DUKUNGAN dan kesabaran para pengguna jalan di kawasan Batam kembali diuji. Rekonstruksi menyeluruh pada ruas Jalan Gajah Mada, khususnya segmen Southlink–Universitas Internasional Batam (UIB), masih berlangsung hingga Kamis (27/8/2026). Proyek vital yang diampu BP Batam ini dirancang untuk menghadirkan kualitas infrastruktur yang jauh lebih aman, kokoh, dan nyaman bagi mobilitas warga Batam dalam jangka panjang.
Memasuki satu bulan masa pengerjaan sejak dimulai 25 Juli 2026, proyek ini memang membawa tantangan tersendiri bagi kelancaran arus lalu lintas yang menghubungkan Sekupang, Tiban, Batam Centre, Nagoya, hingga Batuampar. Meski tingkat kemacetan tidak setinggi pada awal pengerjaan, antrean kendaraan masih kerap terlihat di sekitar Perumahan Sandona dan kawasan UIB akibat penyempitan akses.
Di area proyek yang meliputi tiga titik pekerjaan—mulai dari ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota—pagar seng biru masih terpasang rapi untuk mengamankan area rekonstruksi yang belum rampung. Kendati demikian, tidak terlihatnya aktivitas pekerja di lokasi dalam beberapa hari terakhir.
Demi menjaga ritme aktivitas harian, sebagian pengendara sepeda motor hingga mobil memanfaatkan area trotoar di depan Perumahan Sandona menuju UIB sebagai jalur melintas sementara secara perlahan dan bergiliran.
Seorang pengemudi ojek online, menuturkan rasa bingungnya saat melintas di kawasan tersebut.
“Ini sudah satu minggu tidak ada yang kerja, tapi akses tetap ditutup. Kadang harus putar balik. Kalau semua akses ditutup, perjalanan jadi lebih jauh,” ungkapnya usai mengantar penumpang.
Sementara itu, BP Batam menegaskan bahwa pengerjaan di ruas Jalan Gajah Mada dilakukan secara menyeluruh dan tidak sekadar penambalan aspal biasa. Prosesnya mencakup pembongkaran beton rusak, perbaikan serta pemadatan lapisan pondasi, pengecoran ulang dengan beton bertulang, hingga pengaspalan akhir.
“Perbaikan jalan ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Kami memahami bahwa proses perbaikan dapat memengaruhi mobilitas, namun seluruh tahapan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur Batam yang semakin baik,” sebut Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian.
(dha)


