Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tanjungpinang Tembus 6 Besar Kota Termaju di Sumatera
    3 jam lalu
    Aksi Pencurian Berulang di Indomaret RSBP Batam Berakhir Damai melalui Mediasi
    4 jam lalu
    Pemko Batam Bantah Koperasi Merah Putih P. Buluh Mangkrak
    4 jam lalu
    Batam Tak Masuk 10 Kota Maju di Sumatra
    4 jam lalu
    Gubernur BI Mendadak Mundur, Prabowo Siapkan Kepres Pemberhentian
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
    4 jam lalu
    Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
    2 hari lalu
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    3 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    5 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    6 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    4 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Gadis China yang Tidak Pernah Pakai Alas Kaki

Review Memakai Sepatu Barefoot Selama 1,5 Bulan

Editor Admin 1 tahun lalu 678 disimak
Ilustrasi, © F. Sultan Yohana Disediakan GoWest.ID

ADA rasa tak biasa, ketika Selasa (25/2/2025) pagi, saya mengenakan sepatu lari, hendak jogging. Kok longgar banget? Pikir saya. Padahal sepatu lari saya ikat dengan simpul tali mati sesuai ukuran kaki.

Oleh: Sultan Yohana


JADI, ndak mungkin berubah sedemikian longgar tanpa sebab. Saking longgarnya, saya sampai harus bundeli lagi simpul tali matinya hingga lebih pendek sekitar satu senti. Sambil berjalan keluar rumah, saya bingung, apa yang terjadi?

Memang sih, nyaris tiga pekan saya stop lari. Itu setelah hamstring saya cedera ketika main bola. Sebetulnya itu persoalan biasa, dan biasanya pula, esok harinya pun saya masih bisa main bola atau jogging lagi. Tapi kali ini cedera cukup parah. Saya stop segala olahraga agar kaki benar-benar pulih. Sabtu kemarin, ketika “terpaksa” main bola, saya memilih jadi penjaga gawang saja. Sabtu itu pula, sebetulnya saya juga sudah curiga, sepatu bola saya rasanya kok sangat kebesaran?!?! Tapi kecurigaan itu tak saya gubris. Saya berpikir, mungkin salah pilih kaos kaki saja.

Pulang jogging, saya perhatikan seksama ini kaki ketika melepas sepatu. Eureka!!! Ada yang berubah dari bentuk telapak kaki saya. Aneh. Hmmm…, telapak kaki saya kini kok jadi agak langsing dan tonjolan urat-uratnya muncul di mana-mana? Jari-jari kaki saya juga lebih tirus. Telapak kaki bagian bawah terasa kian tipis, namun terasa lebih stabil. Perubahan ini, pasti, yang membuat sepatu-sepatu saya serasa longgar. Ketika mandi, saya malah mendapati hal yang lebih mengejutkan, pecah-pecah di tumit yang sebelumnya ada dan banyak (mungkin karena usia an kesukaan jalan kaki), kini nyaris hilang. Kini, tumit saya jadi bagus lagi.

Saya kian bingung, kenapa bisa berubah begini, ya? Atau jangan-jangan, perubahan ini karena saya memakai sepatu barefoot?(sebelumnya saya menulis tentang alas an memakai sepatu barefoot di sini: https://www.facebook.com/photo/?fbid=10162071484998444&set=a.10150109465563444)

Hari ini, memang genap satu setengah bulan saya memakai sepatu jenis barefoot. Rata-rata, tiap hari, saya jalan kaki sekitar 5-8 kilometer. Sebetulnya, tidak ada aktivitas yang berbeda, sebelum atau saat memutuskan memakai sepatu barefoot. Jalan kaki tiap hari, ya, kira-kira sama jauhnya. Saya juga tidak diet atau melakukan apa yang bisa mengubah tubuh saya.

Selain perubahan bentuk kaki, masalah sakit di kedua tumit saya kini sudah hilang. Tinggal sedikit sakit di engkel kanan, serta hamstring yang memang saya dapat dari sepakbola.

Perubahan telapak kaki saya menjadi langsing itu, tiba-tiba mengingatkan saya pada sekeluarga China yang menyewa rumah bibi saya, di dekade 90an. Warga Desa Tawangargo, Karangploso, Malang, yang berusia 40an lebih, pasti tahu tentang keluarga ini. Mereka tinggal di Dusun Leban, menyewa rumah di pinggir jalan raya Karangploso-Batu, dan ketika itu membuka satu-satunya tempat hiburan di desa itu, yakni tempat billiard. Sekaligus warung makan. Saya yang saban liburan sekolah tinggal di rumah bibi, kerap bertemu keluarga ini, karena memang bertetangga.

Sekeluarga China dengan tiga anak itu unik. Bapak-ibunya berperawakan besar, bongsor, sangat kelebihan berat badan. Dua anaknya punya perawakan serupa dengan kedua orangtuanya. Hanya satu, seorang gadis yang kira-kira seusia saya, yang punya penampilan berbeda. Ia langsing dan cantik. Ia berambut panjang. Ia menarik. Sialnya, seumur-umur dia tak pernah memakai alas kaki. Kecuali ketika sekolah; dipastikan kapan pun, entah itu pagi, siang, malam, ia tak pernah pakai sandal, apalagi sepatu. Ke pasar, main di jalan aspal, naik mikrolet, atau lari-lari di sawah, ia tetap tak mau pakai sandal. Satu kali pernah saya melihat, ia berlarian di jalan dusun yang penuh batu-batu tajam, dengan nyamannya tanpa alas kaki. Saya saja, yang juga kerap nyeker, tak senyaman itu lari di atas kerikil-kerikil.

Ibunya pernah bercerita, si gadis memang sudah tak mau pakai alas kaki sejak balita. Kebiasaan itu terus berlangsung hingga ia remaja. Padahal anak-anaknya yang lain tidak ada yang punya kebiasaan demikian.

Di jaman itu, saya sendiri juga lebih gemar tidak pakai alas kaki ketika bermain. Misalnya pergi ke kebun-kebun, sawah, atau main bola di lapangan. Tapi, tetap saja sandal selalu terpakai. Apalagi ketika petang setelah mandi, sandal akan terpakai untuk aktifitas seperti pergi ngaji atau ke musala. Tapi tidak untuk gadis China itu. Bahkan seusai mandi petang pun, ia akan tetap keluar rumah tanpa alas kaki.

Kala itu, bagi saya, gadis China tanpa alas kaki itu adalah sesuatu yang kontradiksi. Apalagi ketika ia bersama seluruh anggota keluarganya. Ia menjadi satu-satunya anggota keluarga yang langsing dan menarik, namun juga sedikit “menjijikkan” karena ketidakmauannya memakai alas kaki. Kakinya “nggedebul” kotor. Padahal ketika itu, saya agak naksir dia. Hehe.

Kembali ke perubahan kaki saya, setelah juga “bertelanjang kaki (bukankah barefoot bisa diartikan bertelanjang kaki)” selama sebulan setengah. Jangan-jangan, karena itu kaki saya berubah menjadi langsing, sebagaimana gadis China yang menyewa rumah bibi saya?!?! Jangan-jangan pula, rahasia orang-orang jaman dulu sehat-sehat, tidak punya penyakit macam-macam, serta panjang umur; karena mereka terbiasa jalan kaki tanpa alas kaki. Nenek saya, Rafiah, yang meninggal sekitar umur 85 tahun, dan nyaris tak pernah sakit macam-macam (kecuali pegel linu dan pusing), juga terbiasa banyak jalan kaki dengan tanpa alas kaki. Kalaupun beralas kaki, biasanya jenis bakiak.

Ayo, rame-rame bertelanjang kaki! Siapa tahu dugaan saya benar, bisa membuat langsing tubuh! Bisa membuat sehat! Tapi tentu saja, syaratnya, bertelanjang kaki dan banyak jalan kaki! Bukan bertelanjang kaki, lalu mapan tidur sambil mentelengin HP.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan Alas kaki, anambas, batam, bintan, Catatan, Gadis China, karimun, kepri, lingga, natuna, review, singapore, singapura, tanjungpinang
Admin 16 Maret 2025 16 Maret 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Perang Dagang Amerika: Dulu dan Sekarang”
Artikel Selanjutnya Kilas Sejarah Bandara Hang Nadim; “Dari Tanjung Uncang, Berharap Lufthansa”

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Tembus 6 Besar Kota Termaju di Sumatera
Artikel 3 jam lalu 100 disimak
Aksi Pencurian Berulang di Indomaret RSBP Batam Berakhir Damai melalui Mediasi
Artikel 4 jam lalu 107 disimak
Pemko Batam Bantah Koperasi Merah Putih P. Buluh Mangkrak
Artikel 4 jam lalu 91 disimak
Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
Lingkungan 4 jam lalu 114 disimak
Batam Tak Masuk 10 Kota Maju di Sumatra
Artikel 4 jam lalu 116 disimak

POPULER PEKAN INI

KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
Pendidikan 6 hari lalu 359 disimak
Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
Artikel 3 hari lalu 338 disimak
BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
Artikel 3 hari lalu 320 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 6 hari lalu 307 disimak
Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
Artikel 4 hari lalu 303 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?