Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Cerah Berawan hingga Sore, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang di Batam
    2 jam lalu
    Batam Garap Investasi Digital Rp 88 Triliun untuk AI Data Centre
    2 jam lalu
    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Mineral Ilegal di Batam
    2 jam lalu
    Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
    23 jam lalu
    BBM Subsidi Pertalite: Siapa yang Layak dan Apa Acuannya?
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
    22 jam lalu
    27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
    3 hari lalu
    Como 1907 Lolos Liga Champions Eropa, Klub Emil Audero Degradasi ke Serie B
    4 hari lalu
    Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
    5 hari lalu
    Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
    4 hari lalu
    Pulau Kasu, Batam
    2 minggu lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    4 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

IDAI Ingatkan Hepatitis Misterius Bisa Jadi Pandemi

Editor Admin 4 tahun lalu 635 disimak

HEPATITIS akut sedang menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan bukan cuma di Indonesia, juga dunia. Hal ini lantaran sudah seratus lebih anak-anak yang meninggal dunia dengan dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Bahkan di Indonesia tiga orang anak diduga meninggal karena hepatitis misterius ini.

Untuk itu, Dokter Spesialis Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hanifah Oswari, menyebutkan ada kemungkinan kasus infeksi hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya alias hepatitis misterius bakal menjadi pandemi secara global.

Namun demikian, Hanifah mengingatkan kemungkinan itu masih kecil mengingat saat ini kasus hepatitis misterius masih relatif terkendali di sejumlah negara.

“Kita belum tahu seberapa cepat penularannya. Tetapi kalau melihat begitu banyak negara yang sekaligus melaporkan, saya kira potensi untuk menjadi pandemi itu ada. Tapi di Indonesia kita belum tahu bagaimana penyebaran berikutnya,” kata Hanifah dalam acara Newscast CNNIndonesia TV yang dikutip pada, Minggu (8/5).

Hanifah menyebut, temuan kasus hepatitis akut misterius memang menjadi temuan kasus infeksi yang tidak biasa. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga merespons temuan ini dengan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia.

Hanifah melanjutkan, saat ini pemerintah dan IDAI terus melakukan identifikasi terhadap penyebab hepatitis misterius ini. Ia mengatakan, butuh waktu 1-2 pekan untuk mengetahui hasil pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan Adenovirus dan Hepatitis E.

“IDAI dalam hal ini tidak melakukan tracing, karena tracing tanggung jawab Kementerian Kesehatan,” kata dia.

Terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut masih terlalu dini untuk menilai kemungkinan hepatitis akut misterius menjadi sebuah pandemi baru.

Nadia sekaligus mengingatkan, status pandemi merupakan kewenangan WHO dan ditetapkan secara global, tidak negara tertentu saja.

“Apakah jadi pandemi atau tidak, rasanya ini masih perlu waktu yang cukup panjang untuk bisa menyatakan kondisi ini. Karena jumlahnya kalau kita bandingkan dengan Covid-19, tidak secepat penambahan Covid-19, dan penularannya tidak secepat yang terjadi pada saat kita menghadapi Covid-19,” jelas Nadia.

Kemenkes hari ini mencatat satu kasus kematian terbaru yang diduga hepatitis misterius di Kabupaten Tulungagung. Anak berusia tujuh tahun itu dilaporkan mengalami sejumlah gejala di antaranya mirip gejala penyakit kuning. Kemudian demam, diare, urine berwarna lebih pekat dan feses berwarna pucat.

Sementara tiga kasus kematian sebelumnya di DKI Jakarta dilaporkan dalam kondisi stadium lanjut ketika sampai di rumah sakit. Ketiga pasien anak tersebut masing-masing berusia dua tahun, delapan tahun dan sebelas tahun.

Merespons temuan itu, Nadia kemudian menyarankan para orang tua memeriksakan anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat jika ditemukan gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah, diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, dan penurunan kesadaran.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan Hematitis misterius, Hepatitis akut, IDAI
Admin 8 Mei 2022 8 Mei 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Menaker Ida Fauziah Imbau Pegawai Swasta Juga Ikut WFH
Artikel Selanjutnya Kemenag Izinkan 50% Pegawai WFH Selama 5 Hari

APA YANG BARU?

Cerah Berawan hingga Sore, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang di Batam
Artikel 2 jam lalu 98 disimak
Batam Garap Investasi Digital Rp 88 Triliun untuk AI Data Centre
Artikel 2 jam lalu 100 disimak
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Mineral Ilegal di Batam
Artikel 2 jam lalu 116 disimak
“Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
Histori 22 jam lalu 252 disimak
Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
Artikel 23 jam lalu 237 disimak

POPULER PEKAN INI

Bawa Inter Milan Raih Double Winner, Cristian Chivu Perpanjang Kontrak dan Naik Gaji
Sports 7 hari lalu 830 disimak
Perbaikan Jalan Yos Sudarso (Underpass Pelita), Sementara Jalan Difungsikan Satu Lajur
Artikel 6 hari lalu 758 disimak
Waktu SPMB Semakin Dekat, Pemko Batam Pastikan SPMB Gratis
Pendidikan 6 hari lalu 683 disimak
Cadangan Air Waduk Batam Turun Tajam
Lingkungan 5 hari lalu 595 disimak
Cetak Hatrick, Persib Bandung Jawara Indonesia Super League 2025/2026
Sports 5 hari lalu 544 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?