KEPALA Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, Gama AF Isnaeni, mengungkapkan bahwa penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi paling banyak diderita oleh masyarakat pesisir.
Untuk itu, ia meminta warga pesisir mengantisipasi hipertensi dengan cara menghindarkan diri dari penyebab atau pemicu penyakit tersebut.
“Warga pesisir yang menderita penyakit hipertensi cukup banyak, namun sebagian dari mereka tidak mengetahui kalau sedang menderita penyakit itu,” kata Gama, seperti dilansir Antara, Senin (6/2/2023).
Dia menyebutkan, petugas kesehatan Bintan pernah beberapa kali melakukan uji sampel terhadap penyakit apa yang paling menonjol di pesisir daerah tersebut. Dari 70 orang yang diperiksa, ternyata sekitar 50 orang menderita hipertensi.
Akibat penyakit itu, kata dia, program vaksinasi Covid-19 tidak berjalan lancar karena penderita hipertensi tidak boleh menerima vaksin tersebut. Rata-rata yang menderita hipertensi adalah kalangan ibu rumah tangga dan lansia.
“Kami ke sejumlah pulau berpenghuni di Bintan untuk melaksanakan vaksinasi, namun dari 70-90 orang yang diperiksa, hanya 20-30 orang yang dapat menerima vaksin. Kebanyakan dari warga menderita hipertensi, namun mereka tidak mengetahuinya,” ujar Gama.
Gama mengemukakan penyebab hipertensi antara lain terlalu banyak konsumsi garam, sering stres, malas gerak, kelebihan berat badan atau obesitas, kebiasaan merokok, dan konsumsi minuman keras berlebihan. Ia menduga warga pesisir yang menderita hipertensi disebabkan kebanyakan konsumsi garam, stres, kelebihan berat badan, kebiasaan merokok dan kurang gerak.
“Harus mampu kelola pikiran agar tidak stres, kurangi konsumsi garam, harus berolah raga secara rutin dan jangan merokok,” ucapnya.
Menurut dia, orang-orang yang menderita hipertensi memiliki gejala sering sakit kepala, pandangan kabur, sering mual atau muntah, dada terasa nyeri, sesak nafas lemas, dan sulit tidur.
Ketika mengalami gejala tersebut, kata dia, sebaiknya warga memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis dan pengobatan yang tepat.
Jika tidak terkontrol, menurut dia, hipertensi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti penyakit jantung, kerusakan retina, penyakit ginjal, stroke, penyakit pembuluh darah tepi, gangguan otak, dan gangguan syaraf.
“Kontrol kesehatan secara rutin harus dibiasakan. Jangan takut dan khawatir karena kontrol kesehatan untuk mencegah diri agar tidak menderita penyakit yang berbahaya,” katanya.
(*/pir)