bersepeda, sungguh sangat nyaman. Kebanyakan orang Singapura masih “menganggap”, sepeda untuk transportasi kalangan bawah saja. Untuk orang-orang tua. Untuk anak-anak mereka bermain. Untuk berolahraga.

Walau dianggap negara maju, Singapura memanglah masih belum sepenuhnya bisa melepaskan diri dari kultur-kultur lama khas negara Dunia Ketiga seperti GENGSIAN, doyan pamer STATUS dan KEKAYAAN. Kultur-kultur khas Dunia Ketiga ini, memang tidak serta merta hilang setelah seseorang berpendidikan tinggi, kaya-raya, bahkan bergaul dengan orang-orang kelas “jetset”. Kultur-kultur khas warga Dunia Ketiga ini bisa diperangi hanya dengan banyak membaca buku sastra, nonton film berkualitas, nongkrong dengan siapa saja orang, serta mendengarkan ceramahnya Gus Baha.

Hehe.

Kisah sepeda pancal yang diparkir di Stasiun Steven, bisa panjang di tangan saya. Jangan marah ya, ini semua hanya khayalan belaka saya!

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 
Rubrik : Catatan Netizen jadi platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi para netizen yang gemar menulis, tentang apa saja hal positif yang bisa dibagikan melalui wadah GoWest.ID. Kirim artikel/ konten/ esai anda secara mandiri lewat cara ini ya.

Kaitan netizen, Sepeda pancal, singapura
Admin 31 Maret 2024 31 Maret 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rinov/Phita Melaju ke Final Madrid Spain Masters 2024
Artikel Selanjutnya 211 Armada Layani Arus Mudik di Kepri

APA YANG BARU?

Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 7 jam lalu 90 disimak
8.800 Dus Pasokan Baru Minyakita Mulai Didistribusikan
Artikel 9 jam lalu 122 disimak
Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
Pendidikan 9 jam lalu 118 disimak
DPR Desak Kemendikdasmen Usut Dugaan Pengerahan Siswa dalam Pawai MBG di Batam
Artikel 9 jam lalu 153 disimak
8 Awak Kapal Diselamatkan Dari KM Batam Indah 9 Yang Tenggelam di Selat Malaka
Artikel 10 jam lalu 125 disimak

POPULER PEKAN INI

SAR Gabungan Sisir Perairan Tanjung Budus Cari Nelayan Hilang
Artikel 5 hari lalu 512 disimak
Jalan Lingkar Selatan Batam Dibangun, Tahap Awal Rp15 Miliar
Artikel 5 hari lalu 439 disimak
Lonjakan Malaria di Tanjungpinang, Senggarang dan Kampung Bugis Fokus Ditangani
Artikel 5 hari lalu 391 disimak
53 Dapur SPPG Batam Kembali Beroperasi Usai Dana Operasional Dicairkan
Artikel 5 hari lalu 383 disimak
Kronologi Demo Mahasiswa Batam Yang Ricuh
Artikel 6 hari lalu 382 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?