Hubungi kami di

Ini Batam

Batam Akan Dijadikan Daerah Pelaksana Pilkada Sehat, ASN Harus Netral

ilham kurnia

Terbit

|

Pjs Walikota Batam Syamsul Bahrum saat menghadiri rapat kerja camat se-Kota Batam yang digelar di Kantor Kecamatan Belakangpadang, Senin (5/10) kemarin.

KOTA Batam rencananya akan dijadikan daerah pelaksana Pilkada Sehat oleh Kemendagri. Hal itu disampaikan oleh Pjs Walikota Batam Syamsul Bahrum saat menghadiri rapat kerja camat se-Kota Batam yang digelar di Kantor Kecamatan Belakangpadang, Senin (5/10) kemarin.

Ia menyampaikan, rapat tersebut di antaranya menyamakan persepsi perihal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sehat yang bermartabat, penanganan Covid-19, pelayanan publik, pemulihan ekonomi serta membicarakan rencana kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ke Batam.

“Ini rapat kerja pertama camat yang saya pimpin di Belakangpadang. Nanti bergilir ke kecamatan lain, kalau waktu tak cukup di dua atau tiga camat kita kumpul dan kita bahas tentang topik-topik penting di Batam,” kata Syamsul.

Rapat juga dihadiri penyelenggara pemilu tingkat kecamatan Belakangpadang, tim sukses pasangan calon, baik Pemilihan Gubernur (Pilgub) maupun Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam, para tokoh hingga pejabat dari Pemerintah Provinsi Kepri.

Di depan peserta rapat, Syamsul menyampaikan perihal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut dia, aturan tentang netralitas ASN sudah cukup jelas dan harus dijalankan.

“Aturannya lengkap, dari yang dikeluarkan presiden, menteri, gubernur hingga walikota. Sebagai contoh saya sendiri, tak boleh ucapkan good, mantap, gaskan, lanjut, maju terus dan lain-lain kalau ada tentang calon tertentu,” papar dia.

Ia menyebutkan, Pilkada yang sehat yang dimaksudkan tidak hanya berarti bebas dari Covid-19 atau tidak menjadi kluster baru penyebaran virus tersebut, namun juga terkait tidak adanya masalah pelanggaran administratif.

“Rencananya Mendagri akan datang, Batam menjadi pilihan menjadi daerah pelaksana Pilkada sehat, kita patut berbangga. Untuk membuktikan ini kita harus punya program yang baik serta partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Pilkada tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, ia menyampaikan di Pemko Batam akan dibentuk tim vaksin. Tim ini akan menjalankan teknis vaksinasi jika vaksin nanti sudah tersedia. “Jadi kita sudah jauh ke depan sembari sekarang kita lakukan upaya menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Hingga kini, para camat terus melakukan upaya menekan Covid-19 di wilayahnya masing-masing, termasuk akan aktif dalam upaya mewujudkan Pilkada sehat.

“Sejak awal, kami kecamatan Belakangpadang dibantu TNI Polri dan berbagai pihak terus turun melakukan sosialisasi, penyemprotan disenfektan, bagi masker hingga meneruskan penyaluran sembako kepada masyarakat,” imbuh Camat Belakangpadang Yudi Admaji.

Setelah raker, Syamsul Bahrum dan rombongan juga membagikan 1000 masker sumbangan dari Pemerintah Provinsi Kepri kepada masyarakat Belakangpadang dari rumah ke rumah, pinggir jalan, pasar hingga pelabuhan.

(*/nes)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook