PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) resmi menyatakan mundur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XII yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang.
Keputusan pembatalan tersebut tertuang dalam surat resmi Pemprov Kepri kepada Ketua KONI Pusat dengan nomor B/400.4/726/DISPORA-SET/2026. Melalui surat tersebut, Kepri secara terbuka mengembalikan mandat kekosongan tuan rumah yang sebelumnya telah diberikan.
Berdasarkan hasil kajian mendalam, Pemprov Kepri menilai daerahnya belum mampu memenuhi standar kesiapan yang dipersyaratkan untuk menyelenggarakan multi-event empat tahunan tersebut secara optimal. Ada tiga faktor utama yang menjadi pemicu mundurnya Kepri, yaitu:
- Kesiapan Infrastruktur: Evaluasi kelayakan sarana fisik yang belum memadai.
- Kondisi Lapangan: Kesiapan fasilitas venue pertandingan yang dinilai belum siap.
- Kemampuan Fiskal: Keterbatasan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri untuk proyeksi tahun 2027.
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Darson, status pengunduran diri tersebut benar. Kendati begitu, ia enggan merinci lebih jauh mengenai dinamika internal yang melandasi keputusan besar ini dan hanya menekankan faktor pengetatan anggaran.
“Ya, saat ini adanya efisiensi. Banyak kegiatan Kemenpora (juga) batal karena efisiensi,” sebut Darson.
Dengan mundurnya Kepri, KONI Pusat kini dihadapkan pada tugas mendesak untuk mencari provinsi alternatif di wilayah Sumatera guna menyelamatkan agenda Porwil XII/2027 agar tetap berjalan sesuai jadwal.
(nes)


