Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Prakiraan Cuaca Kepri Jumat (29/5/2026): Berawan hingga Hujan Ringan, Waspadai Petir
    18 jam lalu
    Polisi Amankan Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjungpinang
    19 jam lalu
    Cerah Berawan hingga Sore, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang di Batam
    1 hari lalu
    Batam Garap Investasi Digital Rp 88 Triliun untuk AI Data Centre
    1 hari lalu
    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Mineral Ilegal di Batam
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    SPMB Kota Batam 2026/2027 Dibuka Lebih Awal: Jalur Afirmasi Mulai 8 Juni 2026
    18 jam lalu
    “Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
    2 hari lalu
    27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
    5 hari lalu
    Como 1907 Lolos Liga Champions Eropa, Klub Emil Audero Degradasi ke Serie B
    5 hari lalu
    Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    18 jam lalu
    Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
    5 hari lalu
    Pulau Kasu, Batam
    2 minggu lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BenarNews.org

Band Heavy Metal Voice of Baceprot Asal Garut Guncang Panggung Global

Editor Admin 2 tahun lalu 589 disimak
Band asal Indonesia Voice of Baceprot, yang beranggotakan Firda Marsya Kurnia, Widi Rahmawati, dan Euis Siti Aisyah tampil dalam festival Glastonbury di Inggris, Jumat, 28 Juni 2024 lalu. © F. Abi Ismail/Voice of Baceprot/ disediakan oleh GoWest.ID

DERU musik heavy metal yang memekakkan telinga jarang dikaitkan dengan perempuan berjilbab, apalagi yang berasal dari lingkungan tradisi Islam yang konservatif, seperti kota Garut di Jawa Barat.


NAMUN Voice of Baceprot, atau VoB, grup band yang beranggotakan tiga perempuan, membalikkan stereotipe itu dengan penampilan energiknya yang menyita perhatian melalui lirik tentang keadilan sosial dan lingkungan.

Akhir bulan lalu, mereka mencapai tonggak bersejarah dengan menjadi grup musik Indonesia pertama yang tampil di acara bergengsi Festival Glastonbury di Inggris.

Sebagai siswa di salah satu SMP Islam di Garut pada 2014, trio yang terdiri dari Firda ‘Marsya’ Kurnia (gitar dan vokal), Widi Rahmawati (bass), dan Euis Siti Aisyah (drum) ini awalnya tidak berniat mendirikan grup musik cadas tersebut.

Perjalanan musik mereka dimulai dengan lagu-lagu pop, lalu secara tak sengaja para pelajar ini mengenal band heavy metal Armenia-Amerika System of a Down dari laptop guru mereka, Cep Erza Eka Susila Satya atau Abah, yang memunculkan minat ketiga remaja itu terhadap genre tersebut.

“Kami menemukan lagu ‘Toxicity’ dari band System of a Down, di laptopnya, yang ketukan drumnya susah sekali, dan aku jadi tertarik untuk bisa seperti itu karena aku merasa akan menambah kemampuanku bermain drum,” ujar Siti kepada BenarNews.

“Ternyata setelah itu, kami malah merasa nyaman dengan genre metal,” tambah Siti.

Voice of Baceprot, yang dalam bahasa Sunda berarti “berisik”, dengan cepat menemukan jati diri barunya, yang membawa mereka dari pertunjukan ekstrakurikuler sekolah ke panggung dunia, yang sukses “membakar” Wacken Open Air, festival musik heavy metal tahunan di Jerman, pada 2022.

VoB memulai debut mereka di Festival Glastonbury pada 28 Juni, membawakan sembilan lagu selama 45 menit di panggung Woodsies. Festival musik dan seni tahunan yang berlangsung selama lima hari ini, yang diadakan di Somerset, Inggris, merupakan salah satu acara musik paling bergengsi di dunia.

Band asal Indonesia Voice of Baceprot tampil dalam festival Glastonbury di Inggris, Jumat, 28 Juni 2024. [Abi Ismail/Voice of Baceprot]

Sempat gugup

Widi, pemain bas,  menceritakan hingar-bingar penonton ketika VoB tampil di Festival Glastonbury, yang dari kejauhan hanya terlihat dua baris penonton sehingga membuatnya khawatir akan mempengaruhi penampilan mereka di panggung.

Bak sulap, kata Widi, ketika mereka tampil, ternyata penonton sudah banyak sekali berkumpul maju ke depan dan memenuhi area panggung Woodsies.

“Nervous banget! Seru banget sih dari mereka antusiasnya jadi tuh langsung nervous,” kata Widi yang bercerita dinginnya cuaca di Inggris membuat kaku jemari mereka.

“Sekitar main tiga lagu masih nervous tapi lama-lama enjoy.”

Manggung keliling dunia mulai dari Thailand, beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat, tak menjadikan mereka lupa akan asal usul mereka.

“Saya merasa masih biasa saja, walau sudah manggung di mana-mana termasuk di Glastonbury,” kata Siti.

“Senang, nervous dan kaget,” tambah Marsya seraya menceritakan mereka harus berlatih lima hari seminggu dengan durasi empat jam per sesi.

Kerja keras tersebut, kata Marsha, membuat mereka menjadi layak ditonton bahkan di panggung besar seperti Glastonbury kemarin.

“Kalau orang luar itu kalau jelek ya benar-benar ditinggalkan, sementara kalau bagus ya banyak penontonnya,” kata dia.

Komentar buruk masih kerap diterima VoB ketika namanya melejit pasca tampil di Glastonbury, ungkap Marsha. Mereka kerap dikaitkan dengan pakaian hijab yang mereka kenakan, tapi itu tak membuat mereka berkecil hati.

“Kami cuma ingin berbagi kesenangan saja dengan penonton. Kalau hijab itu ya pakaian biasa saja, dari kecil sudah pakai hijab tidak ada tendensi apa pun,” kata Marsha.

“Kita tidak menjual fashion untuk manggung karena memang kita lebih nyaman dinilai dari musikalitas gitu.”

VoB manggung pertama kali di sebuah acara lokal di Garut, tahun 2014 dan mereka mendapat honor Rp500 ribu. Album debut mereka “Retas” dirilis Juli 2023, kata Marsha.

Selama 10 tahun bermain musik, ketiga perempuan ini merasakan jatuh bangun untuk mencapai hasil yang sekarang ini. Widi menceritakan berasal dari desa kecil membuat mereka sulit untuk mengembangkan karier di kota besar seperti Jakarta.

VoB beranggotakan Euis Siti Aisyah (kiri) Firda Marsya Kurnia (tengah), dan Widi Rahmawati (kanan). [Tria Dianti/BenarNews]

Glastonbury bukan yang terakhir

Pada Oktober mendatang, VoB dijadwalkan manggung di SXSW (South by Southwest) Festival di Sydney, Australia. Lebih beken di luar negeri tidak menghentikan mereka untuk terus bermimpi. Siti, Marsya, dan Widi masih ingin mewujudkan cita-cita mereka bisa menggelar tur di Indonesia, setelah mendapatkan kesempatan tampil di luar negeri.

Sejumlah musisi Indonesia mengapresiasi hadirnya VoB yang bisa tampil pada perhelatan dunia itu, dan berharap mereka bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk berkarya.

“Saya sangat bangga karena mereka berkembang sendiri, berjuang sendiri, hingga akhirnya sukses di luar negeri, perjuangan mereka membawa isu emansipasi wanita merupakan hal positif,” kata musisi Anang Hermansyah kepada BenarNews.

Menurut Anang, tidak ada hal yang perlu ditakutkan oleh VoB dalam bermusik termasuk beban kalau mereka berhijab.

“Yang terpenting itu lirik yang dibawakan itu. Selain melodi genre, lirik juga berpengaruh ke penonton sebagai karya mereka. Karya mereka bisa menyampaikan ide maksud dia sudah berhasil. Mereka bisa mengaktualisasikan kemampuan dan ide” kata dia.

Pengamat musik Wendi Putranto menilai tampil di Glastonbury merupakan pencapaian besar yang sangat membanggakan bagi band asal Indonesia.

“Belum pernah ada sebelumnya musisi atau band Indonesia yang tampil di festival legendaris sekaliber Glasto yang sudah berlangsung sejak awal dekade ‘70-an,” kata Wendi. 

Apalagi, kata dia, semangat dan bakat bermusik metal yang hebat dari ketiganya sejak SMA dengan segala keterbatasan yang dihadapi di daerah asal mereka yang cukup terpencil.

“Seperti keluar dari stereotipe bahwa musik heavy metal hanya milik kaum laki-laki, menyembah setan dan tidak beragama. Sekaligus keluar dari stereotipe kebanyakan perempuan berjilbab hanya menyukai musik K-pop saja,” ujar dia kepada BenarNews.

Tentu saja, kata dia, penampilan mereka bisa menginspirasi generasi muda lainnya dalam bermusik sebebas yang mereka inginkan, tanpa memikirkan segala keterbatasan yang ada.

“Penampilan mereka bisa membuka jalan bagi banyak musisi dan band-band keren Indonesia lainnya untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan mereka atau bahkan yang lebih gila lagi,” ujarnya.

Kaitan glastonbury, Heavy metal, musik, Voice of baceprit
Admin 13 Juli 2024 13 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kota Batam Jadi Pelopor Satuan Pelaksana Pelatihan Vokasi dan Produktivitas BLK Kemenaker
Artikel Selanjutnya ‘Donor Kuat’ Demokrat di Hollywood Tekan Biden agar Mundur

APA YANG BARU?

Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
Statistik 18 jam lalu 236 disimak
SPMB Kota Batam 2026/2027 Dibuka Lebih Awal: Jalur Afirmasi Mulai 8 Juni 2026
Pendidikan 18 jam lalu 237 disimak
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat (29/5/2026): Berawan hingga Hujan Ringan, Waspadai Petir
Artikel 18 jam lalu 305 disimak
Polisi Amankan Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjungpinang
Artikel 19 jam lalu 237 disimak
Cerah Berawan hingga Sore, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang di Batam
Artikel 1 hari lalu 314 disimak

POPULER PEKAN INI

Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
Lingkungan 6 hari lalu 699 disimak
Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
Sports 6 hari lalu 645 disimak
Como 1907 Lolos Liga Champions Eropa, Klub Emil Audero Degradasi ke Serie B
Sports 5 hari lalu 612 disimak
Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot karena Pergeseran Pusat Aktivitas Warga
Artikel 6 hari lalu 589 disimak
27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
Sports 5 hari lalu 556 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?