Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
    14 jam lalu
    Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
    14 jam lalu
    Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
    14 jam lalu
    Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
    14 jam lalu
    Bareskrim Polri Temukan Brankas Ekstasi di Klab Malam Batam
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    13 jam lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    2 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    2 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    2 hari lalu
    14
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Bosan Macet, Pria Ini Rakit Pesawat Untuk ke Tempat Kerja

Editor Admin 10 tahun lalu 1.6k disimak
Pesawat rakitan Frantisek Hadrava. (Foto: Alliance/dpa)

SEORANG warga Ceko, Frantisek Hadrava (45) pergi ke tempat kerja dengan pesawat terbang rakitan sendiri. Pesawat kecil dari kayu itu dibuat Hadrava seorang pekerja sebuah pabrik.

Hadrava membuat pesawat rakitan untuk berangkat kerja karena jenuh dengan kemacetan harian yang dihadapinya.

“Kalau naik mobil saya perlu sekitar 12 sampai 14 menit ke tempat kerja,” ujarnya, dilansir dailymail.

Sebenarnya waktu yang dihematnya hanya sekitar tujuh menit. Hadrava mengatakan, Penyebabnya adalah kemacetan yang terjadi setiap hari.

“Kalau naik pesawat, saya hanya perlu empat sampai lima menit, jika saya terbang langsung,” lanjut Hadrava, seperti dikutip Dailymail lagi.

Meski demikian, ia selalu terbang sedikit menjauhi kawasan padat penduduk, karena tidak mau mengganggu orang di pagi hari. Jam kerjanya dimulai pukul 6 pagi. Karena tidak melewati rute terbang terpendek, ia butuh tujuh menit untuk sampai tempat kerja, yang berjarak sekitar 15 kilometer dari rumahnya.

Setiap pagi ia mendarat di tanah kosong di dekat tempat kerjanya. Kemudian ia mendorong pesawat kecilnya yang ringan ke tempat parkir, di mana kolega-koleganya memarkir mobil mereka. Hadrava memarkir pesawatnya seperti mobil. Pesawat kecil itu butuh tempat seluas seperti yang dibutuhkan empat mobil yang diparkir bersebelahan.

Untuk membuat pesawat bermesin satu itu ia menghabiskan dana 66 juta Rupiah. Waktu yang diperlukan sekitar dua tahun untuk menciptakan pesawat sampai bentuknya seperti yang sekarang. Pesawat dibuat berdasarkan desain pesawat Mini-Max dari Amerika Serikat.

Hadrava bangga dengan pesawat yang dibuatnya, dan mengatakan “metode angkutan” barunya itu sudah mengubah hidupnya. Ia berencana akan membuat pesawat ke dua. ***

Kaitan ceko, Frantisek Hadrava, rakit pesawat sendiri
Admin 14 September 2016 14 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Apresiasi Untuk “Headshot” di Toronto
Artikel Selanjutnya Surga Alam Bawah Tanah Gua Salunkang Kallang

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 13 jam lalu 153 disimak
Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
Artikel 14 jam lalu 164 disimak
Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
Artikel 14 jam lalu 161 disimak
Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
Artikel 14 jam lalu 142 disimak
Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
Artikel 14 jam lalu 134 disimak

POPULER PEKAN INI

Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 6 hari lalu 503 disimak
“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 462 disimak
BP Batam Dukung Pemerintah Pusat: Penataan Lahan & Laut Harus Ada Kepastian Hukum
Artikel 6 hari lalu 411 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 2 hari lalu 326 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 2 hari lalu 256 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?