Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    7 Titik Jalan Dilebarkan di Batam Sepanjang 2026
    6 jam lalu
    3.558 WNI Dipulangkan Lewat Program M Malaysia, 307 Orang Tiba di Batam Sekaligus
    6 jam lalu
    Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
    6 jam lalu
    Bareskrim Sita 14 Mobil Mewah, 2 Kapal dan Puluhan Properti Milik DPO Kasus Narkoba THM Batam
    7 jam lalu
    Bareskrim Polri Bawa 9 Tersangka Kasus Kasino/Gelper Batam ke Jakarta
    7 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Gerakan Kesultanan Riau Lingga di Awal Kemerdekaan RI
    12 jam lalu
    Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
    1 hari lalu
    14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
    1 hari lalu
    Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
    1 hari lalu
    Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    6 jam lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    1 hari lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 hari lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Chris Gardner dari Gelandangan Jadi Miliarder: Kuncinya Pantang Menyerah

Editor Admin 4 tahun lalu 858 disimak

CHRISTOPHER Paul ‘Chris’ Gardner adalah seorang wirausahawan, investor, penulis, dan motivator. Tapi siapa menyangka, Chris mulanya hidup miskin bahkan pernah menjadi gelandangan.

YA, setiap orang punya kesempatan untuk berubah. Dikutip dari BBC, pria yang lahir pada 9 Februari 1954 itu dibesarkan dalam kemiskinan oleh sang ibu Bettye Jean dan ayah tiri pemabuk yang kasar dan kejam.

Meski sengsara saat masa kecil, ia mengatakan, ibunya merupakan sumber inspirasinya. “Aku punya ibu yang selalu memberitahuku setiap hari, ‘Nak, kamu bisa melakukan atau menjadi apapun yang kamu inginkan’. Dan aku percaya, aku mempercayainya 100%,” kata Chris Gardner.

Chris muda menghabiskan waktu empat tahun di Angkatan Laut AS. Setelah kepulangan pada tahun 1974, Chris kemudian pindah ke San Francisco di mana dia berusaha sebagai penjual alat kesehatan.

Selama setahun di San Francisco, Chris yang saat itu sudah berpisah dengan istrinya dan membawa anaknya yang masih balita, sempat menjadi gelandangan alias tak punya rumah.

Dia kemudian bekerja sebagai karyawan magang bergaji rendah di sebuah broker saham. Uang Chris Gardner yang tidak cukup membayar jaminan sewa apartemen membuatnya harus hidup di bawah garis kemiskinan.

Gardner dan anaknya pun harus tidur dengan berpindah tempat setiap hari. Mereka pernah tidur di toilet, di stasiun kereta api, di taman, di sebuah penampungan di gereja, atau di kolong meja di tempat kerjanya setelah rekan-rekan kerjanya pulang.

Walaupun diterpa kesulitan, Gardner mengalami kemajuan pesat dalam pekerjaannya. Usai masa magangnya, perusahaan Dean Witter Reynolds (DWR) pun mengangkatnya sebagai karyawan tetap. Gardner akhirnya mampu menyewa rumah.

Karirnya kemudian melesat dengan cepat, hingga akhirnya pada tahun 1987 ia membuka perusahaan investasi sendiri, bernama Gardner Rich & Co dengan modal US$ 10.000. Perusahaan restrukturisasi tersebut bergerak di bidang penanganan utang-piutang, ekuitas dan transaksi berbagai produk-produk ekonomi lainnya.

Dimulai dari sebuah apartemen kecil yang bermodalkan perabotan sederhana, Chris memiliki 75% dari saham Gardner Rich & Co, dan sisanya dimiliki oleh sebuah hedge fund.

Singkat cerita, Chris pun sukses mengembangkan perusahaannya Gardner Rich & Co hingga akhirnya menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan pada tahun 2006.
Gardner yang telah berusia lebih dari 60 tahun kala itu lebih banyak menghabiskan waktu berkeliling dunia sebagai pembicara motivasi, dan mensponsori sejumlah organisasi dan organisasi tunawisma yang memerangi kekerasan terhadap perempuan.

Kisah kesuksesan seorang Chris Gardner yang serba tidak mudah dan bahagia kemudian membawanya ke Hollywood. Chris pernah mengalami semua hal yang menyakitkan dalam hidupnya, mulai dari dianiaya ayah tiri, ditinggal sang istri, ditangkap polisi hingga kesulitan membayar utang.

Hollywood datang menelepon ketika ia menulis otobiografi terlarisnya The Pursuit of Happyness. Film dengan nama yang sama dirilis pada tahun 2006, dan Will Smith dinominasikan untuk Aktor Terbaik Oscar untuk perannya sebagai Gardner.

Enam tahun setelah rilis film, kehidupan Gardner berubah lagi pada tahun 2012 ketika istrinya meninggal karena kanker di usia 55 tahun. Hal itu membuat dia mengevaluasi kembali apa yang ingin dia lakukan dalam hidupnya. Setelah tiga dekade sukses di bidang keuangan, dia memutuskan banting setir ke karier yang sama sekali berbeda.

Dia tidak lagi bekerja di perusahaan investasi lagi, dan lebih memilih menjadi pembicara dan penulis motivasi. Total kekayaannya pun mencapai US$ 60 juta atau sekitar Rp 858 miliar (asumsi kurs Rp 14.300) saat ini.

Itulah pelajaran berharga yang bisa dipetik dari perjalanan hidup seorang miliarder Chris Gardner. Kuncinya adalah pantang menyerah.

(*)

sumber: detik.com

Kaitan Motivator, penulis, Wirausawan
Admin 8 Maret 2022 8 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Bigmatch Liga Champions Liverpool vs Inter Milan: The Reds Lebih Diunggulkan
Artikel Selanjutnya Pemerintah Bebaskan Syarat Antigen dan PCR untuk Perjalanan Domestik Dorong Penguatan Rupiah

APA YANG BARU?

Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
Statistik 6 jam lalu 104 disimak
7 Titik Jalan Dilebarkan di Batam Sepanjang 2026
Artikel 6 jam lalu 84 disimak
3.558 WNI Dipulangkan Lewat Program M Malaysia, 307 Orang Tiba di Batam Sekaligus
Artikel 6 jam lalu 84 disimak
Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
Artikel 6 jam lalu 115 disimak
Bareskrim Sita 14 Mobil Mewah, 2 Kapal dan Puluhan Properti Milik DPO Kasus Narkoba THM Batam
Artikel 7 jam lalu 112 disimak

POPULER PEKAN INI

Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
Artikel 1 hari lalu 405 disimak
Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Transmigrasi Patriot
Artikel 5 hari lalu 335 disimak
Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah
In Depth 4 hari lalu 323 disimak
Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
Histori 4 hari lalu 304 disimak
Jelang HUT RI Ke-18 Cuaca Batam dan Kepri Diselimuti Awan Tebal dan Hujan Tipis
Artikel 3 hari lalu 273 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?