Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
    12 jam lalu
    Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
    12 jam lalu
    Dishub Batam Klarifikasi Peran Pada Penerbitan Surat Rekomendasi Pertalite
    1 hari lalu
    Pemuda Ditusuk Orang Tak Dikenal di Villa Pesona Asri
    1 hari lalu
    Tilang Manual dalam Operasi Patuh 2026, Daftar Pelanggaran Yang Diincar
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    2 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    3 hari lalu
    Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
    3 hari lalu
    Ada Posko di Tiap Sekolah untuk Bantu Pendaftaran SPMB Batam
    4 hari lalu
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    12 jam lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    1 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    2 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    2 hari lalu
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Efisiensi: Ikhtiar Bagaimana Singapura Menjadi Maju

Editor Admin 1 tahun lalu 583 disimak
ilustrasi: screenshotDisediakan oleh GoWest.ID

SAYA contohkan misalnya “Rapat Akbar & Pengukuhan 100 Ribu Banser Patriot Ketahanan Pangan”. Yang kebetulan, dalam sepekan ini, poster acara ini banyak berseliweran di dinding Facebook saya. Jika saya memakai cara pandang orang Singapura: ketimbang menggelar acara raksasa nan mahal ini, saya akan menggunakan seluruh dana acara untuk membeli sebidang tanah pertanian! Lalu, orang-orang NU yang banyak menganggur itu, saya suruh menggarapnya. Untuk bertani. Sebuah aksi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Oleh: Sultan Yohana


ITU salah satu rahasia, bagaimana cara Singapura berikhtiar, mencapai kemajuan seperti sekarang ini. Kuncinya: EFISIENSI.

Mari kita logikakan contoh di paragraf pertama. Jika misalnya 100 ribu Banser yang datang, masing-masing butuh uang saku Rp100 ribu untuk ikut rapat di Gelora Satria Purwokerto, akan terkumpul duit Rp10 miliar jika kegiatan itu ditiadakan. Itu dari uang saku saja, lho! Belum dari “pesan sponsor”, dari proposal, dll. Dari uang Rp10 miliar itu, mari kita belikan sebidang tanah di sebuah desa yang cukup terpencil namun subur dengan infrasktruktur memadai. Misalnya tanah-tanah di daerah Lumajang, Jombang, atau mungkin di Purwokerto sendiri; daerah-daerah yang harga tanahnya masih murah.

Taruhlah dari uang Rp10 miliar tadi, bisa terbeli lahan seluas 20 hektar. Tanah itu kemudian digarap oleh warga NU, atau anggota Banser itu sendiri. Tanah itu, jika ditanami padi misalnya, sejelek-jeleknya panen di daerah Jawa, bisa mendapat sekitar 150 ton gabah kering setiap empat bulan sekali. Dari tanah itu juga bisa ditumpangsari dengan aneka tanaman lain yang tak kalah bernilainya. Hasil yang tidak hanya bisa menciptakan ketahanan pangan nyata, namun juga bisa memenuhi gizi dan memberi lapangan pekerjaan banyak orang. Dan, manfaat dari 20 hektar tanah pertanian itu akan terus menerus dipanen. Tidak seperti rapat raksasa, yang hanya sekali dan mungkin lebih banyak menghasilkan sampah dan sumpah serapah. Pesertanya pun, biasanya pulang dengan kebingungan: bagaimana mewujudkan hasil rapat yang baru mereka terima?

Begitulah analogi yang ingin saya gambarkan, untuk menjelaskan seperti apa Singapura bisa maju lewat EFISIENSI. 14 tahun menetap di sini, plus menikah dengan seorang PNS Singapura dan bapak dua anak Singapura; itu sudah cukum memberi pengalaman bagi saya untuk bisa merasakan efisiensi-efisiensi yang diterapkan orang maupun Pemerintah Singapura dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh-contoh sederhana penerapan efisiensi itu bisa saya temui di banyak kehidupan sehari-hari. Misalnya bagaimana efisiennya istri saya bekerja, apa saja kegiatan sekolah anak-anak yang dipilihkan dalam kurikulumnya, bagaimana pajak dimanfaatkan, bagaimana subsidi dirupakan untuk sesuatu yang produktif, bagaimana pemerintah memberikan prioritas pembangunan, dls.

Singapura memang terkenal tidak gemar melakukan hal yang “besar-besar”. Tidak suka kebijakan “mercusuar-mercusuar”, juga emoh menggelar rapat-rapat raksasa; jika semua itu tidak membawa manfaat yang nyata. Saya contohkan kampanye menjelang pemilu legeslatif 3 Mei nanti misalnya. Musim kampanyenya, begitu singkat dan terkesan sederhana. Baleho-baleho konstituennya simple dan rapih.

Semalam bahkan, saya melihat seorang anggota parlemen di tempat pemilihan saya, mendatangi kedai-kedai kopi untuk berkampanye. Ngobrol dengan setiap orang yang ditemuinya. Tidak ada huru-hara, tidak perlu pakai sound horeg, tidak perlu konvoi-konvoi kendaraan bermotor, dan tentu saja tak perlu membayar orang-orang untuk datang di kampanye atau mengundang artis ibukota untuk menarik massa; yang semua itu membutuhkan banyak biaya, hingga membuat pemilu di Indonesia sangat mahal. Ujung-ujungnya, para politikus yang terpilih dan telah mengeluarkan banyak biaya, kudu korupsi untuk mengembalikan modal yang sudah mereka keluarkan.

Memang, ada sih kampanye yang cukup besar di Singapura. Tapi itu biasanya gong-gongannya saja. Besarnya pun, tak lebih dari tanggapan dangdutan orang punya hajatan di desa. Itupun kampanye, jauh dari hiruk-pikuk hedonisme yang biasa tersuguh di kampanye-kampanye ala Indonesia.

Kedewasaan, memang, telah MELAHIRKAN cara berpikir yang efisien. Dan berperilaku efisien, telah membawa Singapura hingga semaju sekarang.

Sekarang, terserah Anda, hai masyarakat Indonesia! Apakah masih suka huru-hara tanpa arah, atau mulai memilih efisien untuk bisa maju, demi anak cucu kita!

Catatan ilustrasi: screenshot iklan rapat yang kebetulan nongol di wall FB saya, hehe.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, Efisiensi, singapura
Admin 13 Mei 2025 13 Mei 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Catatan J.G. Schot Tentang Kepulauan Batam (Bagian VIII)
Artikel Selanjutnya Penumpang RoRo Punggur – Tg. Uban Gagal Berangkat

APA YANG BARU?

Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
Statistik 12 jam lalu 164 disimak
ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
Artikel 12 jam lalu 179 disimak
Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
Artikel 12 jam lalu 175 disimak
Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
Statistik 1 hari lalu 275 disimak
Dishub Batam Klarifikasi Peran Pada Penerbitan Surat Rekomendasi Pertalite
Artikel 1 hari lalu 264 disimak

POPULER PEKAN INI

8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 3 hari lalu 792 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 6 hari lalu 758 disimak
Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
Statistik 6 hari lalu 737 disimak
PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
Sports 7 hari lalu 736 disimak
Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
Statistik 6 hari lalu 727 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?