Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kebutuhan Hewan Kurban di Batam Diperkirakan Alami Peningkatan
    11 jam lalu
    Motor Dicuri Saat Pergi Makan, Pelaku Berhasil Ditangkap
    14 jam lalu
    Pemko Batam Perkuat Pembenahan Kependudukan Melalui Validasi Data
    15 jam lalu
    477 Personel Polda Kepri Terkena Mutasi
    1 hari lalu
    DPRD Kota Batam Tunda Ambil Keputusan Terkait Ranperda Lembaga Adat Melayu
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
    22 menit lalu
    Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Kab. Karimun
    1 hari lalu
    Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
    3 hari lalu
    Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
    3 hari lalu
    “Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    3 hari lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Bebaskan PPN Serta Perkuat UMKM, Jadi Strategi Utama Perekonomian Kepri

Editor Admin 4 tahun lalu 613 disimak

GUBERNUR Kepri, Ansar Ahmad menghadiri kegiatan opening ceremony Gerakan  Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Bangga Berwisata di Indonesia dan Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2022 di Hotel Marriot Harbour Bay Batam, Rabu (30/3).

“Saya sebagai key opinion leader merasa terhormat dan ini tentunya menjadi pendorong semangat kami untuk mengimplementasikan afirmasi program dalam rangka mempercepat program bangga buatan Indonesia dengan memanfaatkan semaksimal mungkin produk- produk Indonesia atau produk lokal yang harus jadi kebanggaan kita semua,” ucapnya.

Dengan tema “expanding  to new market, recover together recover  stronger”, maka acara ini merupakan kesempatan untuk memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, juga bisa memadukannya dengan budaya Melayu.

“Makanya ada tagline GMP yang kita padukan dengan kegiatan ini,” ujarnya.

Ansar kemudian menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan inventarisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi belanja daerah di Kepri. Pada awalnya, total belanja Rp 3,6 triliun, maka setelah diinventarisasi, ada Rp 1,9 triliun yang memiliki kandungan TKDN, dan akan dibelanjakan pada tahun anggaran 2022 ini.

Karena pemerintah telah menargetkan 40 persen belanja dari inventerisasi tersebut, maka Rp 971 miliar atau 50,93 persen yang akan menggunakan produk-produk dalam negeri bagi belanja daerah di Kepri.

“Saya juga mendorong Walikota dan Bupati untuk segera melakukan hal yang sama. Kita sudah sampaikan laporan ini ke Menko Marves dan kita nanti concern untuk mengimplementasikan ini untuk mewujudkan program afirmasi TKDN yang sudah kita sepakati,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri juga telah membentuk Tim Program Peningkatan Produk Dalam Negeri (P3DN) untuk mendorong percepatan produksi UMKM di daerah. Salah satu tugasnya yakni telah memulai input e-katalog walalupun baru produk-produk makan dan minuman yang jumlahnya mencapai 200 produk yang telah dikurasi oleh Bank Indonesia.

“Produk makanan dan kebutuhan perlengkapan kantor maupun hotel dan restoran akan segera kita masukan ke e-katalog dan kurasi ini akan terus kita lanjutkan bersama-sama agar lebih banyak produk lokal yang bisa kita masukan ke dalam e-katalog nantinya,” ungkapnya.

Kemudian, karena Kepri bukan merupakan daerah produsen besar produk dalam negeri, dikarenakan banyak industri-industri yang memproses barang setengah jadi, maka Ansar mengatakan akan berusaha mendorong program hilirisasi produk di Kepri, sehingga produk-produk industri di Kepri  nanti mampu menambah item jumlah produk-produk jadi yang bisa masuk ke e-katalog Nasional. Hal ini mengingat produk-produk di Kepri rata-rata juga banyak produk elektronik dan produk kelengkapan lainnya.

“Kami menitipkan kepada bapak-bapak Menteri, bila memungkinkan ada insentif- insentif yang bisa diberikan kembali oleh pemerintah kepada industri atau perusahaan yang melakukan hililirisasi produk, agar semakin banyak produk yang bisa kita ikut sertakan di e-katalog lokal, sektoral bahkan e-katalog Nasional,” harapnya.

Ansar juga menyampaikan usulan ini, karena pemerintah baru mengkampanyekan penggunaan bangga buatan Indonesia (BBI), namun dinilai masih minim sekali berkampanye untuk peningkatan kualitas produk-produk Indonesia.

“Saya kira bangga buatan Indonesia ini harus kita sertai dengan penguatan, mendorong produk-produk di Indonesia ini agar kedepan memiliki kualitas  yang lebih baik lagi sehingga mampu bersaing dengan produk-produk import,” usulnya.

Pemerintah pusat hendaknya dapat mengkalkulasi dengan tepat, karena ketika BBI ini diterapkan, maka 40 persen dari belanja di daerah, pusat, BUMN dan lainnya harus tercukupi kebutuhan intinya.

Ansar mencontohkan,  ketika sedang membangun struktur bangunan maka akan  membutuhkan besi, maka  ketersediaan besi dan lainnya harus tersedia dengan cukup.

“Jika tidak, maka ketika kita harus menunggu berbulan-bulan pemesanan itu melalui e-katalog, akan menggangu kelancaran kegiatan-kegiatan pembangunan di daerah dan tidak menutup kemungkinan kita akan berhadapan dengan aparat penegak hukum,” paparnya.

“Kita berharap juga pemerintah pusat benar-benar mengkalkulasi sehingga ketika kita melaunching 40 persen belanja semua dengan e-katalog produk dalam negeri, maka produk tersebut harus tersedia dengan jumlah yang cukup,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ansar juga menyampaikan pesan dari para pelaku UMKM kepada para Menteri bahwa sesuai dengan PMK 173 Tahun 2021, produk-produk hasil UMKM di Batam yang dikirim ke daerah luar Batam, akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen.

Para pelaku UMKM meminta agar pemerintah bisa memberikan diskresi, agar produk UMKM bisa lebih kompetitif. Bentuk diskresi itu berupa pembebasan PPN.

“PPN tersebut selama ini menjadi ganjalan bagi para pelaku UMKM disini.  Harapan mereka melalui pertemuan ini kiranya ada solusi-solusi lanjutan yang dapat dihasilkan melalui masukan dari  para Menteri yang hadir pada saat ini,” harapnya.

Dalam mendorong pengembangan UMKM di Kepri, Pemprov Kepri telah melakukan beberapa program ke masyarakat, diantaranya memberikan bantuan modal Rp 20 juta rupiah tanpa bunga.

“Tahun lalu kita mentargetkan Rp 40 miliar dan mulai Okober kita terapkan hingga Desember terserap lebih dari Rp 30 miliar. Dan tahun ini kita lanjutkan agar UMKM yang membutuhkan modal kerja mereka bisa mendapatkannya dengan mudah dan baik. Kita memanfaatkan channeling bank daerah untuk mengimplementasikan itu,” jelasnya

Selanjutnya, Pemprov Kepri bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), juga telah mengalokasikan Rp 1,4 miliar untuk memberikan bantuan alat sterilisasi produk yang akan diberikan kepada salah satu koperasi yang merupakan binaan OPD. Tujuannya adalah untuk membantu produk-produk UMKM kita bisa tembus ke pasar internasional, karena dengan alat ini, masa kadaluarsa produk menjadi lebih lama.

“Kalau ini sukses insyaallah kita akan berikan bantuan di semua Kabupaten dam Kota di Kepri dalam rangka komitmen kita mendorong UMKM kita kedepan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Pemprov Kepri secara bertahap akan memberikan bantuan sertifikasi halal bagi para UMKM di Kepri, dalam rangka untuk mendorong UMKM di Kepri lebih banyak menghasilkan diversifikasi produk. Sehingga e-katalog yang ada kedepannya bisa lebih banyak menampilkan produk-produk unggulan di Kepri dan dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini pertumbuhan ekonomi Kepri sudah tembus 3,43 persen, yang sebelumnya di 2020 tumbuh minus 3,80 persen. Dengan dorongan TKDN dan pengembangan UMKM, serta dibukanya pariwisata kembali, maka diperkirakan perekonoian tembus pada angka 5 sampai dengan 6 persen di tahun 2022.

“Kami ucapkan terikasih atas kolaborasi ini, mudah-mudahan kolaborasi daerah dan pusat yang harmonis seperti ini akan mendorong percepatan pengembangan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau,” tutupnya.

Adapun pembukaan Gernas BBI ini secara resmi ditandai dengan penabuhan kompang yang dilakukan oleh Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad yang hadir secara langsung serta Menteri Koordinator  Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan bersama Gubernur BI Perry Warjiyo yang hadir secara Virtual.

Pembukaan ini juga sekaligus meresmikan pembukaan ekspor produk-produk UMKM dari Kepri ke berbagai negara, dengan total ekspor dari Januari hingga Maret 2022 tercatat Rp 93,8 miliar.

Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Kepri dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat kajian, penelitian, pengembangan dan juga penerapan inovasi UMKM di Kepri.

Dilanjutkan penyerahan bantuan subsidi bunga 0 persen dari Pemprov Kepri kepada UMKM Tahun 2022, serta penyerahan fasilitasi sertifikasi halal gratis kepada 375 UKM/IKM di Kepri (leo).

Kaitan bangga buatan indonesia, gernas BBI, kota, pembebasan ppn 11 persen, UMKM Kepri
Admin 31 Maret 2022 31 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Resmi! Pertamax Naik Jadi Rp 12.750/Liter Mulai 1 April
Artikel Selanjutnya Pengiriman Logistik dari Mandalika ke Argentina Bermasalah, Jadwal MotoGP Argentina Berubah

APA YANG BARU?

Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
Sports 22 menit lalu 39 disimak
Kebutuhan Hewan Kurban di Batam Diperkirakan Alami Peningkatan
Artikel 11 jam lalu 109 disimak
Motor Dicuri Saat Pergi Makan, Pelaku Berhasil Ditangkap
Artikel 14 jam lalu 157 disimak
Pemko Batam Perkuat Pembenahan Kependudukan Melalui Validasi Data
Artikel 15 jam lalu 158 disimak
477 Personel Polda Kepri Terkena Mutasi
Artikel 1 hari lalu 249 disimak

POPULER PEKAN INI

1 Unit Rumah Rusak Berat Tertimpa Pohon Akibat Hujan dan Angin di Kel. Sadai
Artikel 7 hari lalu 482 disimak
“Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
Histori 7 hari lalu 470 disimak
Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
Lingkungan 3 hari lalu 459 disimak
Berlaku Setiap Jum’at, ASN Kabupaten Bintan Mulai Laksanakan Kerja WFH
Artikel 5 hari lalu 430 disimak
Mayat Pria Ditemukan Dalam Kolam Bekas Galian di Kawasan Imperium
Artikel 3 hari lalu 427 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?